Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak

Selasa, 17 Oktober 2017 10:24
Disaat Tugas Menumpuk, Kantor KPU Bengkalis Tiangnya Retak dan Lantainya Amblas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 9 Maret 2017 13:42
Belasan Tiang Retak, Fisik SDN 5 Sungai Selari, Bengkalis Gagal Struktur

Bangunan SDN 5 Desa Sungai Selari, Bengkalis dinilai telah gagal struktur. Pasalnya, belasan tiang penyangganya retak.

Riauterkini-BENGKALIS- Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis semakin mengkhawatirkan. Karena, gedung dibangun 1992 silam ini terdapat belasan tiang penyangga lantai dua bagian luar dan di dalam ruang belajar lantai satu mengalami keretakan cukup parah, menurut praktisi atau pengamat infrastruktur di Bengkalis sudah gagal struktur.

Oleh karena itu, aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah dinilai sangat membahayakan dan harus dipindahkan untuk sementara waktu.

“Menurut Saya gedung tersebut sudah gagal struktur, keretakan sudah sampai ke besi tulangan dengan korosi yang sudah luar biasa. Masalah besi tulangan yang cukup ‘ditakuti’ dalam sebuah bangunan diantaranya kapasitas tegangan rendah di bawah, terlihat tampak kuat tetapi tidak bisa diketahui kapan tegangan maksimal dan tanpa aba-aba langsung roboh,” ungkap Praktisi Infrastruktur di Bengkalis Rocky Markiano, ST kepada sejumlah wartawan, Kamis (9/3/17).

Pria yang sudah menggeluti bidang konsultan sejak sekitar 16 tahun lalu hingga sekarang ini juga mengatakan, masalah tulangan yang terjadi terhadap SDN 5 Desa Sei. Selari, Buktibatu tersebut, tidak bisa diketahui kapan roboh atau tidak bisa diprediksi.

“Ya di bawah kapasitas, pada posisi tegangan leleh maksimal bangunan langsung roboh, tidak bisa diprediksi. Tanpa Assalamualaikum lagi. Kita tidak bisa memastikan desain sekolah ini, melihat dari gambar kapasitas di bawah tegangan rendah dan karena retakan tiang beton cukup parah hanya mengharap tegang leleh bajanya saja,” paparnya.

Rocky menyarankan, melihat kondisi bangunan secepatnya merelokasi anak-anak melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Secara teknis sudah membahayakan.

Pada saat retak halus bangunan perawatan bisa langsung diberikan material, agar sampai masuk ke dalam, bisa bertahan juga. Kemudian, ada dua cara jangka pendek, retak sebelum sampai besi tulangan, beton diinjeksi dengan beton lalu direfing pakai fiber. Kedua injeksi kolom, dibobok sampai ke tulangan lalu dibuat kolom baru di lapis lagi dengan beton tulangan baru.

“Kalau melihat kondisi parah yang ada di bangunan SD tersebut, dibantu dengan pakai baja tidak berani dijamin karena harus menghitung beban-bebannya juga,” sarannya.***(dik)






Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Koleksi 2.700 Buku, Perpustakaan DPRD Bengkalis Juara II Lomba se-Riau
- Berikan Piagam Penghargaan,
Bupati Pelalawan Motivasi 1500 Siswa SMA Kelas 12

- Terluka saat Bentrokan, Dua Mahasiswa UR Harus Dirawat Inap di Rumah Sakit
- AKN Bengkalis Launching Kuliah Industri di PT. MAS
- Rektor UMRI Lantik Kepengurusan 6 UKM
- Untuk Ketahui Hasil Tes IQ,
Sejumlah SD Negeri di Rengat Barat Inhu Pungut Biaya Rp30 Ribu

- Gubri Minta Rektor UR Tuntaskan Kasus Bentrok Mahasiswa Fisip Vs Teknik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com