Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 Juli 2017 19:15
Sahril Dilantik Sebagai Ketua Golkar Pekanbaru 2017-2022

Sabtu, 22 Juli 2017 19:10
Target Indonesia Layak Anak Tahun 2030

Sabtu, 22 Juli 2017 18:24
Bupati Inhil Hadiri Halal Bihalal Forum RT/RW Kelurahan Sungai Beringin

Sabtu, 22 Juli 2017 18:19
Ledakan TNT di Rohul, Dua dari Empat Korban Dirawat di RSUD Sudah Pulang

Sabtu, 22 Juli 2017 18:04
Balai Monitoring Riau Evaluasi Uji Coba Siaran Gemilang FM

Sabtu, 22 Juli 2017 18:01
Penyediaan Solusi Jasa Keuangan,
MNC Capital Indonesia Gandeng Bank Riau Kepri


Sabtu, 22 Juli 2017 17:48
Sahril Dilantik sebagai Ketua Golkar Pekanbaru

Sabtu, 22 Juli 2017 17:44
Jelang Pilgubri 2018,
Syamsuar Ambil Formulir di PAN


Sabtu, 22 Juli 2017 17:38
Pendukung Balon Gubri Khairuddin Al-Young Riau Siap Bentuk Tim Relawan di Bengkalis

Sabtu, 22 Juli 2017 16:47
Banggakan Nama Riau,
Utusan Garda Bangsa Riau Masuk Final Musabaqoh Kitab Kuning Tingkat Nasional




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 12 Juli 2017 14:30
Gagal PPDB, Masyarakat Tualang Siak Paksakan Anaknya Msuk Sekolah Negeri

Minat para orangtua memasukkan anaknya ke sekolah negeri sangat tinggi di Tualang, Siak. Walau kuota terbatas, mereka tetap memaksa.

Riauterkini - SIAK - Minat orang tua dan calon siswa di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak yang ingin belajar di sekolah negeri sangat tinggi. Berbanding terbalik dengan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di enam sekolah swasta. Termasuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 yang sampai saat ini justru hanya ada 7 calon siswa yang mendaftar.

Hal ini tergambar dari pertemuan antara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Riau Rudyanto, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Siak Prapto, enam kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Tualang, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tualang, membahas solusi 322 siswa yang gagal masuk karena keterbatasan kuota pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017.

Hadir juga pada kesempatan ini, sejumlah anggota DPRD Siak, tokoh dan masyarakat tempatan. Mayoritas masyarakat yang hadir saat terkesan memaksakan kehendak, anak-anak mereka agar bisa masuk ke sekolah negeri, khususnya SMA Negeri 2 yang menjadi pavorit belajar.

Pada pertemuan ini, sempat dibahas sejumlah sekolah swasta yang bisa menjadi alternatif bagi siswa yang tak gagal masuk di sekolah negeri. Namun sepertinya tak ada respon dari warga yang hadir. Justru solusi rapat berbuah penambahan ruang kelas baru di enam sekolah negeri.

Kepala Sekolah SMAN 2 Yulita selaku tuan rumah penyelenggara pertemuan tersebut sempat mengutarakan kurangnya jumlah tenaga pengajar sebanyak 10 guru di sekolah yang dipimpinnya. Hal ini sempat disela Rudyanto, apakah sekolah siap dengan keterbatasan jumlah pengajar tersebut.

"Ibu saya tanya siap tidak dengan kekurangan guru. Saya tak mau ini jadi persoalan kemudian," kata Rudyanto.

Namun karena pembukaan ruang kelas dipandang alternatif dalam mengakomodir siswa yang belum terakomidir, sehinga sekolah pun diminta membukanya berdasarkan kesepakatan mayoritas rapat yang hadir pada pertemuan tersebut.‎

Rudyanto sendiri yang beberapa kali menerima kritikan dari peserta yang hadir terkait kekisruhan PPDB tersebut, termasuk sejumlah anggota DPRD Siak yang hadir.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, enam sekolah negeri di Tualang akhirnya menyanggupi penambahan jumlah siswa. Yakni, SMAN 1 Tualang menambah jumlah siswa tambahan menjadi 72 siswa.

Kemudian SMAN 2 Tualang yang semula hanya menyanggupi penambahan sebanyak 36 siswa bertambah menjadi 72 siswa. SMAN 3 Tualang bersedua menambah 72 siswa. Lalu untuk SMAN 4 Tualang menambah jumlah siswa tambahan jadi 55 siswa. Begitu juga SMAN 5 Tualang 60 siswa serta SMAN 6 Tualang bersedia 46 siswa.

Hal ini sangat ironis, dengan keberadaan sejumlah sekolah swasta di Tualang tak diminati warga. ***(mok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
bermain adu ayam terbaik indonesia Dengan hanya minimal deposit 50.000 IDR sudah bisa bermain di game online kami dewasabungayam com/ New pin D8C363CA dewasabungayam/com sabungayam/ninja sabungayam/top ayamjago/net ayambirma/com sambungayam/com sabung/pw sabungayam/pw sabungayam/in sab


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Gubri Ajak Pramuka Perangi Narkoba
- Bonus Rp7 Juta dari Gubri untuk Peraih Emas ICHO di Thailand Bidang Kimia
- Jadi Irup di SMAN 8 Pekanbaru, Gubri Puji Peraih Emas Bidang Kimia ICHO di Thailand
- Aklamasi, Junaidi Pimpin Kwarcab 04.02 Gerakan Pramuka Inhil
- Direktur RAPP Beberkan Rahasia Sukses Berkarir
- Warga Mandau Kecewa, Pemerintah tak Punya Solusi Sengkarut Penerimaan Murid Baru
- Sisa 322 Peminat 6 SMA Negeri Ditualang, Siak Diakomodir Lewat Tes Ulang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.126.136
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com