Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Pebruari 2017 20:19
Siap Maju Pilgubri, Septina Serahkan ke Partai Golkar

Rabu, 22 Pebruari 2017 18:54
Diduga Kangkangi Perpres 4/2015,
Proyek Rusun untuk Anggota Polres Rohul Masih Dikerjakan Rekanan


Rabu, 22 Pebruari 2017 18:46
Balai Gakkum Wilayah II Sumatera Amankan Puluhan Satwa Dilindungi

Rabu, 22 Pebruari 2017 18:15
Hadiri MPTB Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul: Pengurus BUMDesa Harus Jujur

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:59
Jalani Sidang Disiplin,
5 Personel Polres Meranti Disanksi 'Sel' dan Wajib Ikut Giat Rohani


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:45
Dikawal Kapolres Kampar dan Dandim, PSU di TPS 14 Tarai Bangun Berjalan Lancar

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:38
Di Tengah Defisit Stok,
Ketua PMI Inhil Apresiasi Donor Darah yang Digelar Kalangan Swasta


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:34
Cuaca Terik, 2 Ha Lahan Gambut di Bengkalis Terbakar

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:26
Digelar Sabtu Pekan Ini,
Mal SKA Akan Umumkan Pemenang SKA Family Card Tahap I Periode VIII


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:02
TNI dan PPL di Rohul Diajak Ikut Awasi Dana Upsus dan Pupuk Bantuan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 14:43
Beroperasi Setelah Dikeluarkan Surat Penghentian,
Bupati Inhil Perintahkan Disbun Selidiki PT SAL


LBH Pekanbaru laporkan temuan PT SAL tetap lakukan aktifitas setelah dikeluarkan surat penghentian operasi. Bupati perintahkan Disbun lakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dinas terkait diinstruksikan langsung melakukan pengecekan di lapangan terkait adanya temuan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL) melakukan aktifitas di lapangan, padahal Pemkab Inhil sudah mengeluarkan surat penghentian aktifitas perusahaan di lapangan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Inhil H Muhammad Wardan menanggapi pernyataan aktifis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, Devy mengenai masih adanya aktifitas PT SAL di lapangan, dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat Pungkat dan WALHI serta LBH Riau, Rabu (11/1/17).

LBH Pekanbaru menyampaikan, hasil temuan mereka di lapangan, ada tiga pelanggaran yang masih dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit ini.

Hasil investigasi mereka di lapangan pada akhir tajun 2016 lalu, masih ditemukannya bibit sawit baru di areal perusahaan, adanya jejak alat berat di lokasi dan pembukaan kanal baru yang masih berusia sekira 2-3 bulan.

"Kami menemukan masih adanya aktifitas PT SAL di lapangan, padahal sudah ada surat perintah penghentian sementara," ujar Devy.

Atas temuan ini, Wardan langsung memerintahkan Dinas Perkebunan dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pengecekan segera di lapangan.

"Tolong Dinas Perkebunan lakukan pengecekan di lapangan atas temuan dari LBH Pekanbaru ini," perintah bupati.

Ditegaskan, harus dilakukan pengecekan di lapangan, apakah temuan ini benar adanya, karena ini merupakan pelanggaran atas surat penghentian operasional sementara yang dikeluarkan Pemkab Inhil.

"Jadi tolong dicek, karena kalau benar seperti temuan ini, berarti perusahaan ini sudah mengangkangi kebijakan yang dikeluarkan (Pemkab Inhi)," tegasnya.

Wardan menyebutkan, akan segera memanggil pihak perusahaan untuk mengcrosscheck mengenai temuan LBH Pekanbaru ini.

"Permasalahan ini cukup berlarut-larut, maka saya minta segera diselesaikan," ingatnya.***(mar).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Diskominfo Inhu Gelar Pembekalan Bagi Mahasiswa STIE Indragiri
- Yayasan Ar-Ridha Bagansiapiapi Peringati Ulang Tahun ke-18
- Pansel Tetapkan 11 Anggota Dewan Pendidikan Rohul dan 11 PAW-nya
- Tak Ikut PIlkada, Seluruh Sekolah di Pelalawan Besok Libur
- Hari ini, Mahasiswa Kembali Demo Pemkab Meranti Soal Beasiswa
- Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis
- Gedung Sekolah MDTA Teluk Latak, Bengkalis Rusak Parah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.172.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com