Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

Senin, 21 Mei 2018 20:58
Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022

Senin, 21 Mei 2018 20:54
Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah

Senin, 21 Mei 2018 20:07
Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen

Senin, 21 Mei 2018 20:03
Ungkap 55 Kg Sabu dan Teladan,
Dua Kapolsek dan 8 Personel Terima Penghargaan Kapolres Bengkalis


Senin, 21 Mei 2018 19:24
Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 20:15
Tuntut Dana Sertifikasi,
Sekda Kuansing Hanya Bisa Minta Para Guru Bersabar


Sekdakab Kuansing yang menemui para guru yang menuntut dana sertifikasi, hanya bisa meminta mereka untuk bersabar hingga APBD 2017 disahkan. Iapun sempat marah karena dituduh menghabiskan dana itu.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Perwakilan para guru dibawa ke kantor DPRD Kuansing untuk mengadakan musyawarah dengan para anggota DPRD Kuansing, Rabu (11/1/2016).

Dalam Musyawarah yang dilaksanakan di gedung Dewan tersebut, Sekrearis Daerah (Sekda) Kuansing Muharman hanya meminta para guru bersabar menjelang APBD disahkan.

"Jika tidak bisa bersabar menunggu anggaran 2017, saya angkat tangan," ungkap Sekda.

Muharman juga menambahkan, jika ada yang menyalahkan aturan, silahkan mengadu ke pihak yang bertanggung jawab.

Sebenarnya, mengenai sertifikasi ini terkendala karena tidak ada hubungan dengan kepala sekolah, seperti guru yang tidak memenuhi jam dan guru yang tidak hadir tersebut.

"Jika kepala sekolah dengan guru tidak ada maslah saya yakin akan aman-aman saja, bagi guru yang tidak memenuhi jam untuk sertifikasi ini," punggas Sekda.

Musyawarah para guru di DPRD Kuansing ini, sempat memanas antara salah seorang perwakilan guru bersama sekda Kuansing, dikarenakan ada kesalahpahaman.

Sekda Kuansing sempat mempertanyakan siapa guru yang menuduh ia menghabiskan dana sertifikasi itu. Dari situlah mulai keegangan terjadi.

Ia bahkan sempat mengeluarkan kata-kata "Kita selesaikan di luar nanti," dengan kesal.

Namun, ketua DPRD Kuansing langsung menenangkan kedua belah pihak, sehinga musyawarah dapat di lanjudkan.

Ikut hadir dalam musyawarah dengan para guru tersebut, Anggota komisi ADPRD kuansing, Kadis Pendidikan, Kabid Keuangan, perwakilan Polres Kuansing, dan BKAD Kuansing.***(ped)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL
- Pasar Ramadhan Permudah Warga Bengkalis Mencari Jajanan Berbuka
- Dukung Pendidikan, Mandiri Syariah Serahkan Kendaraan Operasional untuk UIR
- IKA Unpad Gelar Workshop Digital Branding di Kampus Univrrab Riau
- Bupati Mursini Wisuda 4.849 Santri dan Sabtriwati MDA se Kuansing
- 172 Lulusan dari 5 Fakultas Umri Diwisuda
- Fakultas Hukum UPP Rohul Jajaki Kerjasama dengan Universitas Indonesia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com