29/04/2019 17:12
Diduga Bagi-bagi Magic Com dan Drum,
Caleg PKB Kepulauan Meranti Jalani Sidang di PN Bengkalis

24/04/2019 13:37
Gelapkan Dana Desa,
Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Dituntut 2 Hingga 5 Tahun Penjara

16/04/2019 12:05
Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara

11/04/2019 12:50
BBKSDA Riau Lacak Harimau Serang Sapi Warga Teluk Meranti

2/04/2019 16:18
KPU Riau Ambil Alih Tugas KPU Meranti

28/03/2019 18:18
Parisman Ihwan Gelar Kampanye Terbuka di Meranti Pandak

26/03/2019 11:20
KPU Riau Sosialisasikan Pemilu di Kelurahan Sri Meranti

15/03/2019 07:23
Halgustar Mengukuhkan Sahabat Jokowi-Amin Kepulauan Meranti

14/03/2019 16:26
Oknum Caleg Penghina Wabup Meranti Diadili

26/02/2019 16:31
Kampanye di Sekolahan, Caleg Gerindra Meranti Didakwa Bersalah

  Jum’at, 7 Desember 2018 17:12
Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal


Proyek Cetak Sawah Baru dengan tahun anggaran 2012, ternyata tak hanya gagal dilaksanakan di Desa Gambut Mutiara. Ditemukan, di Desa Labuhan Bilik yang berbatasan langsung dengan Gambut Mutiara, juga gagal. Hanya saja, penegak hukum belum 'sampai' ke sana.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kegagalan proyek cetak sawah dikabupaten Pelalawan yang bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran (TA) 2012 tidak saja terdapat di Desa Gambut Mutiara, kecamatan Teluk Meranti.

Belakangan diketahui proyek cetak sawah ini gagal, ditemukan di Desa Labuhan Bilik kecamatan Teluk Meranti. Proyek cetak sawah di desa ini, merupakan proyek yang sama persis seperti di di desa Labuhan Bilik.

Selain tahun yang sama, Desa Labuhan Bilik berbatasan langsung dengan Desa Gambut Mutiara. Hanya saja setakad ini, belum disentuh oleh aparat penegak hukum.

"Di Desa Labuhan Bilik, juga proyek cetak sawahnya gagal itu. Kenapa didesa Gambut Mutiara saja yang di usut," terang salah seorang warga setempat meminta riauterkini.com merahasiakan jati dirinya, Jumat (7/12/18).

Warga ini, kecewa kenapa proyek cetak sawah di desa Labuhan Bilik tidak diusut oleh aparat penegak hukum. Padahal proyek ini, sama dibangun seperti di desa Gambut Mutiara.

"Dipastikan, proyek yang bersumber dari APBN TA 2012 lalu, di Desa Labuhan Bilik gagal. Kita minta penegak hukum untuk turun ke lokasi untuk memastikan kebenarannya dan mengusutnya," tegas dia.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mansur Desa Labuhan Bilik ketika dikonfirmasi terkait proyek cetak sawah yang gagal ini, tidak bisa dihubungi. Nomor telepon genggam yang bersangkutan ketika dihubungi tidak aktif.

Sebagai data tambahan, saat ini, Kejari Pelalawan menemukan proyek cetak sawah gagal di Desa Gambut Mutiara kecamatan Teluk Meranti. Terhadap kasus ini, jaksa telah menjebloskan dua orang terpidana ke lembaga pemasyarakatan dari pihak pemborong.

Tidak itu saja, bahkan untuk kasus tindak pidana korupsi proyek cetak sawah di Desa Gambut Mutiara, sudah memasuki jilid kedua. Dimana jaksa sudah mengantongi nama calon tersangka dari kalangan PNS.***(feb)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com