Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 26 April 2018 19:25
Kampanye di Desa Paling Ujung Utara Inhil,
Tokoh Masyarakat Nilai Wardan Pemimpin Yang Menepati Janji


Kamis, 26 April 2018 19:14
Menangkan Syam Edy, PKS Riau Maksimalkan Peran BCAD

Kamis, 26 April 2018 19:11
Dishub Dumai Bersama Tim Yustisi Bahas Persoalan Parkir

Kamis, 26 April 2018 19:08
Ketua DPD PAN Bengkalis: Menyebut Syamsuar Sama dengan Menyebut Prestasi dan Keberhasilannya

Kamis, 26 April 2018 19:05
Sudah TT, 24 Calon Maju di Pemilihan DPD RI 

Kamis, 26 April 2018 19:03
Mei, Uang Ganti Rugi Lahan Tol Pekanbaru Dumai Mulai Dititipkan ke Pengadilan

Kamis, 26 April 2018 18:30
Terseret Aspal, Seorang Wanita di Tenayan Raya Pekanbaru Tewas Dijambret

Kamis, 26 April 2018 17:41
Korupsi Anggaran Bappeda Rohil, PPTK Divonis 16 Bulan Penjara

Kamis, 26 April 2018 17:37
Suguhkan Berbagai Varian Audio Berkualitas, JBL Store Hadir di Pekanbaru

Kamis, 26 April 2018 16:47
AHM Mulai Buka Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda 2018


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juli 2017 13:00
Warga Mandau Kecewa, Pemerintah tak Punya Solusi Sengkarut Penerimaan Murid Baru

Setiap tahun terus terulang sengkarut penerimaan murid baru di sekolah negeri di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Masyarakat kecewa, pemerintah seperti tutup mata dan tak punya solusi.

Riauterkini - DURI - Meski Proses Belajar Mengajar (PBM) telah memasuki babak baru, namun cerita sedih justru semakin mencuat di Kota Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis. Belasan calon siswa yang tercatat masih berdomisili disekitar lingkungan sekolah, nasibnya masih terombang - ambing tanpa kepastian.

Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Mandau. Memberlakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menggunakan sistem Online, justru situasinya semakin memburuk bahkan menimbulkan kisruh hingga berujung aksi penggembokan pagar sekolah tersebut untuk kedua kalinya oleh calon orangtua siswa.

Hal tersebut semakin meruncing dengan sikap tutup mulut Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui perpanjangan tangannya dan seakan tidak mau tau akan nasib masyarakat yang berkeinginan kuat sekolah namun keterbatasan nilai akhir.

" Kalau ditanya soal PPDB ditingkat SMA, saya No Comment,"ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis, Edi Sakura saat dikonfirmasi riauterkini.com beberapa waktu lalu.

Dalam aksi penggembokan pagar SMAN 3 Mandau itu, koordinator aksi, Muslim SH menyatakan kekecewaannya terkait sikap kaku pihak sekolah dan Pemerintah.

" Anak mau sekolah aja kok dipersulit. Jika pimpinan ditingkat sekolah, Disdik Kabupaten dan Disdik Propinsi tidak bisa menanggulangi masalah ini, lebih baik mundur teratur dikarenakan masalah ini adalah masalah generasi penerus bangsa,"ujarnya berapi - api.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
bermain adu ayam terbaik indonesia Dengan hanya minimal deposit 50.000 IDR sudah bisa bermain di game online kami dewasabungayam com/ New pin D8C363CA dewasabungayam/com sabungayam/ninja sabungayam/top ayamjago/net ayambirma/com sambungayam/com sabung/pw sabungayam/pw sabungayam/in sab


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Wabup Pelalawan Tinjau Pelaksanaan UNBK SMP di Kompleks RAPP
- Pengurus PC PMII Kota Pekanbaru Priode 2018-2019 Dilantik
- Pemprov Riau Diminta Rancang Layanan Kesehatan dan Pendidikan untuk Pengidap Autis
- Gaji Guru Bantu di Kota Pekanbaru untuk Triwulan I Cair
- Sempat Disconnect 1 Jam, Hadapi UNBK Perdana Sejumlah Pelajar SMP di Bengkalis Was-was
- Diikuti 12.000 Peserta, Bupati Bengkalis Tinjau UN Tingkat SMP di Duri
- Sekdaprov Riau Resmikan SMA Negeri 2 Lubuk Batu Jaya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.127
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com