Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 21:20
Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun

Kamis, 19 Juli 2018 21:15
Memasuki Musim Haji, Telkomsel Hadirkan Layanan Komunikasi Paket Haji 3 in 1

Kamis, 19 Juli 2018 21:13
Launching Program Indonesia Berqurban, ACT Targetkan 65 Ribu Hewan Qurban Disalurkan

Kamis, 19 Juli 2018 19:42
Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang

Kamis, 19 Juli 2018 19:08
Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa

Kamis, 19 Juli 2018 18:36
Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau

Kamis, 19 Juli 2018 18:32
Ikuti Pekan Pameran LHK 2018, PT RAPP Bertekad Dirikan Bank Sampah

Kamis, 19 Juli 2018 18:28
Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme

Kamis, 19 Juli 2018 18:24
Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis

Kamis, 19 Juli 2018 18:20
‎Jelang Latihan TNI AU di Bandara Pasirpangaraian,
Pangkoops AU I dan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koops Sudah Tiba di Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 2 Agustus 2017 07:23
Difasilitasi Komisi V DPRD Riau,
, Jawaban Kemendik Tutup Peluang Murid Susulan di SMAN 2 Mandau


Puluhan orang tua murid yang menginginkan anaknya disusulkan masuk ke SMAN 2 Mandau kandas. Jawaban Kementerian Pendidikan yang disampaikan melalui Komisi V DPRD Riau menutup peluang tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU- Harapan puluhan orang tua dan wali murid di Mandau, Kabupaten Bengkalis untuk tetap menyekolahkan anaknya meskipun quotanya sudah penuh di SMA 2 Mandau, tidak terwujud. Walaupun sebelumnya, para orang tua dan wali murid sudah mengikuti hearing dengan Komisi V DPRD Riau yang juga dihadiri Disdik Riau.

"Hasil konsultasi kami dengan Kementerian Pendidikan, untuk sekolah yang quotanya sudah penuh, maka tidak bisa ditambah," kata Ade Agus Hartanto, Sekretaris Komisi V DPRD Riau kepada riauterkinicom, Selasa (01/08/17).

Maka dengan penjelasan Kementerian Pendidikan tersebut, puluhan orang tua dan wali murid di Mandau, tidak bisa menyekolahkan anaknya di SMA 2 Mandau kendati para orang tua maupun wali murid tetap ngotot sebelumnya.

"Dalam aturannya tu, satu sekolah mesti ada 12 rombongan atau kelas belajar, itu pun jika infrastrukturnya mencukupi. Satu kelas minimal 30 orang siswa, maksimal 36 orang. Nah di SMA 2 Mandau itu sudah 12 kelas belajar dan infrastrukturnya mencukupi, satu kelas pun sudah memenuhi persyaratan, makanya tidak bisa ditambah lagi, tidak bisa dipaksakan," ungkapnya.

Jika dipaksakan, maka SMA 2 Mandau terancam tidak bisa mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat, tidak masuk dalam daftar Data Pokok Pendidik (Dapodik) atau sistem pendataan skala nasional yang terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional, yang merupakan bagian dari Program perancanaan pendidikan nasional dalam mewujudkan insan Indonesia yang Cerdas dan Kompetitif.

"Kalau sampai terancam, otomatis pihak sekolah akan mengantisipasinya terlebih dahulu agar ancaman itu tidak terealisasi. Kita pun tidak ingin sesuatu yang dipaksakan, akan berimbas besar terhadap dunia pendidikan, terutama di Mandau," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya menyarankan agar para orang tua maupun wali murid yang dimaksud supaya mendaftarkan anaknya diSMA se-derajat yang quota sekolahnya belum penuh. Ia pun yakni, di Mandau atau Bengkalis masih banyak SMA se-derajat yang quotanya belum penuh, baik di sekolah negeri maupun swasta.

"Tahun depan, tidak ada yang namanya sekolah pavorit, satu sekolah wajib menerima warga tempatan, minimal 3 kilo meter radiusnya dari sekolah. 90 persen warga tempatan wajib diterima. Paling tidak hal ini bisa mengurangi persoalan-persoalan yang muncul," tutupnya. ***(ary)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
PROMO BONUS CASHBACK TERBESAR 10% DAN REFERAL 10%. Penasaran?? AYO JOIN SEKARANG!!!! Dengan Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Dan Profesional, Dan Siap Melayani Anda 24 Jam NonStop Setiap Hari. whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW) Terpercaya..


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- 9 Orang dari 5 Kabupaten Terima Beasiswa Instiper PT RAPP
- ‎Hasil Koordinasi Mahasiswa, Pemkab Siap Dukung Program IPR Yogyakarta Komisariat Rohul
- Murid Baru, Seragam Sekolah Jutaan Rupiah Manuai Kontroversi di Bengkalis
- Bantu Atasi Darurat Sekolah, Masyarakat Duri Timur Sediakan Rombel Kelas Jauh SMA
- Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris,
Lexie Trainings Berikan Pelatihan bagi Guru-guru SMA Dharma Loka

- Gelar Reuni Akbar,
Sekda Pelalawan Jadi Ketua Umum Alumni SMA Angkatan 86 Kota Selatpanjang

- Sistem Zonasi Bikin Calon Siswa Jalur Prestasi dan Luar Kota di Duri Gigit Jari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com