Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Mei 2018 21:42
Pertama di Sumatera, DIRE Ciptadana Wadahi Masyarakat Berinvestasi Aset Mal SKA

Jum’at, 25 Mei 2018 21:35
Kampanye Dialogis di Kecamatan Kempas,
Wardan: Program DMIJ Plus Bagi Akselerasi Pembangunan di Kelurahan


Jum’at, 25 Mei 2018 21:04
Cagubri Syamsuar Kunjungi Kuansing,
Warga Sungai Soriak Berharap Keberhasilan Siak Bisa Ditularkan ke Kampung Mereka


Jum’at, 25 Mei 2018 20:45
Ikut Berpartisipasi Semarakkan Ramadhan, PSMTI Bagikan 500 Takjil Gratis kepada Masyarakat

Jum’at, 25 Mei 2018 20:26
Berkeliaran di Bulan Ramadan, Komisi I DPRD Riau Minta Satpol PPTertibkan Gepeng

Jum’at, 25 Mei 2018 19:12
Santuni Anak Yatim,
Total Jaminan Jamkrida Capai Rp1,164 Triliun


Jum’at, 25 Mei 2018 17:07
Pjs Bupati Hadiri Rakor DMIJ Tahun Anggaran 2018

Jum’at, 25 Mei 2018 16:44
Polsek Kepenuhan Turut Ciduk Juru Tulis Judi Togel

Jum’at, 25 Mei 2018 16:40
Bawa Sabu, 2 Warga Rambah Diciduk Satres Narkoba Polres Rohul dari 2 Lokasi

Jum’at, 25 Mei 2018 16:38
‎Judi Domino, Seorang Warga Kepenuhan Baru Ditangkap Polisi Rohul dan 3 Lainnya Kabur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Maret 2017 22:01
Penerimaan IPDN Tahun Ini Diawasi KPK

KPK akan mengawasi jalannya seleksi penerimaan siswa IPDN tahun ini. Ini dilakukan untuk menjamin bersihnya seleksi yang dijalankan.

Riauterkini - PEKANBARU - Penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun ini diawasi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Artinya, seleksi calon praja tentunya akan lebih selektif lagi.

"Sekarang penerimaan IPDN langsung diawasi KPK. Hal ini tentunya untuk menjamin bersihnya dalam seleksi penerimaan calon praja tersebut. Mungkin saja kalau dulu ternyata anak siapa atau dari keluarga mana. Sekarang dengan pengawasan KPK yang dipilih itu yang benar-benar punya kemampuan," kata Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Riau Ikhwan Ridwan, Ahad (19/3/17).

Pengawasan KPK dalam penerimaan calon praja ini berlaku umum, tak terkecuali Riau. Pengawasan KPK bisa saja dimulai sejak proses administrasi dilakukan.

Namun begitu Ikhwan Ridwan menyatakan penerimaan calon praja IPDN, pemerintah daerah hanya bersifat sementara. Daerah tidak lebih sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

"Nanti seleksinya di BKN. Kita di daerah ini sebagai perantara saja," ujar.

Lebih lanjut disampaikan Ikhwan bahwa tahun ini Riau tahun ini mendapatkan tambahan kuota penerimaan calon praja IPDN sebanyak 40 orang. Jumlah tersebut tentunya lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 22 orang.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ASN
Negara tak berkmbg krn negri PnS,tumpukanmanusia malas,makan uang haram,tak takut azab akhirat!DASAR!!

rakyat indonesia
apo iyo..? yg masuk IPDN hanya orang yg ber Duit banyak,masuk sogok sana sogok sini, duit ratusan juta jadi pelicin, jadi abdi negara yg korupsi..! Mati masuk neraka..! Betul tidak..???


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kelulusan UN SMP Sederajat, Bengkalis Peringkat Ketiga Riau
- Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL
- Pasar Ramadhan Permudah Warga Bengkalis Mencari Jajanan Berbuka
- Dukung Pendidikan, Mandiri Syariah Serahkan Kendaraan Operasional untuk UIR
- IKA Unpad Gelar Workshop Digital Branding di Kampus Univrrab Riau
- Bupati Mursini Wisuda 4.849 Santri dan Sabtriwati MDA se Kuansing
- 172 Lulusan dari 5 Fakultas Umri Diwisuda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com