Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Juli 2017 23:02
Ada Fakta, Bupati Bengkalis Minta Masyarakat Laporkan ASN yang Minta Setoran Proyek

Kamis, 27 Juli 2017 23:01
Korban Puting Beliung di Rohul Terima Bantuan Sembako dan Paket Kesehatan

Kamis, 27 Juli 2017 22:58
Kabag Humas Pemkab Bengkalis Bantah Kediaman Bupati sebagai Tempat Nego Proyek

Kamis, 27 Juli 2017 21:15
Bupati Rohul Kunjungan ke Pu‎skesmas Rambah Samo II dan Desa Masda Makmur

Kamis, 27 Juli 2017 21:03
Jelang Pilgubri,
Kepala Daerah Dilarang Lakukan Mutasi Enam Bulan Terhitung Penetapan Paslon


Kamis, 27 Juli 2017 20:32
Pansus RTRW Riau Usulkan Pemutihan 410 Ribu Hektar Lahan ke Kementerian LHK

Kamis, 27 Juli 2017 20:27
Pemkab Kuansing Studi Banding Soal BLUD ke Kabupaten Gunung Kidul

Kamis, 27 Juli 2017 19:10
Di Sungai Kerumutan,
Legislator Pelalawan Sayangkan Arogansi PT MAS Larang Warga Pasang Perangkap Ikan


Kamis, 27 Juli 2017 18:01
Begini Cerita Wabup Kuansing Saat Melihat Kemolekan Hutan Pinus di Bantul

Kamis, 27 Juli 2017 17:51
Dipimpin Presiden Jokowi, Gubri Hadiri Rakornas TPID di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 13 Juli 2017 13:00
Warga Mandau Kecewa, Pemerintah tak Punya Solusi Sengkarut Penerimaan Murid Baru

Setiap tahun terus terulang sengkarut penerimaan murid baru di sekolah negeri di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Masyarakat kecewa, pemerintah seperti tutup mata dan tak punya solusi.

Riauterkini - DURI - Meski Proses Belajar Mengajar (PBM) telah memasuki babak baru, namun cerita sedih justru semakin mencuat di Kota Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis. Belasan calon siswa yang tercatat masih berdomisili disekitar lingkungan sekolah, nasibnya masih terombang - ambing tanpa kepastian.

Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Mandau. Memberlakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menggunakan sistem Online, justru situasinya semakin memburuk bahkan menimbulkan kisruh hingga berujung aksi penggembokan pagar sekolah tersebut untuk kedua kalinya oleh calon orangtua siswa.

Hal tersebut semakin meruncing dengan sikap tutup mulut Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui perpanjangan tangannya dan seakan tidak mau tau akan nasib masyarakat yang berkeinginan kuat sekolah namun keterbatasan nilai akhir.

" Kalau ditanya soal PPDB ditingkat SMA, saya No Comment,"ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis, Edi Sakura saat dikonfirmasi riauterkini.com beberapa waktu lalu.

Dalam aksi penggembokan pagar SMAN 3 Mandau itu, koordinator aksi, Muslim SH menyatakan kekecewaannya terkait sikap kaku pihak sekolah dan Pemerintah.

" Anak mau sekolah aja kok dipersulit. Jika pimpinan ditingkat sekolah, Disdik Kabupaten dan Disdik Propinsi tidak bisa menanggulangi masalah ini, lebih baik mundur teratur dikarenakan masalah ini adalah masalah generasi penerus bangsa,"ujarnya berapi - api.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
bermain adu ayam terbaik indonesia Dengan hanya minimal deposit 50.000 IDR sudah bisa bermain di game online kami dewasabungayam com/ New pin D8C363CA dewasabungayam/com sabungayam/ninja sabungayam/top ayamjago/net ayambirma/com sambungayam/com sabung/pw sabungayam/pw sabungayam/in sab


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Peringati HAN 2017,
Mahasiswa KKN UR Ajarkan Cara Menyiikat Gigi ke Murid SD di Rohul

- Berpolemik,
Forgupahsn Riau Tolak Gaji Guru dan Honorer Dibayar via Rekening Bendahara Sekolah

- SMP 20 Pekanbaru Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri
- Gubri Ajak Pramuka Perangi Narkoba
- Bonus Rp7 Juta dari Gubri untuk Peraih Emas ICHO di Thailand Bidang Kimia
- Jadi Irup di SMAN 8 Pekanbaru, Gubri Puji Peraih Emas Bidang Kimia ICHO di Thailand
- Aklamasi, Junaidi Pimpin Kwarcab 04.02 Gerakan Pramuka Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.108.189
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com