Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru


Sabtu, 25 Maret 2017 16:02
Sat Reskrim Polres Inhil Tangkap Bandar Judi Rolet dan Pemain Judi Klotok



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Maret 2017 20:39
Disdik Kuansing Sebut Siswa Di Daerah Banjir Sudah Kembali Sekolah

Disdik Kuansing menyatakan bahwa para siswa di daerah yang terkena banjir, sudah kembali ke sekolah. Walaupun kehadiran mereka lebih banyak untuk gotong royong membersihkan halaman dan ruang kelas.

Riauterkini- TELUK KUANTAN- Surutnya banjir di Kabupaten Kuansing (Kuansing) disambut baik oleh para siswa. Pasalnya, sejak banjir melanda, mereka tak bisa pergi sekolah.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kuansing Jupirman, Rabu (8/3/17). Dikatakannya, kini para siswa telah bisa kembali sekolah.

"Ini sudah hari kedua para siswa yang berada di daerah banjir masuk sekolah," ungkap Jupirman via telpon.

Namun, Kadisdik menambahkan proses pembelajaran otomatis belum sepenuhnya berjalan lancar dikarenakan para siswa dan guru masih membersihkan pekarangan sekolah dan ruang belajar.

"Ada sebagian siswa yang masih melakukan goro," jelasnya.

Namun dilihat ke belakang, banjir beberapa hari yang lalu telah mengganggu proses belajar mengajar, belajar tidak bisa dilaksanakan di 28 SD dan 5 SMP di empat kecamatan karena terdampak banjir. Akhirnya sekolah terpaksa diliburkan.

Ia menambahkan lagi, data 28 sekolah dasar dan 5 SMP itu baru data yang sudah masuk dari empat kecamatan.

Seorang warga Baserah Hendra (21) membenarkan para siswa di beberapa desa di daerah itu yang terkena banjir sudah mulai aktif kembali sekolah seperti biasnya.

"Para siswa sudah melakukan proses belajar mengajar," tutupnya.***(ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kelebihan 2.500 Guru, Gubri Minta Disdik Segera Lakukan Mapping
- Pengurus IKA USU Wilayah Riau Periode 2017-2021 Resmi Dilantik
- Penerimaan IPDN Tahun Ini Diawasi KPK
- Gubri Lantik Pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta
- Mahasiswa FKIP UR Gelar Peduli Pendidikan di Siak
- Dibuka Bendum,
PKC PMII Riau-Kepri Gelar Pelatihan Kader Lanjutan

- Disdik Liburkan Siswa Hingga Sabtu,
Banjir Rendam Sembilan Sekolah di Pelalawan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.201.200
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com