7/11/2018 09:42
Syarat IPK Turun Menjadi 2.75,
Permohonan Bea Siswa Pemkab Meranti Diperpanjang Hingga 15 November 2018

2/11/2018 14:20
Kerjasama Bidang Pendidikan, Wabup Meranti Sambut Tim Rombongan UIN Suska Riau

1/11/2018 21:32
Bupati Meranti Serahkan Bantuan Zakat Comodity Development di Desa Beting

1/11/2018 13:49
Jalin Silaturahmi,
PWI Meranti Kunjungi PT Timah di Pulau Kundur

31/10/2018 15:13
Keganasan Buaya Perairan Meranti Kembali 'Makan' Korban Jiwa

26/10/2018 19:58
Hari Pertama SKD CPNS Meranti, Hanya Satu Peserta Lolos Passing Grade

26/10/2018 16:30
Kabupaten Meranti Raih Predikat WTP 6 Kali Berturut-urut

23/10/2018 14:56
Pemda, LAM dan MUI Sepakat,
Permainan Ketangkasan di Meranti Terindikasi 'Judi', Direkomendasikan Ditutup

19/10/2018 16:02
Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

15/10/2018 14:05
Meriah HUT ke-19 Pelalawan, Kelurahan Teluk Meranti Gelar Lomba Menjaring Ikan Patin

  Selasa, 21 Agustus 2018 15:14
Wabup Meranti Lakukan Peninjauan Sekolah, Mendata Sekolah Untuk Dilakukan Perbaikan

Wabup Meranti H. Said Hasyim tinjau sejumlah sekolah di Kecamatan Rangsang Barat. Kunjungan melihat secara langsung kondisi sekolah dan proses belajar mengajar.

Riauterkini-KEPULAUAN MERANTI - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah yang berada di Kecamatan Rangsang Barat, peninjauan itu untuk melihat secara langsung kondisi sekolah dan proses belajar mengajar yang dilakukan guru kepada peserta didik, Selasa (21/8/2018).

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kadis Pendidikan Drs. Nuriman, Anggota DPRD Meranti M. Tartip, Kabag Humas dan Protokol Hery Saputra SH, Camat Rangsang Barat Drs. Idris Sudin, serta Kabid Dinas Pendidikan Yuliendri, Khamril Fidaus dan beberapa Kepala Sekolah yang sempat dikunjungi.

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan menurut Wakil Bupati H. Said Hasyim perlu penanganan secara serius mulai dari fasilitas gedung sekolah, ruang belajar, serta tenaga pengajar yang bertugas membina peserta didik. Untuk memastikan hal itu berjalan dengan semestinya Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim beserta rombongan Dinas Pendidikan melakukaan peninjauan kesejumlah sekolah SD dan SMP yang berada di Kecamatan Rangsang Barat, termasuk juga meninjau pembangunan gedung sekolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan.

Adapun sekolah yang dikunjungi adalah SDN 03 Sialang Pasung, SMPN 03 Mekar Baru, SDN 16 Mekar Baru, SDN Negeri 05 Sungai Cina, serta Pembangunan Gedung Pustaka dan Rumah Dinas Guru SMPN 03 Rangsang Barat yang dibangun secara Swakelola bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) Pendidikan, dengan Pagu Anggaran kurang lebih 700 Juta.

Dalam peninjauannya Wakil Bupati Meranti H. Sad Hasyim cukup kecewa dan prihatin melihat kondisi sekolah yang dikunjungi seperti saat berada di SDN 03 Sialang Pasung, disekolah yang dibangun sejak tahun 2000 itu, Wakil Bupati mendapati kondisi ruang belajar yang sudah tidak memiliki plapon dan sewaktu waktu bisa ambruk, begitu juga kondisi meja belajar yang sudah sangat tua, kemungkinan belum pernah diganti sejak sekolah didirikan.

Saat ditanya wartawan, apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan fasilitas sekolah, dikatakan Wakil Bupati H. Said Hasyim, sebelumnya pernah diusulkan untuk dibangun namun karena kesalahan nomenklatur pada nama dan lokasi sekolah akibatnya pembangunan tertunda. Kedepan ia akan mengintruksikan Dinas Pendidikan untuk membangun gedung baru dilokasi yang lain. Sebab lokasi sekolah saat ini dinilai tidak reprsentatif lagi.

"Lokasi sekolah sudah tak higienis lagi, tiap bulan kalau air pasang lokal tegenang, selain itu sering dilanda angin kencang yang membuat murid terpaksa diliburkan," paparnya.

Selanjutnya Wakil Bupati meninjau pembangunan Gedung Pustaka dan Rumah Dinas Guru SMPN 03 Rangsang Barat yang dibangun secara Swakelola bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) Pendidikan, dengan Pagu Anggaran kurang lebih 700 Juta. Dilokasi Ini Wakil Bupati tak mampu membendung kekecewaannya. Karena mendapati lokasi pembangunan yang tidak representatif, tanah lokasi pembanguna berada di diarea sawah yang rendah sehingga untuk membangun dibutuhkan penimbunan dengan biaya tinggi.

"Kenapa tidak dicari lokasi yang tanahnya masak, sehingga dapat menghemat biaya penimbunan yang ratusan juta," ujar Wabup kesal

Selain itu Wabup juga mengingatkan agar pembangunan fasilitas pendidikan yang dilakukan secara Swakelola menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus, dilaksanakan sebaik baiknya agar tidak mengecewakan pusat, selain itu agar tidak menimbulkan masalah hukum dikemudian hari.

Apa yang ditemukan saat ini menurut Wakil Bupati, akibat kurangnya perencanaan yang dilakukan oleh pihak terkait, selain itu tidak didukung tenaga teknis.

"Meskipun pembangunan dilaksanakan oleh sekolah tetapi tetap saja tanggungjawab dinas terkait, saya minta untuk pembangunan harus dilaksanakan sesuai standar, jangan sampai akibat kelalaian menimbulkan permasalahan hukum," ujar Wabup Said Hasyim.

Sekedar informasi, tak main main untuk membenahi kualitas pendidikan di Meranti, pada Selasa pagi sebelum melakukan peninjauan bersama rombongan. Wakil Bupati mengumpulkan seluruh pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan Meranti, selanjutnya langsung menggelar rapat yang mengintruksikan Dinas Pendidikan Meranti untuk melakukan pendataan sekolah.

Adapun fokus dari pendataan itu adalah, Wakil Bupati meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan pendataan sekolah mulai dari kondisi Ruang Kelas, UKS, Mobiler, dan Guru PNS serta Honor, Proses belajar mengajar, Aset sekolah, serta pendataan sekolah Madrasah yang ada diseluruh wilayah.

Untuk hal itu sebagai koordinator oleh Sekretaris Dinas Drs. Armansyah, dan penanggungjawab teknis pengawas sekolah diwilayah masing masing.

Untuk melakukan pendataan ditunjuk pejabat setingkat Eselon III yang bertanggungjawab ditiap Kecamatan yakni. Wilayah Rangsang Khamril, Rangsang Pesisir Zulhendri, Tebing Tinggi Timur Juliandri, Tebing Tinggi Barat Syafrizal, Rangsang Barat Firdaus, Pulau Merbau H. Arifuddin, Tasik Putri Puyu Zaini, Merbau Arpan, Tebing Tinggi Nurhayanto. Wakil Bupati H. Said Hasyim memberi tempo 2 minggu kepada pejabat terbait untuk memberikan laporan kongkritnya. (rud/adv).

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com