Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 22:29
Ditabrak Bus Medan Jaya, Rumah dan Mobil Warga Kuansing Rusak

Rabu, 26 April 2017 21:27
Jufri Nahkodai DPK HKTI Pelalawan Periode 2017-2022

Rabu, 26 April 2017 19:49
Gubri Kenalkan Istrinya Ditengah Masyarakat Transmigrasi di Kampar

Rabu, 26 April 2017 19:13
Gubri Tanam Jagung di Bina Baru, Kampar

Rabu, 26 April 2017 19:09
Terpilih Sebagai Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Atasi Sering Diundurnya Paripurna


Rabu, 26 April 2017 19:05
Wawako Dumai Hadiri Musrenbangnas 2017 di Jakarta

Rabu, 26 April 2017 18:58
Angkut Kayu Ilegal, Dua Pemilik Kayu Divonis Separo Tuntutan Jaksa

Rabu, 26 April 2017 18:56
ARDB Tolak Proyek Pipa Gas PGN di Dumai

Rabu, 26 April 2017 18:25
PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil

Rabu, 26 April 2017 18:21
Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 14:43
Beroperasi Setelah Dikeluarkan Surat Penghentian,
Bupati Inhil Perintahkan Disbun Selidiki PT SAL


LBH Pekanbaru laporkan temuan PT SAL tetap lakukan aktifitas setelah dikeluarkan surat penghentian operasi. Bupati perintahkan Disbun lakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dinas terkait diinstruksikan langsung melakukan pengecekan di lapangan terkait adanya temuan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL) melakukan aktifitas di lapangan, padahal Pemkab Inhil sudah mengeluarkan surat penghentian aktifitas perusahaan di lapangan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Inhil H Muhammad Wardan menanggapi pernyataan aktifis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, Devy mengenai masih adanya aktifitas PT SAL di lapangan, dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat Pungkat dan WALHI serta LBH Riau, Rabu (11/1/17).

LBH Pekanbaru menyampaikan, hasil temuan mereka di lapangan, ada tiga pelanggaran yang masih dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit ini.

Hasil investigasi mereka di lapangan pada akhir tajun 2016 lalu, masih ditemukannya bibit sawit baru di areal perusahaan, adanya jejak alat berat di lokasi dan pembukaan kanal baru yang masih berusia sekira 2-3 bulan.

"Kami menemukan masih adanya aktifitas PT SAL di lapangan, padahal sudah ada surat perintah penghentian sementara," ujar Devy.

Atas temuan ini, Wardan langsung memerintahkan Dinas Perkebunan dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pengecekan segera di lapangan.

"Tolong Dinas Perkebunan lakukan pengecekan di lapangan atas temuan dari LBH Pekanbaru ini," perintah bupati.

Ditegaskan, harus dilakukan pengecekan di lapangan, apakah temuan ini benar adanya, karena ini merupakan pelanggaran atas surat penghentian operasional sementara yang dikeluarkan Pemkab Inhil.

"Jadi tolong dicek, karena kalau benar seperti temuan ini, berarti perusahaan ini sudah mengangkangi kebijakan yang dikeluarkan (Pemkab Inhi)," tegasnya.

Wardan menyebutkan, akan segera memanggil pihak perusahaan untuk mengcrosscheck mengenai temuan LBH Pekanbaru ini.

"Permasalahan ini cukup berlarut-larut, maka saya minta segera diselesaikan," ingatnya.***(mar).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Catut Nama Disdik, Para Guru SD di Bengkalis 'Dipaksa' Beli Buku 'Siluman'
- Kadisdik Riau Tegaskan Gaji Guru Bantu dan Guru Honor SMA Segera Dibayarkan
- Gelaran Prodi Komunikasi UIN Suska,
Workshop Media Marketing, Ajak Mahasiswa Jadi Social Media Preneur

- Di UIN Susqa,
Bupati Pelalawan Jadi Pembicara Workshop Kewiraushaan Mahasiswa Pasca Sarjana dan Program Doktor

- Ratusan Pelajar Ikuti Islamic Leadership For Senior High School V
- Polemik Lima Desa Sebabkan Dana Sertifikasi 35 Guru Rohul Belum Cair
- Pemprov Riau Segera Transfer Gaji Guru Bantu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.46.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com