13/08/2018 13:05
Bersama Bupati Meranti, UAS Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Darul Fikri

11/08/2018 17:07
Hearing DPRD Meranti, Hadirkan GM EMP Malacca Strait dan Pihak SKK Migas Sumbagut

7/08/2018 19:24
Annual Asean Sago Symposium 2018, 5 Negara Asia Akan Mengunjungi Kepulauan Meranti

7/08/2018 15:49
4 Annual ASEAN Sago Symposium 2018,
Irwan Kembali Kampanyekan Sagu Terbaik Asal Meranti Masuk Komoditas Pangan Nasional

7/08/2018 14:47
KPU Meranti: Bacaleg Dapat Diganti Setelah Pengumuman DCS

4/08/2018 10:36
Tabligh Akbar dan Pengobatan Gratis,
Ustad Abdul Somad Akan Datang Bersama Ratusan Dokter ke Meranti

3/08/2018 17:06
Bahas EMP Malacca Strait,
Masyarakat Desa Bagan Melibur Datangi Gedung DPRD Meranti

1/08/2018 07:35
Wabup Meranti Meninjau Rehab Rumah Bantuan Kemensos RI di Tebing Tinggi Timur

30/07/2018 19:01
Mahasiswa Kukerta dan Kelompok DARLING Meranti Tanam Seribu Mangrove

30/07/2018 16:56
Polda Riau Amankan 3 Ton Kayu Ilegal Jenis Meranti

  Selasa, 3 Juli 2018 12:58
Wabup Meranti Sebut Minimnya Insfrastruktur Dasar Picu Kemiskinan

Menurut Wakil Bupati Meranti bukti minimnya insfrastruktur dasar jadi sebab kemiskinan.

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim akui angka kemiskinan di daerahnya sampai 28 persen. Menurutnya, persentase ini sudah terbilang sudah membaik dibanding sebelumnya di atas 30 persen.

"Persentasenya masih dikisaran 28 persen. Kita masih terus berupaya mengatasi angka kemiskinan tersebut," kata Said Hasyim, pada acara Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Riau 2018, ruang melati Kantor Gubernur Riau, Selasa (3/7/18).

Menurutnya, beberapa persoalan melatar belakangi mengapa faktor kemiskinan di Meranti masih tinggi. Seperti masih terpenuhinya infrastruktur dasar, baik jalan, listrik, air bersih.

Saat ini jalan antar desa di Meranti belum terkoneksi, apalagi antar pulau yang masih menghandalkan transportasi air. Begitu juga kelistrikan, berdasarkan data setidaknya ada 20 persen masyarakat Meranti belum menikmati listrik.

Said berharap, selain memang menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, Said Hasyim juga mengharapkan peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menanggulangi angka kemiskinan, melalui penyediaan infrastruktur tersebut. Selama persoalan kemiskinan Meranti ini tak diatasi, juga akan berdampak pada kemiskinan di provinsi ini.

"Kalau infrastruktur dasar itu sudah terpenuhi, tentu kesejahteraan pun akan terangkat. Karena saat inikan semuanya masih terbatas," ujarnya.

Hadir pada kesempatan ini tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan, Sekretariatan Wakil Presiden RI, Muhammad Arif Tasrif, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Rahmad Rahim.***(mok)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com