Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 13:58
Dukung Airlangga, Riau Kirim Lima Utusan ke Rapimnas dan Munaslub Golkar

Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 8 Maret 2017 20:39
Disdik Kuansing Sebut Siswa Di Daerah Banjir Sudah Kembali Sekolah

Disdik Kuansing menyatakan bahwa para siswa di daerah yang terkena banjir, sudah kembali ke sekolah. Walaupun kehadiran mereka lebih banyak untuk gotong royong membersihkan halaman dan ruang kelas.

Riauterkini- TELUK KUANTAN- Surutnya banjir di Kabupaten Kuansing (Kuansing) disambut baik oleh para siswa. Pasalnya, sejak banjir melanda, mereka tak bisa pergi sekolah.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kuansing Jupirman, Rabu (8/3/17). Dikatakannya, kini para siswa telah bisa kembali sekolah.

"Ini sudah hari kedua para siswa yang berada di daerah banjir masuk sekolah," ungkap Jupirman via telpon.

Namun, Kadisdik menambahkan proses pembelajaran otomatis belum sepenuhnya berjalan lancar dikarenakan para siswa dan guru masih membersihkan pekarangan sekolah dan ruang belajar.

"Ada sebagian siswa yang masih melakukan goro," jelasnya.

Namun dilihat ke belakang, banjir beberapa hari yang lalu telah mengganggu proses belajar mengajar, belajar tidak bisa dilaksanakan di 28 SD dan 5 SMP di empat kecamatan karena terdampak banjir. Akhirnya sekolah terpaksa diliburkan.

Ia menambahkan lagi, data 28 sekolah dasar dan 5 SMP itu baru data yang sudah masuk dari empat kecamatan.

Seorang warga Baserah Hendra (21) membenarkan para siswa di beberapa desa di daerah itu yang terkena banjir sudah mulai aktif kembali sekolah seperti biasnya.

"Para siswa sudah melakukan proses belajar mengajar," tutupnya.***(ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten
- Melalui SBT, SIS Serahkan Satu Unit Suzuki Baleno kepada SMK Taruna Satria Pekanbaru
- Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah

- Mie Rebus Medan Sabet Juara I UMRI Entrepreneur Award 2017
- Terkait Program PEDP, Dutabear Kanada Kunjungi PCR
- PT RAPP Berikann Puluhan Beasiswa untuk Mahasiswa
- Tingkatkan Kerjasama, UIR Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT SPR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.56.95
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com