Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 11:02
6 Kades di Gauang Dikantik, Bupati Inhil Pesan Memimpin Sesuai Ketentuan

Jum’at, 15 Desember 2017 08:33
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Ayah Bupati Rohul Suparman Wafat

Jum’at, 15 Desember 2017 06:18
Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan, Solusi Alih Fungsi Lahan

Jum’at, 15 Desember 2017 06:07
Kebut Kerja Akhir Tahun, DPRD Riau Sahkan 4 Perda

Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 14:43
Beroperasi Setelah Dikeluarkan Surat Penghentian,
Bupati Inhil Perintahkan Disbun Selidiki PT SAL


LBH Pekanbaru laporkan temuan PT SAL tetap lakukan aktifitas setelah dikeluarkan surat penghentian operasi. Bupati perintahkan Disbun lakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dinas terkait diinstruksikan langsung melakukan pengecekan di lapangan terkait adanya temuan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL) melakukan aktifitas di lapangan, padahal Pemkab Inhil sudah mengeluarkan surat penghentian aktifitas perusahaan di lapangan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Inhil H Muhammad Wardan menanggapi pernyataan aktifis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, Devy mengenai masih adanya aktifitas PT SAL di lapangan, dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat Pungkat dan WALHI serta LBH Riau, Rabu (11/1/17).

LBH Pekanbaru menyampaikan, hasil temuan mereka di lapangan, ada tiga pelanggaran yang masih dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit ini.

Hasil investigasi mereka di lapangan pada akhir tajun 2016 lalu, masih ditemukannya bibit sawit baru di areal perusahaan, adanya jejak alat berat di lokasi dan pembukaan kanal baru yang masih berusia sekira 2-3 bulan.

"Kami menemukan masih adanya aktifitas PT SAL di lapangan, padahal sudah ada surat perintah penghentian sementara," ujar Devy.

Atas temuan ini, Wardan langsung memerintahkan Dinas Perkebunan dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pengecekan segera di lapangan.

"Tolong Dinas Perkebunan lakukan pengecekan di lapangan atas temuan dari LBH Pekanbaru ini," perintah bupati.

Ditegaskan, harus dilakukan pengecekan di lapangan, apakah temuan ini benar adanya, karena ini merupakan pelanggaran atas surat penghentian operasional sementara yang dikeluarkan Pemkab Inhil.

"Jadi tolong dicek, karena kalau benar seperti temuan ini, berarti perusahaan ini sudah mengangkangi kebijakan yang dikeluarkan (Pemkab Inhi)," tegasnya.

Wardan menyebutkan, akan segera memanggil pihak perusahaan untuk mengcrosscheck mengenai temuan LBH Pekanbaru ini.

"Permasalahan ini cukup berlarut-larut, maka saya minta segera diselesaikan," ingatnya.***(mar).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Melalui SBT, SIS Serahkan Satu Unit Suzuki Baleno kepada SMK Taruna Satria Pekanbaru
- Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah

- Mie Rebus Medan Sabet Juara I UMRI Entrepreneur Award 2017
- Terkait Program PEDP, Dutabear Kanada Kunjungi PCR
- PT RAPP Berikann Puluhan Beasiswa untuk Mahasiswa
- Tingkatkan Kerjasama, UIR Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT SPR
- Pemetaan Guru di Bengkalis Masih Sebatas Rencana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.51.103
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com