Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 19 Juni 2017 16:18
Enam Bulan Tidak Gajian,
18 Penjaga Sekolah di Pekanbaru Mengadu ke Komisi E DPRD Riau


Sebanyak 18 penjaga sekolah setingka SMA di Pekanbaru, mengadu ke Komisi E DPRD Riau. Sudah enam bulan mereka tak gajian.

Riauterkini-PEKANBARU- Enam bulan tidak gajian,18 penjaga SMA dan Delapan penjaga SMK di Kota Pekanbaru mengadu ke anggota Komisi E DPRD Riau. Para penjaga sekolah mengharapkan agar pembayaran gaji dan tunjangan dapat dibayarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi.

"Mereka sangat berharap, jelang Hari Raya ini, segala hal yang berkaitan dengan gaji dan tunjangan bisa dibayarkan. Enam bulan tidak dibayarkan," kata Ade Hartati Rahmat, anggota Komisi E DPRD Riau kepada wartawan, Senin (19/06/17).

Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera mengakomodir pembayaran gaji yang dimaksud, apakah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan BOS Daerah.

"Kita sudah wanti-wanti Pemprov menyangkut peralihan kewenangan agar diselesaikan segera. Termasuk hak mereka, enam bulan tidak dibayarkan, saya minta segera dituntaskan. Pembayaran sesuai UU melalui dana BOS sampai hari ini belum terealisasikan," ungkapnya.

Di samping itu, ia mengatakan bahwa sudah melakukan koordinasi dengan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Riau. Pihak Disdik berjanji akan menyelesaikan persoalan ini, dalam waktu dekat.

"Saya sudah kontak Sekretaris Disdik. Dia minta waktu sampai siang besok, kami harapkan sebelum lebaran sudah dibayarkan, ini kan hak mereka, sehingga tidak ada yang terzalimi," tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
informen
Hati hati dengan forum forum guru yang sudah minta duit sana sini kepada guru guru sekolah se riau dengan menjual gubernur riau sebgai penasehat organisasi guru karna dia penipu besar

Cindy
Maenkan sabung ayam terbaru sm558 Ayo join dengan kami sekarang juga Bisa kunjungi website www(titik)bolavita(titik)com Info, segera hubungi : BBM : D8C363CA wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com

karina
Lebaran Sudah Hampir Tiba . Segera Cari Uang Lebaran Di Agen Sabung Ayam Terbaik di Indonesia Bolavita,Net Mitra Resmi Dewasabungayam!! Promo Special Setiap Minggu Ada Bonus Cashback !! Hubungi Kami Hanya di whatup : 6281377055002 BBM: BOLAVITA (NEW) #dewasabungayam #ayampw #bolavita #spor


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi
- Sejak Januari, Ratusan Guru Honor MA Bengkalis Tidak Terima TP
- Peringati Sumpah Pemuda,
Riau Siapkan Deklarasi Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi

- Kantongi Akreditasi B, STAILe Kini Sejajar dengan PT Ternama di Indonesia
- Kadisdik Bengkalis Taja Silaturrahmi dan Bimtek Guru di Duri
- Koleksi 2.700 Buku, Perpustakaan DPRD Bengkalis Juara II Lomba se-Riau
- Berikan Piagam Penghargaan,
Bupati Pelalawan Motivasi 1500 Siswa SMA Kelas 12



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.79.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com