10/12/2018 15:41
Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun

10/12/2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

10/12/2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

7/12/2018 17:12
Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

6/12/2018 18:31
Wabup Said Hasyim Hadiri Rakorpimda PTSP Se-Provinsi Riau Tahun 2018

1/12/2018 06:51
Dugaan Korupsi Alkes, Mantan Direktur RSUD Meranti dan Belasan Saksi Diperiksa Kejari

27/11/2018 07:44
HGN dan HUT PGRI, Pemkab Meranti dan PT RAPP Teken MoU Tingkatkan Pendidikan Dasar

26/11/2018 21:43
Sosialisasi Program, Perwakilan Pasca Sarjana Unilak Presentasi dengan Bupati Meranti

20/11/2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

12/11/2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion

  Senin, 10 Desember 2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

Satres Narkoba Polres Merantai memusnahkan barang bukti hasil kejahatan yang diamankan saat digelarnya Operasi Anti Muara Takus 2018 lalu.

riauterkini-SELATPANJANG - Satres Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Senin (10/12/18) siang melakukan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Antik Muara Takus 2018.

Kegiatan sekaligus press rilis yang dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek berlangsung di ruang rapat Makopolres, Jalan Pembangunan II, Kota Selatpanjang.

Ikut mendampingi juga Kasatnarkoba, AKP Darmanto, Kadis Kesehatan Kepulauan Meranti, drg Ruswita serta perwakilan pihak Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.

Adapun barang bukti Narkoba yang dimusnahkan tersebut masing-masing shabu-shabu seberat 38,42 gram, Pil Ekstasi 73, butir dan Ganja kering seberat 136,21 gram.

"Dari jumlah barang bukti yang akan dimusnahkan dengan cara dihancurkan tersebut, kita sisihkan sedikit untuk peroses hukum hingga ke peroses persidangan," tutur Kapolres AKBP La Ode Proyek.

Barang bukti itu, kata AKBP La Ode Proyek, merupakan barang bukti dari penangkapan 22 tersangka selama Operasi Antik Muara Takus 2018.

"Tersangka dan barang bukti ini hasil dari Operasi Antik Muara Takus yang dilaksanakan dari tanggal 10 sampai 31 Oktober 2018,"ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak semua elemen masyarakat bersama-sama menyelesaikan masalah besar Narkoba di Kepulauan Meranti ini***(rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com