1/06/2019 17:26
Wabup Meranti Lepas Uji Coba RoRo Alai Insit Laut-Buton Siak, Ratusan Warga Meranti Serbu Pelabuhan

15/05/2019 07:36
PT RAPP serahkan Santunan Anak Yatim untuk Wilayah Meranti

14/05/2019 16:38
Buka Bersama dan Safari Ramadhan,
Gubernur Riau Kunjungi Kepulauan Meranti

14/05/2019 15:32
Gelapkan Dana Desa,
Hakim Vonis Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Sesuai Tuntutan Jaksa

13/05/2019 20:52
Dianggap Cemarkan Nama Baik Bupati,
Tersebar di Facebook, Pemkab Meranti Laporkan Surat Terbuka Rita Mariana

7/05/2019 21:35
Janjikan Barang Saat Kampanye, Caleg Meranti Dipidana 3 Bulan Penjara

3/05/2019 17:28
Diduga Bagi-bagi Magic Com dan Drum,
Caleg PKB Meranti Dituntut Jaksa 3 Bulan Penjara

3/05/2019 16:41
Pleno Dapil I Meranti Selesai,
Tengku Zulkenedi Yusuf Diprediksi Akan Menjadi Anggota DPRD Termuda se-Riau

2/05/2019 09:51
Klaim Berdasar C1, Caleg PKS Optimis Lolos dari Dapil I Meranti

30/04/2019 16:33
Terbukti Korupsi Dana KUR, Hakim Vonis Pegawai BRI di Meranti 6 Tahun Penjara

  Rabu, 24 April 2019 13:37
Gelapkan Dana Desa,
Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Dituntut 2 Hingga 5 Tahun Penjara


Mantan Kades Citra Damai di Kecamatan Rangsang, Meranti, dituntut hukuman 5 tahun penjara dalam dugaan penggelapan dana desa. Semetara tiga staffnya dituntut dua dan tiga tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU -Muhammad Munib (41), mantan Kepala Desa Citra Damai Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, terlihat pasrah begitu jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Merati, menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama 5 tahun kepada dirinya.

Sementara tiga orang staffnya Wagino, Heri Handoko dan Deni Irawan, yang turut terjerat korupsi penyelewengan dana desa (ADD). Dituntut hukuman selama 3 tahun dan 2 tahun penjara.

Berdasarkan amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aditya SH dan M Ulinnuha SH pada sidang tipikor Rabu (24/4/19) siang di Pengadilan Negeri Pekanbaru itu. Keempat terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 3, Undang-Undang RI No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

"Menuntut terdakwa M Munib, mantan Kepala Desa Citra Damai dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta, atau subsider selama 6 bulan kurungan," terang JPU dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlia Panjaitan SH.

Selain tuntutan hukuman, M Munib juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 299 juta. Jika tidak dibayar maka dapat diganti (subsider) selama 2 tahun 6 bulan penjara.

Sementara tiga perangkat desa yang merupakan bawahan M Munib yakni, Wagino selaku Bendahara Desa, dituntut 3 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 1 bulan. Terdakwa Heri Handoko dan Deni Irawan, dituntut 2 tahun penjara denda Rp50 juta subsider 1 bulan," sambung Ulinnuha.

Atas tuntutan JPU, Keempat terdakwa akan mengajukan eksepsi pada sidang pekan depan.

Untuk Diketahui, perbuatan para terdakwa ini terjadi pada Juli hingga Desember 2016 lalu. saat M Munib menjabat sebagai Kepala Desa Citra Damai.

Dimana Desa Citra Damai, mendapat kucuran dana ADD sebesar Rp 300 juta, dan dana bantuan desa dari PT Sumatera Riang Lestari sebesar Rp 700 juta. Namun dana tersebut, tidak seluruhannya digunakan terdakwa untuk kepentingan desa. Sehingga total kerugian dana desa dan keuangan negara mencapai Rp 260 juta.***(har)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com