Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 31 Maret 2017 00:09
Terindikasi Judi, Satreskrim Polres Meranti Tutup Pasar Malam Milik Aheng

Kamis, 30 Maret 2017 20:22
Kades dan Perangkat Desa di Kuansing Minta Naik Gaji

Kamis, 30 Maret 2017 20:17
Polsek Kuantan Mudik, Kuansing Tertibkan Dua PETI

Kamis, 30 Maret 2017 19:37
Embarkasi Haji Riau Masih Dalam Kajian Pusat

Kamis, 30 Maret 2017 18:18
Tidak Quorum, Paripurna Pandangan Umum Fraksi LKPj Gubri 2016 Batal

Kamis, 30 Maret 2017 18:06
Tak Butuh Waktu Lama, Dua Tahanan Polsek Pangkalan Kerinci Kabur Kembali Diciduk

Kamis, 30 Maret 2017 17:43
Bupati Meranti Lantik 59 Pejabat Eselon II dan III

Kamis, 30 Maret 2017 17:38
Jasad Korban Dipotong 13 Bagian,
Polres Bengkalis Tetapkan 3 Tersangka Mutilasi


Kamis, 30 Maret 2017 16:55
DPRD Riau Telah Disposisikan Berkas Dua Cawagubri ke Panlih

Kamis, 30 Maret 2017 16:21
Dugaan Mark Up ADD Tangun,
Enam Saksi Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Rohul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 20:15
Tuntut Dana Sertifikasi,
Sekda Kuansing Hanya Bisa Minta Para Guru Bersabar


Sekdakab Kuansing yang menemui para guru yang menuntut dana sertifikasi, hanya bisa meminta mereka untuk bersabar hingga APBD 2017 disahkan. Iapun sempat marah karena dituduh menghabiskan dana itu.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Perwakilan para guru dibawa ke kantor DPRD Kuansing untuk mengadakan musyawarah dengan para anggota DPRD Kuansing, Rabu (11/1/2016).

Dalam Musyawarah yang dilaksanakan di gedung Dewan tersebut, Sekrearis Daerah (Sekda) Kuansing Muharman hanya meminta para guru bersabar menjelang APBD disahkan.

"Jika tidak bisa bersabar menunggu anggaran 2017, saya angkat tangan," ungkap Sekda.

Muharman juga menambahkan, jika ada yang menyalahkan aturan, silahkan mengadu ke pihak yang bertanggung jawab.

Sebenarnya, mengenai sertifikasi ini terkendala karena tidak ada hubungan dengan kepala sekolah, seperti guru yang tidak memenuhi jam dan guru yang tidak hadir tersebut.

"Jika kepala sekolah dengan guru tidak ada maslah saya yakin akan aman-aman saja, bagi guru yang tidak memenuhi jam untuk sertifikasi ini," punggas Sekda.

Musyawarah para guru di DPRD Kuansing ini, sempat memanas antara salah seorang perwakilan guru bersama sekda Kuansing, dikarenakan ada kesalahpahaman.

Sekda Kuansing sempat mempertanyakan siapa guru yang menuduh ia menghabiskan dana sertifikasi itu. Dari situlah mulai keegangan terjadi.

Ia bahkan sempat mengeluarkan kata-kata "Kita selesaikan di luar nanti," dengan kesal.

Namun, ketua DPRD Kuansing langsung menenangkan kedua belah pihak, sehinga musyawarah dapat di lanjudkan.

Ikut hadir dalam musyawarah dengan para guru tersebut, Anggota komisi ADPRD kuansing, Kadis Pendidikan, Kabid Keuangan, perwakilan Polres Kuansing, dan BKAD Kuansing.***(ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Tuntut Beasiswa dan Rehab Mess,
Himarohu Riau Sweeping Kantor DPRD Rohul yang Kosong

- Tiba di Bengkalis,
Soal UN SMA Sederajat Didistribusikan Melalui Dua Zona

- Mahasiswa ATPK Bandung Termotivasi untuk Bekerja di Riau
- 25 Warga Inhu Ikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat STPI di Bandara Japura
- Sampaikan Orasi Ilmiah,
Gubri Harapkan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Berperan Aktif Bentuk Masyarakat Berintegritas

- Gubri Beri Kuliah Umum di Dihadapan Mahasiswa STMIK-AMIK Dumai
- Pemkab Meranti Gratiskan 20 Siswa Kuliah di BTP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.149.225
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com