Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 29 Maret 2017 22:47
Tiga Kecamatan di Rohul Dibantu Peningkatan Sarana Air Bersih

Rabu, 29 Maret 2017 22:40
Tiba di Bengkalis,
Soal UN SMA Sederajat Didistribusikan Melalui Dua Zona


Rabu, 29 Maret 2017 22:36
Baca SMS Mesra Suami dengan Wanita Lain, Istri di Rohil Malah Dibogem

Rabu, 29 Maret 2017 21:19
Mendagri Imbau Pemda Cermati Ancaman di Daerah

Rabu, 29 Maret 2017 21:14
PWI Rohil Agendakan Pelantikan 20 April 2017

Rabu, 29 Maret 2017 21:04
Mahasiswa ATPK Bandung Termotivasi untuk Bekerja di Riau

Rabu, 29 Maret 2017 18:55
Petani Tempuling, Inhil 'Obati' Batuk Menahun dengan Gantung Diri

Rabu, 29 Maret 2017 18:32
Dijadwalkan Tanam Padi di Siak,
Panglima TNI Akan Disambut 1.000 Pelajar dan 5.000 Undangan


Rabu, 29 Maret 2017 18:20
Kunker ke Pekanbaru, Iriana Jokowi Hadiri Pemeriksaan IVA di Pasar Limapuluh

Rabu, 29 Maret 2017 18:15
Jarang Ngantor, Hanya 'Doyan' Stuban,
Ketua Komisi di DPRD Pelalawan Diminta Ingatkan Anggotanya




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Maret 2017 22:01
Penerimaan IPDN Tahun Ini Diawasi KPK

KPK akan mengawasi jalannya seleksi penerimaan siswa IPDN tahun ini. Ini dilakukan untuk menjamin bersihnya seleksi yang dijalankan.

Riauterkini - PEKANBARU - Penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun ini diawasi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Artinya, seleksi calon praja tentunya akan lebih selektif lagi.

"Sekarang penerimaan IPDN langsung diawasi KPK. Hal ini tentunya untuk menjamin bersihnya dalam seleksi penerimaan calon praja tersebut. Mungkin saja kalau dulu ternyata anak siapa atau dari keluarga mana. Sekarang dengan pengawasan KPK yang dipilih itu yang benar-benar punya kemampuan," kata Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Riau Ikhwan Ridwan, Ahad (19/3/17).

Pengawasan KPK dalam penerimaan calon praja ini berlaku umum, tak terkecuali Riau. Pengawasan KPK bisa saja dimulai sejak proses administrasi dilakukan.

Namun begitu Ikhwan Ridwan menyatakan penerimaan calon praja IPDN, pemerintah daerah hanya bersifat sementara. Daerah tidak lebih sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

"Nanti seleksinya di BKN. Kita di daerah ini sebagai perantara saja," ujar.

Lebih lanjut disampaikan Ikhwan bahwa tahun ini Riau tahun ini mendapatkan tambahan kuota penerimaan calon praja IPDN sebanyak 40 orang. Jumlah tersebut tentunya lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 22 orang.***(mok)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ASN
Negara tak berkmbg krn negri PnS,tumpukanmanusia malas,makan uang haram,tak takut azab akhirat!DASAR!!

rakyat indonesia
apo iyo..? yg masuk IPDN hanya orang yg ber Duit banyak,masuk sogok sana sogok sini, duit ratusan juta jadi pelicin, jadi abdi negara yg korupsi..! Mati masuk neraka..! Betul tidak..???


Berita Pendidikan lainnya..........
- Tiba di Bengkalis,
Soal UN SMA Sederajat Didistribusikan Melalui Dua Zona

- Mahasiswa ATPK Bandung Termotivasi untuk Bekerja di Riau
- 25 Warga Inhu Ikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat STPI di Bandara Japura
- Sampaikan Orasi Ilmiah,
Gubri Harapkan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Berperan Aktif Bentuk Masyarakat Berintegritas

- Gubri Beri Kuliah Umum di Dihadapan Mahasiswa STMIK-AMIK Dumai
- Pemkab Meranti Gratiskan 20 Siswa Kuliah di BTP
- Penerima Beasiswa PT RAPP dan Tanoto Foundation,
Raih IPK 3,97, Pemuda Kampar Pemuncak di INSTIPER Yogyakarta



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.152.177
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com