28/05/2018 17:25
Sangat Terkenal di Meranti,
Rita: Syamsuar Populer Bukan dari Pencitraan tapi karena Prestasinya Menasional

27/05/2018 16:46
Merasa Dikriminalisasi, Personel Polres Meranti Ini 'Bernyanyi'

23/05/2018 23:00
Usulkan 248 Kouta CPNS,
Bupati dan BKD Meranti bertemu Langsung dengan Menpan-RB

23/05/2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan

21/05/2018 19:13
Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa

18/05/2018 17:36
Pemkab Meranti Raih WTP 6 Kali Berturut Turut

14/05/2018 07:48
Nyatakan Dukungan Program, Pemkab Meranti Terima Kunjungan Kakanwil Kemen Kumham Riau

12/05/2018 18:51
Target 40 persen Suara Pilguri, DPC PDI-P Meranti Siap Menangkan H Suyatno

7/05/2018 14:11
Korupsi Pembangunan Pelabuhan Sungai Tohor, PNS Meranti Ini Dituntut 20 Bulan Penjara

3/05/2018 18:59
Bertemu Putra Meranti, Bupati Irwan Sambangi Kakanwil Kemenkum HAM Riau

  Selasa, 5 Juni 2018 15:47
Angkut Barang dari Malaysia, Polair Polda Riau Tahan KM Tenaga Sakti di Perairan Meranti

Riauterkini - SELATPANJANG - Tim Patroli Dit Polisi Perairan (Polair) Polda Riau, Senin (4/6/18) sekira pukul 22.00 wib malam kemarin menahan KM Tenaga Sakti di perairan Tanjung Kongkong Wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

KM Tenaga Sakti yang diduga mengangkut barang-barang dari Negara Malaysia itu diketahui milik seorang warga Tionghoa asal Kota Selatpanjang bernama, Binkun. 

Dari pantauan dilapangan, Kapal kayu tersebut sudah ditahan oleh anggota Dit Polair Polda Riau di pelabuhan Pos Polair di Jalan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti. 

Tim Patroli Dit Polair Polda Riau yang di Komandoi, Brigadir Alam menahan KM Tenaga Sakti itu karena adanya menemukan pelanggaran dokumen  pelayaran. 

Salah satunya Dokumen atau Buku Pelaut milik 3 orang ABK KM Tenaga Sakti sudah habis masa berlaku dan Nakhoda serta KKM juga tidak memiliki Sertifikat Keahlian (BST) dsb. 

Sementara untuk barang-barang muatan di dalam KM Tenaga Sakti itu belum bisa dilakukan pengecekan,  karena, sebelumnya barang-barang itu sudah terlebih dahulu disegel oleh pihak Bea dan Cukai.

Hingga berita ini diterbitkan, Wartawan belum dapat keterangan resmi dari pihak Dit Polair Polda Riau di Pekanbaru. *(rud) 

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com