Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 21:55
Dibanding Merebut,
Bupati Kampar Sebut Mengisi Kemerdekaan Lebih Berat


Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 8 Maret 2017 20:39
Disdik Kuansing Sebut Siswa Di Daerah Banjir Sudah Kembali Sekolah

Disdik Kuansing menyatakan bahwa para siswa di daerah yang terkena banjir, sudah kembali ke sekolah. Walaupun kehadiran mereka lebih banyak untuk gotong royong membersihkan halaman dan ruang kelas.

Riauterkini- TELUK KUANTAN- Surutnya banjir di Kabupaten Kuansing (Kuansing) disambut baik oleh para siswa. Pasalnya, sejak banjir melanda, mereka tak bisa pergi sekolah.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kuansing Jupirman, Rabu (8/3/17). Dikatakannya, kini para siswa telah bisa kembali sekolah.

"Ini sudah hari kedua para siswa yang berada di daerah banjir masuk sekolah," ungkap Jupirman via telpon.

Namun, Kadisdik menambahkan proses pembelajaran otomatis belum sepenuhnya berjalan lancar dikarenakan para siswa dan guru masih membersihkan pekarangan sekolah dan ruang belajar.

"Ada sebagian siswa yang masih melakukan goro," jelasnya.

Namun dilihat ke belakang, banjir beberapa hari yang lalu telah mengganggu proses belajar mengajar, belajar tidak bisa dilaksanakan di 28 SD dan 5 SMP di empat kecamatan karena terdampak banjir. Akhirnya sekolah terpaksa diliburkan.

Ia menambahkan lagi, data 28 sekolah dasar dan 5 SMP itu baru data yang sudah masuk dari empat kecamatan.

Seorang warga Baserah Hendra (21) membenarkan para siswa di beberapa desa di daerah itu yang terkena banjir sudah mulai aktif kembali sekolah seperti biasnya.

"Para siswa sudah melakukan proses belajar mengajar," tutupnya.***(ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- PCR Expo 2017, Cara Jitu Kenalkan Jurusan Akademik ke Masyarakat
- Gubri Temu Ramah dengan Guru dan Jajaran Dinas Pendidikan di Dumai
- Universitas Riau Dukung Program Budidaya Kurma di Desa Babussalam, Rohul
- HUT RI di Kepenuhan, Ratusan Pelajar Rohul Arak Bendera Merah Putih Sepanjang 72 Meter
- Sambut Kemerdekaan RI,
IBS Gelar Doa dan Khatam Al Quran Sebanyak 17 Kali

- Mahasiswa KKN UMRI Gelar Pengobatan Gratis di Kelurahan Sukamulia
- Apsai Gandeng Pemerintah Gelar Dumai Mendongeng 2017


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.170.142
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com