Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 30 April 2017 12:06
Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil

Ahad, 30 April 2017 10:05
Pasrah pada DPW PAN, Jon Erizal Belum Punya Sikap Soal Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:25
DPD PAN Meranti Berharap Irwan Nasir Maju Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:13
Dua Ditembak, Polresta Pekanbaru Ringkus Trio Perampok Alat Berat

Sabtu, 29 April 2017 21:33
Ratusan Personel Brimob Riau Di-BKO-kan di PT Freeport Papua

Sabtu, 29 April 2017 21:17
MAN 2 Model Raih Juara Umum Bunkasai 10 UR

Sabtu, 29 April 2017 20:09
Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau

Sabtu, 29 April 2017 20:06
Diduga Cabuli Dua Murid SD, Seorang Petani di Rohul Dipolisikan

Sabtu, 29 April 2017 19:59
Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti


Sabtu, 29 April 2017 19:39
Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 20:15
Tuntut Dana Sertifikasi,
Sekda Kuansing Hanya Bisa Minta Para Guru Bersabar


Sekdakab Kuansing yang menemui para guru yang menuntut dana sertifikasi, hanya bisa meminta mereka untuk bersabar hingga APBD 2017 disahkan. Iapun sempat marah karena dituduh menghabiskan dana itu.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Perwakilan para guru dibawa ke kantor DPRD Kuansing untuk mengadakan musyawarah dengan para anggota DPRD Kuansing, Rabu (11/1/2016).

Dalam Musyawarah yang dilaksanakan di gedung Dewan tersebut, Sekrearis Daerah (Sekda) Kuansing Muharman hanya meminta para guru bersabar menjelang APBD disahkan.

"Jika tidak bisa bersabar menunggu anggaran 2017, saya angkat tangan," ungkap Sekda.

Muharman juga menambahkan, jika ada yang menyalahkan aturan, silahkan mengadu ke pihak yang bertanggung jawab.

Sebenarnya, mengenai sertifikasi ini terkendala karena tidak ada hubungan dengan kepala sekolah, seperti guru yang tidak memenuhi jam dan guru yang tidak hadir tersebut.

"Jika kepala sekolah dengan guru tidak ada maslah saya yakin akan aman-aman saja, bagi guru yang tidak memenuhi jam untuk sertifikasi ini," punggas Sekda.

Musyawarah para guru di DPRD Kuansing ini, sempat memanas antara salah seorang perwakilan guru bersama sekda Kuansing, dikarenakan ada kesalahpahaman.

Sekda Kuansing sempat mempertanyakan siapa guru yang menuduh ia menghabiskan dana sertifikasi itu. Dari situlah mulai keegangan terjadi.

Ia bahkan sempat mengeluarkan kata-kata "Kita selesaikan di luar nanti," dengan kesal.

Namun, ketua DPRD Kuansing langsung menenangkan kedua belah pihak, sehinga musyawarah dapat di lanjudkan.

Ikut hadir dalam musyawarah dengan para guru tersebut, Anggota komisi ADPRD kuansing, Kadis Pendidikan, Kabid Keuangan, perwakilan Polres Kuansing, dan BKAD Kuansing.***(ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- MAN 2 Model Raih Juara Umum Bunkasai 10 UR
- Digelar Perkemahan Penegak_Pendega#5 di Kepenuhan, Rohul
- Resahkan Sekolah, Polres Bengkalis Selidiki Penjualan Buku ‘Siluman’
- Catut Nama Disdik, Para Guru SD di Bengkalis 'Dipaksa' Beli Buku 'Siluman'
- Kadisdik Riau Tegaskan Gaji Guru Bantu dan Guru Honor SMA Segera Dibayarkan
- Gelaran Prodi Komunikasi UIN Suska,
Workshop Media Marketing, Ajak Mahasiswa Jadi Social Media Preneur

- Di UIN Susqa,
Bupati Pelalawan Jadi Pembicara Workshop Kewiraushaan Mahasiswa Pasca Sarjana dan Program Doktor



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.75.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com