Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 22:00
Camat Rambah Dilabrak Seorang Pedagang Purna MTQ di Islamic Center

Rabu, 24 Mei 2017 21:56
Puluhan Warga Unjukrasa ke PT. SPM dan PT. BBHA Bukitbatu, Bengkalis

Rabu, 24 Mei 2017 21:19
Korupsi DTT Pelalawan, Kejati Gandeng BPK Audit Kerugian Negara

Rabu, 24 Mei 2017 21:15
Bupati Pelalawan Hadiri Balimau Kasai Potang Mogang di Langgam

Rabu, 24 Mei 2017 21:08
Cari Kayu, Warga Mandah, Inhil Tiba-tiba Hilang di Sungai Sembuang

Rabu, 24 Mei 2017 19:31
Ratusan OKP Ikuti Rakerda dan Rapimda DPD KNPI Riau

Rabu, 24 Mei 2017 19:27
Dirilis seharga Rp448-552 Jutaan,
All New Honda CR-V Resmi Meluncur di Riau


Rabu, 24 Mei 2017 19:24
Sabtu Pagi Sudah Bersih,
Ratusan PKL di Islamic Center Rohul Dipindahkan ke Purna MTQ


Rabu, 24 Mei 2017 19:21
Janda Beranak Satu di Dumai Tewas Gantung Diri

Rabu, 24 Mei 2017 19:01
Disdikbud Meranti Gelar Seleksi Guru Berprestasi Tingkat TK, SD dan SMP



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 20:15
Tuntut Dana Sertifikasi,
Sekda Kuansing Hanya Bisa Minta Para Guru Bersabar


Sekdakab Kuansing yang menemui para guru yang menuntut dana sertifikasi, hanya bisa meminta mereka untuk bersabar hingga APBD 2017 disahkan. Iapun sempat marah karena dituduh menghabiskan dana itu.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Perwakilan para guru dibawa ke kantor DPRD Kuansing untuk mengadakan musyawarah dengan para anggota DPRD Kuansing, Rabu (11/1/2016).

Dalam Musyawarah yang dilaksanakan di gedung Dewan tersebut, Sekrearis Daerah (Sekda) Kuansing Muharman hanya meminta para guru bersabar menjelang APBD disahkan.

"Jika tidak bisa bersabar menunggu anggaran 2017, saya angkat tangan," ungkap Sekda.

Muharman juga menambahkan, jika ada yang menyalahkan aturan, silahkan mengadu ke pihak yang bertanggung jawab.

Sebenarnya, mengenai sertifikasi ini terkendala karena tidak ada hubungan dengan kepala sekolah, seperti guru yang tidak memenuhi jam dan guru yang tidak hadir tersebut.

"Jika kepala sekolah dengan guru tidak ada maslah saya yakin akan aman-aman saja, bagi guru yang tidak memenuhi jam untuk sertifikasi ini," punggas Sekda.

Musyawarah para guru di DPRD Kuansing ini, sempat memanas antara salah seorang perwakilan guru bersama sekda Kuansing, dikarenakan ada kesalahpahaman.

Sekda Kuansing sempat mempertanyakan siapa guru yang menuduh ia menghabiskan dana sertifikasi itu. Dari situlah mulai keegangan terjadi.

Ia bahkan sempat mengeluarkan kata-kata "Kita selesaikan di luar nanti," dengan kesal.

Namun, ketua DPRD Kuansing langsung menenangkan kedua belah pihak, sehinga musyawarah dapat di lanjudkan.

Ikut hadir dalam musyawarah dengan para guru tersebut, Anggota komisi ADPRD kuansing, Kadis Pendidikan, Kabid Keuangan, perwakilan Polres Kuansing, dan BKAD Kuansing.***(ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Disdikbud Meranti Gelar Seleksi Guru Berprestasi Tingkat TK, SD dan SMP
- Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman
- PGRI Kuantan Singingi Gelar Konferensi IV
- Jika Tak Disalahgunakan,
Penjualan Buku Paket dan LKS Tidak Pungli

- Ketua TP PKK Inhil Ikuti Seminar Nasional Pendidikan Keluarga Tajaan Kemendikbud
- Puluhan Siswa SMP Plus Mutiara Harapan PT RAPP, Kuasai Ruangan Paripurna DPRD Pelalawan
- Wisuda UIR Periode II 2017,
Fiki Angga Putra Dinobatkan Jadi Pemuncak Tingkat Universitas



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.77.58
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com