18/01/2019 16:54
BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas

7/01/2019 15:33
Apel Pertama 2019, Sekda Meranti Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

27/12/2018 09:54
Sempena Hari Jadi Kepulauan Meranti, Sekda Buka Turnamen Sepak Bola Kuala Merbau Cup I

17/12/2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

15/12/2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

14/12/2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

14/12/2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

11/12/2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

10/12/2018 15:41
Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun

10/12/2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

  Selasa, 3 Juli 2018 12:58
Wabup Meranti Sebut Minimnya Insfrastruktur Dasar Picu Kemiskinan

Menurut Wakil Bupati Meranti bukti minimnya insfrastruktur dasar jadi sebab kemiskinan.

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim akui angka kemiskinan di daerahnya sampai 28 persen. Menurutnya, persentase ini sudah terbilang sudah membaik dibanding sebelumnya di atas 30 persen.

"Persentasenya masih dikisaran 28 persen. Kita masih terus berupaya mengatasi angka kemiskinan tersebut," kata Said Hasyim, pada acara Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Riau 2018, ruang melati Kantor Gubernur Riau, Selasa (3/7/18).

Menurutnya, beberapa persoalan melatar belakangi mengapa faktor kemiskinan di Meranti masih tinggi. Seperti masih terpenuhinya infrastruktur dasar, baik jalan, listrik, air bersih.

Saat ini jalan antar desa di Meranti belum terkoneksi, apalagi antar pulau yang masih menghandalkan transportasi air. Begitu juga kelistrikan, berdasarkan data setidaknya ada 20 persen masyarakat Meranti belum menikmati listrik.

Said berharap, selain memang menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, Said Hasyim juga mengharapkan peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menanggulangi angka kemiskinan, melalui penyediaan infrastruktur tersebut. Selama persoalan kemiskinan Meranti ini tak diatasi, juga akan berdampak pada kemiskinan di provinsi ini.

"Kalau infrastruktur dasar itu sudah terpenuhi, tentu kesejahteraan pun akan terangkat. Karena saat inikan semuanya masih terbatas," ujarnya.

Hadir pada kesempatan ini tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan, Sekretariatan Wakil Presiden RI, Muhammad Arif Tasrif, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Rahmad Rahim.***(mok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com