Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 16:18
2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting

Senin, 24 September 2018 15:54
‎Ini Jawaban Bupati Sukiman Ditanya Posisi Wakil Bupati Rohul Sudah Lama Kosong

Senin, 24 September 2018 15:41
Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi

Senin, 24 September 2018 15:11
Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional

Senin, 24 September 2018 15:00
Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan

Senin, 24 September 2018 14:44
Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya

Senin, 24 September 2018 13:46
Walau Harga Kakau Cukup Mahal, Namun Petani Kuansing Tetap Kurang Berminat

Senin, 24 September 2018 13:13
Mendagri Baru Kirim SK Wan Thamrin Plt Gubri

Senin, 24 September 2018 12:51
Dilantik Bupati Sukiman, Abdul Haris Resmi Jabat Sekda Rohul

Senin, 24 September 2018 12:47
Ratusan Honorer K2 Adukan Nasib ke DPRD Pelalawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 Januari 2018 15:22
Stop Pungli di Sekolah, 58 Item ini Harus Dipahami Kasek di Duri, Bengkalis

Ada 58 item yang harus dipahami pihak sekolah di Duri sebelum melakukan pungutan terhadap siswa ataupun walinya. Bila melanggar, ada Satgas Pungli yang siap menindak.

Riauterkini - DURI - Meski Presiden Joko widodo telah menerbitkan Perpres Bernomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan tugas Sapu bersih Pungutan liar (Pungli), namun kenyataan dilapangan tidak membuat sejumlah sekolah di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, tak gentar dan terus melakukan aksi yang telah dilarang itu.

Merujuk Perpres yang berisi 58 Item Pungli tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DRPD Bengkalis, Nanang Haryanto secara tegas meminta kepada seluruh sekolah paham dan tidak sekali kali menjalankan perihal yang telah dilarang tersebut jika tidak ingin mendapatkan sanksi.

"Kita harap sekolah paham dan tidak melakukan pelanggaran akan lima puluh delapan item yang ditugaskan kepada Satgas Pungli itu dan butuh sosialisasi penuh," tegasnya.

Dari 58 yang tertera dalam situs saberpungli.id diantaranya Uang pendaftaran masuk, Uang SSP / komite, Uang OSIS, Uang ekstrakulikuler, Uang ujian, Uang daftar ulang, Uang study tour, Uang les Buku ajar, Uang paguyupan/ Uang wisuda, Membawa kue/makanan syukuran, Uang infak, Uang foto copy, Uang perpustakaan, Uang bangunan, Uang LKS dan buku paket, Bantuan Insidental, Uang foto, Uang biaya perpisahan, Sumbangan pergantian kepala sekolah, Uang seragam, Biaya pembuatan pagar/fisik dll, Iuran untuk membeli kenang-kenangan, Uang bimbingan belajar, Uang try out, Iuran pramuka, Asuransi (walau nihil kecelakaan uang tidak dikembalikan, Uang kalender, Uang partisipasi masyarakat untuk mutu pendidikan, Uang koprasi (uang tidak di kembalikan), Uang PMI, Uang dana kelas, Uang denda ketika siswa tidak mengerjakan PR, Uang UNAS, Uang menulis ijazah, Uang formulir, Uang jasa kebersihan, Uang dana sosial, Uang jasa menyebrangkan siswa, Uang map ijazah, Uang STTB legalisir, Uang ke UPTD, Uang administrasi, Uang panitia, Uang jasa guru mendaftarkan ke sekolah selanjutnya, Uang listrik, Uang komputer, Uang bapopsi, Uang jaringan internet, Uang Materai, Uang kartu pelajar, Uang Tes IQ, Uang tes kesehatan, Uang buku TaTib, Uang MOS, Uang tarikan untuk GTT {Guru Tidak Tetap} dan Uang Tahunan {kegunaan gak jelas}.

Dari perintah di situs tersebut juga disertai alamat pengaduan berupa Short Massage Sent (SMS) ke nomor 1193 dan Call Center dinomor 193 serta sertakan identitas pelaku, lokasi kejadian dan instansinya guna memudahkan satgas Pungli melakukan penyelidikan.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com