Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Januari 2018 21:39
KPU Tegaskan Anggota TNI/Polri tak Bisa Kembali Aktif Setelah Pilkada

Selasa, 16 Januari 2018 21:18
RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras

Selasa, 16 Januari 2018 20:48
DPRD Riau Upayakan Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp3 Juta Punya Rumah

Selasa, 16 Januari 2018 19:34
Puluhan Rumah Pekerja PT RSUP Pulau Burung, Inhil Ludes Terbakar

Selasa, 16 Januari 2018 19:09
Legislator Riau Sayed Abubakar Ajak Masyarakat Tidak Beli Beras Impor

Selasa, 16 Januari 2018 19:01
Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah

Selasa, 16 Januari 2018 18:53
Korupsi Pembangunan Triange dan Wifi di Inhu
Hakim Vonis Terdakwa 4 Tahun Penjara


Selasa, 16 Januari 2018 18:35
Golkar Pelalawan Bertekad Menangkan Pasangan Andi-Suyatno

Selasa, 16 Januari 2018 18:22
Dewan Desak Kementrian LHK Segera Setujui KLHS RTRW Riau

Selasa, 16 Januari 2018 18:02
Hering DPRD Pelalawan dengan PT Arara Abadi Hanya Berjalan 10 Menitan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Maret 2017 22:01
Penerimaan IPDN Tahun Ini Diawasi KPK

KPK akan mengawasi jalannya seleksi penerimaan siswa IPDN tahun ini. Ini dilakukan untuk menjamin bersihnya seleksi yang dijalankan.

Riauterkini - PEKANBARU - Penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun ini diawasi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Artinya, seleksi calon praja tentunya akan lebih selektif lagi.

"Sekarang penerimaan IPDN langsung diawasi KPK. Hal ini tentunya untuk menjamin bersihnya dalam seleksi penerimaan calon praja tersebut. Mungkin saja kalau dulu ternyata anak siapa atau dari keluarga mana. Sekarang dengan pengawasan KPK yang dipilih itu yang benar-benar punya kemampuan," kata Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Riau Ikhwan Ridwan, Ahad (19/3/17).

Pengawasan KPK dalam penerimaan calon praja ini berlaku umum, tak terkecuali Riau. Pengawasan KPK bisa saja dimulai sejak proses administrasi dilakukan.

Namun begitu Ikhwan Ridwan menyatakan penerimaan calon praja IPDN, pemerintah daerah hanya bersifat sementara. Daerah tidak lebih sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

"Nanti seleksinya di BKN. Kita di daerah ini sebagai perantara saja," ujar.

Lebih lanjut disampaikan Ikhwan bahwa tahun ini Riau tahun ini mendapatkan tambahan kuota penerimaan calon praja IPDN sebanyak 40 orang. Jumlah tersebut tentunya lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 22 orang.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ASN
Negara tak berkmbg krn negri PnS,tumpukanmanusia malas,makan uang haram,tak takut azab akhirat!DASAR!!

rakyat indonesia
apo iyo..? yg masuk IPDN hanya orang yg ber Duit banyak,masuk sogok sana sogok sini, duit ratusan juta jadi pelicin, jadi abdi negara yg korupsi..! Mati masuk neraka..! Betul tidak..???


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Ketua Umum IKA UR Lantik Pengurus Kecamatan Keritang
- Cetak Generasi Sukses Dunia Akhirat,
Arsyad Islamic School Resmi Berdiri

- Stop Pungli di Sekolah, 58 Item ini Harus Dipahami Kasek di Duri, Bengkalis
- Terkait Kutipan di SDN 10 Mandau, Wakil Rakyat Ini Nyatakan 'Haram'
- Awal Tahun Belajar di Arena Billiard,
5 Siswa di Bengkalis Digaruk Satpol PP

- Iutan Les dan Berpisahan Dikeluhkan Wali Murid di Duri
- Cumlaude, Chaidir Resmi Mendapat Gelar Doktor dari Universitas Pasundan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.221.29.4
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com