Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 22:36
Palsukan SIM, Lima Warga Inhu Ditangkap Polisi

Ahad, 22 Oktober 2017 22:31
Serahkan 30 Ribu Bibit Ikan,
Gubri Hadiri Apel Akbar Acara Santri Nasional


Ahad, 22 Oktober 2017 21:21
Soal Hoax Wahana Riau,
Kapolda Riau Serahkan Bidkum untuk Tindaklanjuti Proses Hukumnya


Ahad, 22 Oktober 2017 19:57
Kapolda Riau Minta Maaf Soal Hoax Satu Media Online

Ahad, 22 Oktober 2017 19:13
Marak Pencabulan Anak,
Kemenag Rohul Intruksikan Penyuluh Agama Gencar Sosialisasi


Ahad, 22 Oktober 2017 19:09
Setelah Disindir, PT EMA Baru Bantu Rp 300 Juta untuk Korban Dampak Limbah di Rohul

Ahad, 22 Oktober 2017 17:26
Fikri Wahyudi Hamdani Pimpin Ketua IKA SMA Negeri 10 Pekanbaru

Ahad, 22 Oktober 2017 17:11
Sukses Konsolidasi, Keanggotaan dan Program, MPC PP Bengkalis Juara III Riau

Ahad, 22 Oktober 2017 17:03
Peserta Seminar Edukasi Uang Digital Bitconnect Coin Membludak

Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 13 Juni 2017 14:18
Kadisdik Bengkalis Tegaskan PPDB Tingkat SMP di Mandau Kambali ke Sistem Rayon

Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB tingkat SMP di Mandau tak lagi menggunakan sistem rangking, melainkan kembali ke sistem rayon.

Riauterkini - DURI - Kabar baik bagi Masyarakat Kota Duri, Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan segera mampir. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali seperti sistem Rayon dan tidak sistem rangking.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis, Edi Sakura MP.d beberapa waktu lalu kepada sejumlah wartawan di Duri.

" Saya tegaskan, utamakan anak - anak dilingkungan sekitar sekolah dan jangan berlakukan sistem rangking,"ujarnya.

Terang saja, kebijakan Kadisdik Bengkalis yang juga mantan Kepala SMPN 3 Mandau itu disambut baik oleh masyarakat khususnya yang anaknya menamatkan pendidikan Sekolah Dasar dan ingin melanjutkan kejenjang SMP.

" Alhamdulillah, Allah mendengarkan doa kami melalui kebijakan Kepala dinas yang telah memberlakukan sistem Rayon pada PPDB tahun ini. Yang pastinya seluruh masyarakat terbantu sekali,"ungkap Rodi, salah seorang masyarakat Kelurahan Duri Timur.

Seperti diketahui, pada tahun - tahun sebelumnya, kisruh di sejumlah sekolah kerap terjadi saat PPDB berlangsung. Kebijakan sekolah yang menerapkan sistem rangking dalam merekrut calon siswanya acap kali menjadi momok bagi warga disekitar sekolah yang dituju dikarenakan nilai yang tidak mencukupi hingga warga disekitar sekolah dipaksa harus menempuh pendidikan jauh dari sekolah yang ada lingkungannya.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau

- Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan

- Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi
- Sejak Januari, Ratusan Guru Honor MA Bengkalis Tidak Terima TP
- Peringati Sumpah Pemuda,
Riau Siapkan Deklarasi Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi

- Kantongi Akreditasi B, STAILe Kini Sejajar dengan PT Ternama di Indonesia
- Kadisdik Bengkalis Taja Silaturrahmi dan Bimtek Guru di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.155.169
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com