Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 09:54
Kesakitan Dicekik, Pejual Buah di Rengat Tikam Preman Hingga Tewas

Kamis, 24 Agustus 2017 09:53
Hari Kedua Pacu Jaur 2017, Sebanyak 97 Jalur Siap Beradu Cepat

Kamis, 24 Agustus 2017 09:04
Lukman Edy Sebut UU Baru Memungkinkan Dana Kampanye Peserta Pilkada Diaudit

Kamis, 24 Agustus 2017 07:54
Penyelumdup di Bengkalis Serang dan Larikan Pistoll Aparat Bea Cukai

Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 13 Juni 2017 14:18
Kadisdik Bengkalis Tegaskan PPDB Tingkat SMP di Mandau Kambali ke Sistem Rayon

Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB tingkat SMP di Mandau tak lagi menggunakan sistem rangking, melainkan kembali ke sistem rayon.

Riauterkini - DURI - Kabar baik bagi Masyarakat Kota Duri, Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan segera mampir. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali seperti sistem Rayon dan tidak sistem rangking.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis, Edi Sakura MP.d beberapa waktu lalu kepada sejumlah wartawan di Duri.

" Saya tegaskan, utamakan anak - anak dilingkungan sekitar sekolah dan jangan berlakukan sistem rangking,"ujarnya.

Terang saja, kebijakan Kadisdik Bengkalis yang juga mantan Kepala SMPN 3 Mandau itu disambut baik oleh masyarakat khususnya yang anaknya menamatkan pendidikan Sekolah Dasar dan ingin melanjutkan kejenjang SMP.

" Alhamdulillah, Allah mendengarkan doa kami melalui kebijakan Kepala dinas yang telah memberlakukan sistem Rayon pada PPDB tahun ini. Yang pastinya seluruh masyarakat terbantu sekali,"ungkap Rodi, salah seorang masyarakat Kelurahan Duri Timur.

Seperti diketahui, pada tahun - tahun sebelumnya, kisruh di sejumlah sekolah kerap terjadi saat PPDB berlangsung. Kebijakan sekolah yang menerapkan sistem rangking dalam merekrut calon siswanya acap kali menjadi momok bagi warga disekitar sekolah yang dituju dikarenakan nilai yang tidak mencukupi hingga warga disekitar sekolah dipaksa harus menempuh pendidikan jauh dari sekolah yang ada lingkungannya.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Usai Direnovasi PT RAPP,
Istri Kapolda Riau Resmikan Resmikan Pemakaian Kembali SD Bhayakari Pekanbaru

- PCR Expo 2017, Cara Jitu Kenalkan Jurusan Akademik ke Masyarakat
- Gubri Temu Ramah dengan Guru dan Jajaran Dinas Pendidikan di Dumai
- Universitas Riau Dukung Program Budidaya Kurma di Desa Babussalam, Rohul
- HUT RI di Kepenuhan, Ratusan Pelajar Rohul Arak Bendera Merah Putih Sepanjang 72 Meter
- Sambut Kemerdekaan RI,
IBS Gelar Doa dan Khatam Al Quran Sebanyak 17 Kali

- Mahasiswa KKN UMRI Gelar Pengobatan Gratis di Kelurahan Sukamulia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.52.86
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com