Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House

Ahad, 25 Juni 2017 15:51
Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul

Ahad, 25 Juni 2017 15:16
Bupati Inhil Khotib Sholat Idul Firi 1438 Hijriyah di Tembilahan

Ahad, 25 Juni 2017 14:03
Bupati Kampar dan Forkopimda Shalat Idul Fitri di Mesjid Jami' Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang

Ahad, 25 Juni 2017 13:14
Bupati Harris Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H

Ahad, 25 Juni 2017 10:52
Ditandai Pemukulan Beduk,
Bupati Inhil Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H


Ahad, 25 Juni 2017 10:44
Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu Guntung, Inhil Terbakar

Ahad, 25 Juni 2017 10:38
Dilepas Bupati Bengkalis,
Ribuan Warga Duri Turun ke Jalan Kumandangkan Takbir


Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 05:05
Dukungan Semakin Meluas,
Guru Se Kuansing Akan Turun ke Jalan Tuntut Hak


Dukungan aksi membela hak guru yang akan dilaksanakan pada, Rabu besok semakin meluas. Ribuan guru menyatakan siap turun ke jalan menuntut hak.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Dukungan aksi membela hak guru yang akan dilaksanakan pada, Rabu (1/11/17) mendatang semakin meluas. Ribuan para guru penerima sertifikasi dan non sertifikasi yang tersebar di 15 Kecamatan di Kuansing dikabarkan akan turun ke jalan untuk melakukan aksi damai menuntut hak mereka.

Menurut catatan dari pihak panitia aksi, tak kurang dari sekitar 2512 orang guru yang belum menerima haknya atas dana sertifikasi diyakini akan ikut bergabung dalam aksi tersebut.

“Sangat diharapkan partisipasi seluruh guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) Kabupaten Kuansing 2016 untuk menghadiri kegiatan tersebut secara damai," bunyi surat undangan yang ditandatangani oleh Ketua PGRI Kuansing, Jomaris, S.Pd.

Dalam surat undangan tersebut juga ditegaskan bahwa, peserta aksi nantinya tidak dibenarkan melakukan keonaran dan diminta saling menjaga diri dari hasutan pihak manapun.

Dalam selebaran itu juga dibunyikan, aksi damai tersebut murni hanya menginginkan keadilan, agar permasalahan raibnya dana TPG triwulan III dan IV itu diusut tuntas.

Dalam kesepakatannya, guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru dan Insan Peduli Pendidikan (Forkogip) ini menyebutkan, sebanyak 2512 orang guru penerima sertifikasi belum menerima haknya selama empat bulan. Padahal kata mereka, dana untuk membayar sertifikasi guru itu berasal dari APBN.

Poin selanjutnya, mereka juga menyebutkan bahwa pemerintahan pusat telah kelebihan mentransper Tujangan Profesi Guru (TPG) ke Kabupaten Kuansing sebesar Rp 64,6 miliar lebih. Berdasarkan hitungan tersebut maka, pusat menghentikan pentransperan dana sertifikasi guru ke Kabupaten Kuansing untuk triwulan II dan IV.

Namun setelah di cek ke Kas Daerah (Kasda), kelebihan dana tersebut tidak ditemukan atau hilang. Sehingga mengakibatkan TPG 2016 tidak dapat dibayarkan penuh 12 bulan.

Sementara itu, menurut Ketua LSM Suluh Kuansing, Nerdi Wantomes mengharapkan, agar para pemangku kepentingan harus serius merespon persoalan tersebut, supaya para guru bisa tenang dan tidak berimbas kepada peserta didik. "Jangan tunggu guru mogok mengajar," harap Nerdi.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
pemerhati guru pahlawan tanpa jasa
Bagus para guru kuansing harus tahu kemana tpg guru yang hilang dan tuntaskan segera atau secepat mungkin supaya kehidupan para guru tidak kocar kacir.kami masyarakat atau wali murid mendukung aksi damai guru

Pemerhati
Diduga dana utk guru dipakai utk menutup kegiatan lain. Bupati skrg dpt bala akibat kebijakan bupati terdahulu yg sembrono dlm pengelolaan keuangan daerah. Bongkar semuanya.

lsmm
Pak guru dan bu guru tanyakan pula kenapa kepala daerah memprioritaskan kontraktor daripada pegawai.


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Pasca Pindah Kewenangan,
Disdik Riau Diminta Bentuk Kerja Sama di Tiap Kabupaten

- Program Guru Garis Depan,
Bengkalis Terima Jatah 150 CPNS Guru SD dan SMP

- Enam Bulan Tidak Gajian,
18 Penjaga Sekolah di Pekanbaru Mengadu ke Komisi E DPRD Riau

- Syarat Legalisir KK untuk PPDB SMP Negeri di Mandau Dikeluhkan Wali Murid
- Pelalawan Raih Peringkat Pertama UASBN Tingkat SD se-Provinsi Riau
- Pemprov Riau Tuntaskan Verifikasi Faktual 2.586 Guru Honor Daerah
- Kadisdik Bengkalis Tegaskan PPDB Tingkat SMP di Mandau Kambali ke Sistem Rayon


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.103.80
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com