23/06/2018 13:30
Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia

8/06/2018 11:10
Golkar Meranti Semakin Solid, Optimis Paslon 4 Menang di Seluruh Wilayah

5/06/2018 15:47
Angkut Barang dari Malaysia, Polair Polda Riau Tahan KM Tenaga Sakti di Perairan Meranti

3/06/2018 08:42
Bupati Irwan Buka Bersama Masyarakat Meranti di Kota Batam

1/06/2018 12:58
Tipikor Pelabuhan Sungai Tohor Meranti, Empat Terdakwa Divonis Berbeda

1/06/2018 09:53
Bahas Pengembangan Produk Kelapa, Bupati Meranti Rapat Bersama Menko Perekonomian

31/05/2018 18:18
Tidak Terbukti Terlibat Narkoba, PN Bengkalis Vonis Bebas Anggota Polres Meranti

31/05/2018 14:50
Dugaan Kriminalisasi Anggota Polres Meranti,
Richie Tidak Terbukti Gunakan Sabu dalam Fakta Persidangan

29/05/2018 16:15
Produk Turunan Sagu Tingkatkan Ekonomi Warga Merbau, Meranti

29/05/2018 13:11
Tokoh Jawa Meranti Ajak Masyarakat Pesisir Kompak Dukung Syamsuar

  Selasa, 3 Juli 2018 12:58
Wabup Meranti Sebut Minimnya Insfrastruktur Dasar Picu Kemiskinan

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim akui angka kemiskinan di daerahnya sampai 28 persen. Menurutnya, persentase ini sudah terbilang sudah membaik dibanding sebelumnya di atas 30 persen.

"Persentasenya masih dikisaran 28 persen. Kita masih terus berupaya mengatasi angka kemiskinan tersebut," kata Said Hasyim, pada acara Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Riau 2018, ruang melati Kantor Gubernur Riau, Selasa (3/7/18).

Menurutnya, beberapa persoalan melatar belakangi mengapa faktor kemiskinan di Meranti masih tinggi. Seperti masih terpenuhinya infrastruktur dasar, baik jalan, listrik, air bersih.

Saat ini jalan antar desa di Meranti belum terkoneksi, apalagi antar pulau yang masih menghandalkan transportasi air. Begitu juga kelistrikan, berdasarkan data setidaknya ada 20 persen masyarakat Meranti belum menikmati listrik.

Said berharap, selain memang menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, Said Hasyim juga mengharapkan peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menanggulangi angka kemiskinan, melalui penyediaan infrastruktur tersebut. Selama persoalan kemiskinan Meranti ini tak diatasi, juga akan berdampak pada kemiskinan di provinsi ini.

"Kalau infrastruktur dasar itu sudah terpenuhi, tentu kesejahteraan pun akan terangkat. Karena saat inikan semuanya masih terbatas," ujarnya.

Hadir pada kesempatan ini tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan, Sekretariatan Wakil Presiden RI, Muhammad Arif Tasrif, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Rahmad Rahim.***(mok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com