Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Mei 2018 21:55
Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap


Kamis, 24 Mei 2018 21:50
Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis


Kamis, 24 Mei 2018 20:43
Tokoh Masyarakat Koto Baru Sebut Syamsuar Cagubri Terbaik

Kamis, 24 Mei 2018 20:19
Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang

Kamis, 24 Mei 2018 20:14
Loyalitas dan Militansi Kader Golkar Siak Modal Kemenangan Paslon Nomor 4

Kamis, 24 Mei 2018 19:49
Dipecat karena Tolak Teken PKWT, 16 Karyawan PT AFR Mengadu ke DPRD Riau

Kamis, 24 Mei 2018 19:44
Kampanye di 'Negeri Seribu Kubah',
Rusli Effendi Tawarkan Perbaikan Jalan Lintas Menggala-Rantau Kopar


Kamis, 24 Mei 2018 16:35
Kadin Riau Ingatkan BUMN Tak Ikut Proyek di bawah Rp 100 miliar

Kamis, 24 Mei 2018 16:11
Sosok Mayat Mr. X Mengapung di Sungai Rokan Desa Muara Dilam, Rohul

Kamis, 24 Mei 2018 15:46
‎Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Salurkan Bantuan Banjir di Rambah Samo


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Maret 2017 13:42
Belasan Tiang Retak, Fisik SDN 5 Sungai Selari, Bengkalis Gagal Struktur

Bangunan SDN 5 Desa Sungai Selari, Bengkalis dinilai telah gagal struktur. Pasalnya, belasan tiang penyangganya retak.

Riauterkini-BENGKALIS- Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis semakin mengkhawatirkan. Karena, gedung dibangun 1992 silam ini terdapat belasan tiang penyangga lantai dua bagian luar dan di dalam ruang belajar lantai satu mengalami keretakan cukup parah, menurut praktisi atau pengamat infrastruktur di Bengkalis sudah gagal struktur.

Oleh karena itu, aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah dinilai sangat membahayakan dan harus dipindahkan untuk sementara waktu.

“Menurut Saya gedung tersebut sudah gagal struktur, keretakan sudah sampai ke besi tulangan dengan korosi yang sudah luar biasa. Masalah besi tulangan yang cukup ‘ditakuti’ dalam sebuah bangunan diantaranya kapasitas tegangan rendah di bawah, terlihat tampak kuat tetapi tidak bisa diketahui kapan tegangan maksimal dan tanpa aba-aba langsung roboh,” ungkap Praktisi Infrastruktur di Bengkalis Rocky Markiano, ST kepada sejumlah wartawan, Kamis (9/3/17).

Pria yang sudah menggeluti bidang konsultan sejak sekitar 16 tahun lalu hingga sekarang ini juga mengatakan, masalah tulangan yang terjadi terhadap SDN 5 Desa Sei. Selari, Buktibatu tersebut, tidak bisa diketahui kapan roboh atau tidak bisa diprediksi.

“Ya di bawah kapasitas, pada posisi tegangan leleh maksimal bangunan langsung roboh, tidak bisa diprediksi. Tanpa Assalamualaikum lagi. Kita tidak bisa memastikan desain sekolah ini, melihat dari gambar kapasitas di bawah tegangan rendah dan karena retakan tiang beton cukup parah hanya mengharap tegang leleh bajanya saja,” paparnya.

Rocky menyarankan, melihat kondisi bangunan secepatnya merelokasi anak-anak melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Secara teknis sudah membahayakan.

Pada saat retak halus bangunan perawatan bisa langsung diberikan material, agar sampai masuk ke dalam, bisa bertahan juga. Kemudian, ada dua cara jangka pendek, retak sebelum sampai besi tulangan, beton diinjeksi dengan beton lalu direfing pakai fiber. Kedua injeksi kolom, dibobok sampai ke tulangan lalu dibuat kolom baru di lapis lagi dengan beton tulangan baru.

“Kalau melihat kondisi parah yang ada di bangunan SD tersebut, dibantu dengan pakai baja tidak berani dijamin karena harus menghitung beban-bebannya juga,” sarannya.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL
- Pasar Ramadhan Permudah Warga Bengkalis Mencari Jajanan Berbuka
- Dukung Pendidikan, Mandiri Syariah Serahkan Kendaraan Operasional untuk UIR
- IKA Unpad Gelar Workshop Digital Branding di Kampus Univrrab Riau
- Bupati Mursini Wisuda 4.849 Santri dan Sabtriwati MDA se Kuansing
- 172 Lulusan dari 5 Fakultas Umri Diwisuda
- Fakultas Hukum UPP Rohul Jajaki Kerjasama dengan Universitas Indonesia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com