Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"

Sabtu, 24 Juni 2017 21:09
Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21
Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet

Sabtu, 24 Juni 2017 16:58
Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 24 Juni 2017 16:15
Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil

Sabtu, 24 Juni 2017 14:53
Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:18
Menjambret, Dua Pemuda Sebaya di Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:12
Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi


Sabtu, 24 Juni 2017 13:41
PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran

Sabtu, 24 Juni 2017 11:40
Kecelakaan Maut Diselidiki, Polisi Stop Operasi Roller Coaster Transmart Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 12 Mei 2017 13:02
Puluhan Kepala SD dan SMP Negeri Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Saber Pungli

Sekitar 50 kepala SD dan SMP Negeri di Pekanbaru ikuti sosialisasi saber pungli. Gelaran ini adalah kolaborasi tim Saber Pungli bersama Riauterkini.com dan didukung penuh Disdik Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Sekira 50-an kepala SD dan SMP negeri di Pekanbaru mengikuti sosialisasi saber pungli yang digelar di salah satu hotel di Pekanbaru, Jumat (12/5/17). Kepala Dinas Pendidikan Riau yang diwakili Nur Faisal mengungkapkan, gelaran ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan para kepala sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Pekanbaru. "Ini adalah gekaran yang kedua kalinya, dimana sebelumnya kita lakukan beberapa waktu lalu. Tentu kegiatan ini sangat potensial sebagai antisipasi pungutan liar di sekolah," katanya.

Lanjutnya lagi, kegiatan ini dirasa sangat penting di dunia pendidikan sebab dunia pendidikan adalah salah satu pencetus generasi muda masa depan. "Ini kita lakukan di moment penerimaan murid baru tahun ini," terangnya.

Sementara itu, M. Amin mewakili Tim Saber Kejaksaan Pekanbaru menjelaskan gelaran ini adalah upaya sebagai ajang untuk menampung pendapat dari seluruh peserta yang hadir. "Kita memberikan informasi mengenai tata cara penanganan saber pungli yang meliputi empat devisi mulai dari intelegen, penindakan, analisis dan sebagainya," katanya.

Sementara terkait 58 item tentang tindakan pungli di ranah pendidikan yang diputuskan pada pertemuan sebelumnya, masih akan didiskusikan serta dipilah mana yang memang tidak diperbolehkan.

"Kita akan diskusikan masalah 58 item yang memang didesak oleh para peserta untuk dihilangkan. Namun, untuk lebih mudahnya selama tindakan yang diambil oleh kepala sekolah tidak menguntungkan pihak-pihak tertentu, maka jangan terlalu takut melakukannya. Tentu tetap berkoordinasi dengan para orang tua," bebernya.

Menanggapi pendapat para peserta yang tidak nyaman dengan pemberitaan negatif di media cetak dan online tanpa konfirmasi terlebih dahulu ke pihak sekolah, Ahmad Chudhori mewakili Pimpinan Redaksi Riauterkini.com menjelaskan bahwa narasumber miliki hak untuk memberikan hak jawab mengenai pemberitaan tersebut.

"Jika pemberitaan tersebut dianggap tidak benar dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, narasumber dapat langsung menghubungi media yang bersangkutan, dengan mengundang wartawan atau pihak media untuk klarifikasi pemberitaan," jelasnya.

Diharapkannya, dengan gelaran pihaknya mampu menjadi jembatan penghubung antar saber pungli dan juga para kepala sekolah SD dan SMP Pekanbaru untuk menyampaikan aspirasinya.

Sementara itu, Armiaty selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pekanbaru mengatakan gekaran ini sangat positif. Dimana dapat menjadi ajang diskusi yang bagus, interaktif dan meningkatkan wawasan para kepala sekolah.

"Kita cukup terbantu dengan gelaran ini, tentunya dalam peningkatan pemahaman kita terhadap tata cara kerja saber pungli. Tak hanya itu, kita juga lebih paham dengan tindakan yabg boleh dilakukan dan yang dianggap sebagai pungli di ranah pendidikan," singkatnya.***(rul)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Pasca Pindah Kewenangan,
Disdik Riau Diminta Bentuk Kerja Sama di Tiap Kabupaten

- Program Guru Garis Depan,
Bengkalis Terima Jatah 150 CPNS Guru SD dan SMP

- Enam Bulan Tidak Gajian,
18 Penjaga Sekolah di Pekanbaru Mengadu ke Komisi E DPRD Riau

- Syarat Legalisir KK untuk PPDB SMP Negeri di Mandau Dikeluhkan Wali Murid
- Pelalawan Raih Peringkat Pertama UASBN Tingkat SD se-Provinsi Riau
- Pemprov Riau Tuntaskan Verifikasi Faktual 2.586 Guru Honor Daerah
- Kadisdik Bengkalis Tegaskan PPDB Tingkat SMP di Mandau Kambali ke Sistem Rayon


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.46.150
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com