Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

Senin, 21 Mei 2018 20:58
Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022

Senin, 21 Mei 2018 20:54
Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah

Senin, 21 Mei 2018 20:07
Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen

Senin, 21 Mei 2018 20:03
Ungkap 55 Kg Sabu dan Teladan,
Dua Kapolsek dan 8 Personel Terima Penghargaan Kapolres Bengkalis


Senin, 21 Mei 2018 19:24
Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Maret 2017 20:39
Disdik Kuansing Sebut Siswa Di Daerah Banjir Sudah Kembali Sekolah

Disdik Kuansing menyatakan bahwa para siswa di daerah yang terkena banjir, sudah kembali ke sekolah. Walaupun kehadiran mereka lebih banyak untuk gotong royong membersihkan halaman dan ruang kelas.

Riauterkini- TELUK KUANTAN- Surutnya banjir di Kabupaten Kuansing (Kuansing) disambut baik oleh para siswa. Pasalnya, sejak banjir melanda, mereka tak bisa pergi sekolah.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kuansing Jupirman, Rabu (8/3/17). Dikatakannya, kini para siswa telah bisa kembali sekolah.

"Ini sudah hari kedua para siswa yang berada di daerah banjir masuk sekolah," ungkap Jupirman via telpon.

Namun, Kadisdik menambahkan proses pembelajaran otomatis belum sepenuhnya berjalan lancar dikarenakan para siswa dan guru masih membersihkan pekarangan sekolah dan ruang belajar.

"Ada sebagian siswa yang masih melakukan goro," jelasnya.

Namun dilihat ke belakang, banjir beberapa hari yang lalu telah mengganggu proses belajar mengajar, belajar tidak bisa dilaksanakan di 28 SD dan 5 SMP di empat kecamatan karena terdampak banjir. Akhirnya sekolah terpaksa diliburkan.

Ia menambahkan lagi, data 28 sekolah dasar dan 5 SMP itu baru data yang sudah masuk dari empat kecamatan.

Seorang warga Baserah Hendra (21) membenarkan para siswa di beberapa desa di daerah itu yang terkena banjir sudah mulai aktif kembali sekolah seperti biasnya.

"Para siswa sudah melakukan proses belajar mengajar," tutupnya.***(ped)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL
- Pasar Ramadhan Permudah Warga Bengkalis Mencari Jajanan Berbuka
- Dukung Pendidikan, Mandiri Syariah Serahkan Kendaraan Operasional untuk UIR
- IKA Unpad Gelar Workshop Digital Branding di Kampus Univrrab Riau
- Bupati Mursini Wisuda 4.849 Santri dan Sabtriwati MDA se Kuansing
- 172 Lulusan dari 5 Fakultas Umri Diwisuda
- Fakultas Hukum UPP Rohul Jajaki Kerjasama dengan Universitas Indonesia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com