Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 10:33
Bupati Inhil Jadi Khatib Salat Jum'at di Kecamatan Mandah

Sabtu, 29 April 2017 07:40
Polres Kuansing Tangkap Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal

Sabtu, 29 April 2017 07:37
Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter


Sabtu, 29 April 2017 07:28
DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri

Sabtu, 29 April 2017 07:26
Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar Rambah Hutan Lindung di Kuansing

Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Maret 2017 20:39
Disdik Kuansing Sebut Siswa Di Daerah Banjir Sudah Kembali Sekolah

Disdik Kuansing menyatakan bahwa para siswa di daerah yang terkena banjir, sudah kembali ke sekolah. Walaupun kehadiran mereka lebih banyak untuk gotong royong membersihkan halaman dan ruang kelas.

Riauterkini- TELUK KUANTAN- Surutnya banjir di Kabupaten Kuansing (Kuansing) disambut baik oleh para siswa. Pasalnya, sejak banjir melanda, mereka tak bisa pergi sekolah.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kuansing Jupirman, Rabu (8/3/17). Dikatakannya, kini para siswa telah bisa kembali sekolah.

"Ini sudah hari kedua para siswa yang berada di daerah banjir masuk sekolah," ungkap Jupirman via telpon.

Namun, Kadisdik menambahkan proses pembelajaran otomatis belum sepenuhnya berjalan lancar dikarenakan para siswa dan guru masih membersihkan pekarangan sekolah dan ruang belajar.

"Ada sebagian siswa yang masih melakukan goro," jelasnya.

Namun dilihat ke belakang, banjir beberapa hari yang lalu telah mengganggu proses belajar mengajar, belajar tidak bisa dilaksanakan di 28 SD dan 5 SMP di empat kecamatan karena terdampak banjir. Akhirnya sekolah terpaksa diliburkan.

Ia menambahkan lagi, data 28 sekolah dasar dan 5 SMP itu baru data yang sudah masuk dari empat kecamatan.

Seorang warga Baserah Hendra (21) membenarkan para siswa di beberapa desa di daerah itu yang terkena banjir sudah mulai aktif kembali sekolah seperti biasnya.

"Para siswa sudah melakukan proses belajar mengajar," tutupnya.***(ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Pendidikan lainnya..........
- Resahkan Sekolah, Polres Bengkalis Selidiki Penjualan Buku ‘Siluman’
- Catut Nama Disdik, Para Guru SD di Bengkalis 'Dipaksa' Beli Buku 'Siluman'
- Kadisdik Riau Tegaskan Gaji Guru Bantu dan Guru Honor SMA Segera Dibayarkan
- Gelaran Prodi Komunikasi UIN Suska,
Workshop Media Marketing, Ajak Mahasiswa Jadi Social Media Preneur

- Di UIN Susqa,
Bupati Pelalawan Jadi Pembicara Workshop Kewiraushaan Mahasiswa Pasca Sarjana dan Program Doktor

- Ratusan Pelajar Ikuti Islamic Leadership For Senior High School V
- Polemik Lima Desa Sebabkan Dana Sertifikasi 35 Guru Rohul Belum Cair


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.188.116
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com