Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 September 2017 12:45
Pemblokiran Jalan Akses PT CPI di Rantau Kopar, Rohil Berlanjut

Rabu, 20 September 2017 11:39
Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Korupsi Jembatan Pandamaran II Ditunda

Rabu, 20 September 2017 11:23
Aniaya Istri Disaksikan Anak, Warga Kubu, Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 20 September 2017 11:20
Surati Bupati, DPRD Desak Kinerja Disdik Dievaluasi

Rabu, 20 September 2017 10:41
Polisi Selamatkan Maling dari Maut Akibat Amukan Massa di Duri

Rabu, 20 September 2017 10:36
Lusa Malam, Grand Final Bujang Dara Riau 2017

Rabu, 20 September 2017 10:03
Kawal Stabilitas Ekonomi, Bank Indonesia Lakukan 8 Tema Strategis di 2017-2019

Rabu, 20 September 2017 08:51
DPW PAN Riau Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI Dapat Doorprize

Rabu, 20 September 2017 08:46
Capai Rp1 Triliun, Gubri Sebut Devisit Anggaran Hal Biasa

Rabu, 20 September 2017 02:52
Beberapa Hari Tak Keluar Kamar Ayah Artis Momo Geisha Ditemukan Meninggal Dunia di Rengat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 20:15
Tuntut Dana Sertifikasi,
Sekda Kuansing Hanya Bisa Minta Para Guru Bersabar


Sekdakab Kuansing yang menemui para guru yang menuntut dana sertifikasi, hanya bisa meminta mereka untuk bersabar hingga APBD 2017 disahkan. Iapun sempat marah karena dituduh menghabiskan dana itu.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Perwakilan para guru dibawa ke kantor DPRD Kuansing untuk mengadakan musyawarah dengan para anggota DPRD Kuansing, Rabu (11/1/2016).

Dalam Musyawarah yang dilaksanakan di gedung Dewan tersebut, Sekrearis Daerah (Sekda) Kuansing Muharman hanya meminta para guru bersabar menjelang APBD disahkan.

"Jika tidak bisa bersabar menunggu anggaran 2017, saya angkat tangan," ungkap Sekda.

Muharman juga menambahkan, jika ada yang menyalahkan aturan, silahkan mengadu ke pihak yang bertanggung jawab.

Sebenarnya, mengenai sertifikasi ini terkendala karena tidak ada hubungan dengan kepala sekolah, seperti guru yang tidak memenuhi jam dan guru yang tidak hadir tersebut.

"Jika kepala sekolah dengan guru tidak ada maslah saya yakin akan aman-aman saja, bagi guru yang tidak memenuhi jam untuk sertifikasi ini," punggas Sekda.

Musyawarah para guru di DPRD Kuansing ini, sempat memanas antara salah seorang perwakilan guru bersama sekda Kuansing, dikarenakan ada kesalahpahaman.

Sekda Kuansing sempat mempertanyakan siapa guru yang menuduh ia menghabiskan dana sertifikasi itu. Dari situlah mulai keegangan terjadi.

Ia bahkan sempat mengeluarkan kata-kata "Kita selesaikan di luar nanti," dengan kesal.

Namun, ketua DPRD Kuansing langsung menenangkan kedua belah pihak, sehinga musyawarah dapat di lanjudkan.

Ikut hadir dalam musyawarah dengan para guru tersebut, Anggota komisi ADPRD kuansing, Kadis Pendidikan, Kabid Keuangan, perwakilan Polres Kuansing, dan BKAD Kuansing.***(ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif
- Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan
- Kadisdik Turun Tangan, Segel SMPN 8 Mandau Dibuka
- Bantu Muslim Rohingya, Rohis SMAN 1 Kepenuhan Rohul Galang Dana
- Tanoto Foundation Salurkan Bantuan Sekolah di Pulau Padang
- Gubri Apresiasi Kebolehan Santri Ponpes Tekhnologi Berpidato Gunakan Bahasa Arab dan Inggris
- 79 Kepala Sekolah di Mandau, Bengkalis Jalani Setijab


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.49.217
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com