Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Nopember 2017 18:45
Todongkan Senpi, Satriandi si Penjahat Kakap Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 18:38
Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara

Rabu, 22 Nopember 2017 17:57
Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Memonitoring Pilkades Serentak

Rabu, 22 Nopember 2017 17:20
Supir Mengantuk, Mobil Avanza Seruduk Tugu Songket Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 17:14
Pelaku Utama Prmbunuhan Disertai Mutilasi di Rupat Divonis Hukuman Mati

Rabu, 22 Nopember 2017 17:10
Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima

Rabu, 22 Nopember 2017 17:01
Petikan Putusan MA, Johar dan Suparman Divonis 6 Tahun Penjara

Rabu, 22 Nopember 2017 16:20
Perusahaan Wajib Laksanakan,
UMK 2018 Sudah Diteken Gubri


Rabu, 22 Nopember 2017 16:13
Syamsuar Optimis Dapatkan Dukungan Partai di Pilgubri 2018

Rabu, 22 Nopember 2017 16:02
Batas Pembayaran 29 Desember,
Sekdaprov Ingatkan Kontraktor Tuntaskan Administrasi Secepatnya




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 20 Oktober 2017 19:10
Sejak Januari, Ratusan Guru Honor MA Bengkalis Tidak Terima TP

Ratusan guru honor Madrasah Aliyah di Bengkalis sejak Januari lalu tak lagi menerima dana tambahan penghasilan dari Pemkab setempat. Realisasinya menunggu APBD-P Bengkalis disahkan.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekitar 800-an guru honorer di madrasah aliyah (MA) di Kabupaten Bengkalis harus lebih banyak bersabar. Pasalnya, dana tambahan penghasilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dan dikelola Dinas Pendidikan (Disdik) belum dapat direalisasikan sejak Januari 2017 hingga saat ini.

Dan tambahan penghasilan itu tetap akan dibayarkan namun setelah disahkannya APBD Perubahan tahun ini.

Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdik Kabupaten Bengkalis M. Rasyid, SH ketika dikonfirmasi mengatakan, khusus untuk dana tambahan penghasilan guru honor MA diakuinya memang belum direalisasikan. Karena sempat adanya kekhawatiran setelah efektifnya ketentuan pemindahan kewenangan sekolah setingkat MA dari kabupaten ke provinsi.

“Namun setelah kita lakukan koordinasi bersama dengan kementerian agama, Pemda boleh membantu sepanjang kemampuan keuangan daerah. Alhamdulillah tidak ada masalah lagi, data dan anggaran sudah ada tinggal menunggu disahkan APBD Perubahan 2017 nanti,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jum’at (20/10/17).

Sambung Rasyid, begitu APBD Perubahan 2017 disahkan dan dana sudah ada, maka tambahan penghasilan itu akan langsung ditransfer ke masing-masing guru honor MA dari Januari.

“Bantuan itu sudah masuk dalam pengelolaan kita. Guru-guru honor di madrasah sangat membantu meningkatkan mutu pendidikan daerah ini. Tahun ini seluruh dana bantuan tambahan penghasilan untuk guru honor madarasah ada Rp32 miliar,” imbuhnya.***(dik)

Foto : M. Rasyid, SH, Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdik Kabupaten Bengkalis.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf
- Uji Skil, SMKN 1 Tamut Taja SOS Camp Competition III 2017
- Gubri Beri Kuliah Umum di Politeknik Dumai
- Tiga Siswa SMA Mutiara Harapan Borong Gelar Juara di 2nd English Contest Unilak
- Dukung Percepatan Pembangunan,
Aji Pekanbaru Taja Lokakarya Jurnalistik sosialisasi Satu Peta di Riau

- Perlu Perhatian Pemerintah,‎
Siswa SMP LPMD Suka Maju Rohul Numpang Belajar di Bangunan Tua

- Ini Jawaban Bupati Rohul Ketika Ditanya Mahasiswi UPP Kebijakan dalam Mengatasi Pengangguran


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.2.131
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com