Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Nopember 2017 19:49
Bupati Kuanisng Ingatkan OPD Wajib Jaga Arsip

Rabu, 22 Nopember 2017 18:45
Todongkan Senpi, Satriandi si Penjahat Kakap Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 18:38
Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara

Rabu, 22 Nopember 2017 17:57
Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Memonitoring Pilkades Serentak

Rabu, 22 Nopember 2017 17:20
Supir Mengantuk, Mobil Avanza Seruduk Tugu Songket Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 17:14
Pelaku Utama Prmbunuhan Disertai Mutilasi di Rupat Divonis Hukuman Mati

Rabu, 22 Nopember 2017 17:10
Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima

Rabu, 22 Nopember 2017 17:01
Petikan Putusan MA, Johar dan Suparman Divonis 6 Tahun Penjara

Rabu, 22 Nopember 2017 16:20
Perusahaan Wajib Laksanakan,
UMK 2018 Sudah Diteken Gubri


Rabu, 22 Nopember 2017 16:13
Syamsuar Optimis Dapatkan Dukungan Partai di Pilgubri 2018



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Peringatan hari santri nasional, Bank Indonesia menggelar acara sarasehan pondok pesantren se--Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Puluhan imam dan pembina pondok pesantren se-Riau, Ahad (22/10/17) mengikuti acara Sarasehan Pondok Pesantren yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riai.

Acara sarasehan pondok pesantren se Riau ini mengambil tema 'Kemandirian Ekonomi Pesantren se-Provinsi Riau'. Tujuannya adalah agar pesantren yang ada di Riau memiliki unit usaha yang mempu menghasilkan pendapatan bagi pondok pesantren guna kelancaran proses belajar mengajar.

Bukan hanya itu, upaya meningkatkan kemandirian secara ekonomi di seluruh pesantren di Riau juga sekaligus menciptakan santri-santri yang inovatif dan berjiwa enterpreunership.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Siti Astiyah mengatakan bahwa banyak program yang bisa dikembangkan oleh pondok pesantren. Seperti pertanian dengan budidaya sayur dan holtikultura.

"Tetapi bukan hanya sektor pertanian saja yang bisa dikembangkan. Bisa saja mengembangkan perekononiandi sektor  industri atau bisa saja mengembangkan perekonomian di industri kreatif," terangnya.

Siti menambahkan, program kemandirian pondok pesantren di budidaya ikan air tawar. Yaitu budidaya ikan lele di kolam terpal. Budi daya ikan lele ini bisa menghasilkan keuntungan jutaan rupiah.

Pengasuh ponpes Ummu Sulaim Pekanbaru, Khailid Somad mengatakan bahwa dari masukan Bank Indonesia pada acara Hari Santri Nasional cukup memberikan motivasi ke pengurus pondok pesantren. Tidak hanya mengembangkan ilmu keagamaan saja, tetapi juga memberikan motivasi kepada pondok pesantren untuk memvuat unit usaha di pondok pesantrennya.

Selama ini, tambahnya, para santei mengambil bahan makanan ke pasar. Jika punya kebun sayur dan kolam ikan atau kandang ayam, akan dapat mengurangi pengeluaran.

" Ponpes kami masih termurah. Hanya perbulan hanya Rpb700 ribu. Itu dah termasuk makan 3 kali, uang sekolah dan pondokan. Ini saja masih ada wali santri yang merasa keberatan. Itulah sebabnya kemandirian ekonomi yang diusung Bank Indonesiasangat cocok untuk diterapkan," terangnya. untuk memenuhi kebutuhan harian para santri sekaligus salah satu unit usaha, di Ummu Sulaim memiliki unit usaha koperasi santri. Koperasi tersebut dimaksudkan agar oara santri tidak sering keluar kawasan pondok pesantren.*(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf
- Uji Skil, SMKN 1 Tamut Taja SOS Camp Competition III 2017
- Gubri Beri Kuliah Umum di Politeknik Dumai
- Tiga Siswa SMA Mutiara Harapan Borong Gelar Juara di 2nd English Contest Unilak
- Dukung Percepatan Pembangunan,
Aji Pekanbaru Taja Lokakarya Jurnalistik sosialisasi Satu Peta di Riau

- Perlu Perhatian Pemerintah,‎
Siswa SMP LPMD Suka Maju Rohul Numpang Belajar di Bangunan Tua

- Ini Jawaban Bupati Rohul Ketika Ditanya Mahasiswi UPP Kebijakan dalam Mengatasi Pengangguran


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.2.131
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com