Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 28 Mei 2018 13:59
Ulama Suluk Dukung dan Doakan Firdaus-Rusli di Pilgubri 2018

Senin, 28 Mei 2018 13:41
Pemkab Inhil Buka Puasa Bersama Pengurus KKIH di Jakarta

Senin, 28 Mei 2018 12:46
Tanda-tandanya Harapan Riau jadi Embarkasi Haji Antara Kandas

Senin, 28 Mei 2018 12:43
131 Laporan Korban Abu Tours Diserahkan ke Polda Sulsel

Senin, 28 Mei 2018 11:21
Antisipasi Kemarau dan Asian Games, Status Siaga Darurat Karhutla Diperpanjang Hingga November

Ahad, 27 Mei 2018 22:29
Prosesi Pelantikan Hingga Sahur,
Yayasan Matankari Fokus Percepatan Pembangunan Balai Adat Andiko dan Museum


Ahad, 27 Mei 2018 22:19
Terpilih Defenitif, Rinaldi Resmi Pimpin Kepengurusan DPW PSI Riau

Ahad, 27 Mei 2018 22:11
Safari Ramadhan,
Legislator Pekanbaru Ini Gelar Bukber dengan Jamaah Masjid Al Hasan, Tampan


Ahad, 27 Mei 2018 21:36
Buka Puasa Bersama LBDH,
Warga Parit 13: Wardan Sangat Responsif dengan Aspirasi Kami


Ahad, 27 Mei 2018 21:32
T Zulmizan: Masyarakat 11 Kabupaten/Kota di Riau Iri dengan Siak


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 Mei 2017 13:02
Puluhan Kepala SD dan SMP Negeri Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Saber Pungli

Sekitar 50 kepala SD dan SMP Negeri di Pekanbaru ikuti sosialisasi saber pungli. Gelaran ini adalah kolaborasi tim Saber Pungli bersama Riauterkini.com dan didukung penuh Disdik Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Sekira 50-an kepala SD dan SMP negeri di Pekanbaru mengikuti sosialisasi saber pungli yang digelar di salah satu hotel di Pekanbaru, Jumat (12/5/17). Kepala Dinas Pendidikan Riau yang diwakili Nur Faisal mengungkapkan, gelaran ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan para kepala sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Pekanbaru. "Ini adalah gekaran yang kedua kalinya, dimana sebelumnya kita lakukan beberapa waktu lalu. Tentu kegiatan ini sangat potensial sebagai antisipasi pungutan liar di sekolah," katanya.

Lanjutnya lagi, kegiatan ini dirasa sangat penting di dunia pendidikan sebab dunia pendidikan adalah salah satu pencetus generasi muda masa depan. "Ini kita lakukan di moment penerimaan murid baru tahun ini," terangnya.

Sementara itu, M. Amin mewakili Tim Saber Kejaksaan Pekanbaru menjelaskan gelaran ini adalah upaya sebagai ajang untuk menampung pendapat dari seluruh peserta yang hadir. "Kita memberikan informasi mengenai tata cara penanganan saber pungli yang meliputi empat devisi mulai dari intelegen, penindakan, analisis dan sebagainya," katanya.

Sementara terkait 58 item tentang tindakan pungli di ranah pendidikan yang diputuskan pada pertemuan sebelumnya, masih akan didiskusikan serta dipilah mana yang memang tidak diperbolehkan.

"Kita akan diskusikan masalah 58 item yang memang didesak oleh para peserta untuk dihilangkan. Namun, untuk lebih mudahnya selama tindakan yang diambil oleh kepala sekolah tidak menguntungkan pihak-pihak tertentu, maka jangan terlalu takut melakukannya. Tentu tetap berkoordinasi dengan para orang tua," bebernya.

Menanggapi pendapat para peserta yang tidak nyaman dengan pemberitaan negatif di media cetak dan online tanpa konfirmasi terlebih dahulu ke pihak sekolah, Ahmad Chudhori mewakili Pimpinan Redaksi Riauterkini.com menjelaskan bahwa narasumber miliki hak untuk memberikan hak jawab mengenai pemberitaan tersebut.

"Jika pemberitaan tersebut dianggap tidak benar dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, narasumber dapat langsung menghubungi media yang bersangkutan, dengan mengundang wartawan atau pihak media untuk klarifikasi pemberitaan," jelasnya.

Diharapkannya, dengan gelaran pihaknya mampu menjadi jembatan penghubung antar saber pungli dan juga para kepala sekolah SD dan SMP Pekanbaru untuk menyampaikan aspirasinya.

Sementara itu, Armiaty selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pekanbaru mengatakan gekaran ini sangat positif. Dimana dapat menjadi ajang diskusi yang bagus, interaktif dan meningkatkan wawasan para kepala sekolah.

"Kita cukup terbantu dengan gelaran ini, tentunya dalam peningkatan pemahaman kita terhadap tata cara kerja saber pungli. Tak hanya itu, kita juga lebih paham dengan tindakan yabg boleh dilakukan dan yang dianggap sebagai pungli di ranah pendidikan," singkatnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Terbentur Anggaran, Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10
- Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka
- Hasil UN SMP Pelalawan Duduki Peringkat 8 Riau
- Kelulusan UN SMP Sederajat, Bengkalis Peringkat Ketiga Riau
- Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL
- Pasar Ramadhan Permudah Warga Bengkalis Mencari Jajanan Berbuka
- Dukung Pendidikan, Mandiri Syariah Serahkan Kendaraan Operasional untuk UIR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com