Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:32
Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju

Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:59
Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 14:41
Dianggarkan Rp40 Miliar, Disdik Riau Diminta Matangkan Persiapan UNBK

Disdik Riau diminta mematangkan persiapan digelarnya Ujian Nasional Berbasis Komputer. Pasalnya, dana yang disiapkan untuk itu tidak sedikit.

Riauterkini-PEKANBARU- Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta untuk mematangkan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan memaksimalkan anggaran yang telah ada. Totalnya mencapai Rp40 miliar untuk UNBK, SMA se-derajat.

"Anggarannya Rp40 miliar. Kita berharap Dinas Pendidkan dapat memaksimalkan anggaran tersebut dengan spek kebutuhanya," kata Aherson, Ketua Komisi V DPRD Riau kepada wartawan, Selasa (13/02/18).

Kemudian, pihaknya juga meminta Dinas Pendidkan untuk segera merealisasikan pengadaan fasilitas komputer menjelang pelaksanaan UNBK yang direncanakan bakal dilaksanakan, April nanti.

"Mestinya di Bulan Januari dan Februari sudah jalan. Apalagi pengadaan alat-alatnya bersifat pembelian lansung. Jadi nantinya dinas yang bersangkutan tidak repot," jelas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini.

Lebih lanjut politisi asal Kuansing ini katakan, pelaksanaan UNBK sendiri sangat diperlukan. Selain mengedepankan transparansi, juga bisa meredam kecurangan-kecurangan yang dikhawatirkan bakal terjadi.

"Juga bisa mempermudah proses penilaian dengan sistem komputerisasi," tutupnya. ***(ary)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri
- 46 Casis dari Lanud Rsn Siap Ikuti Seleksi SMA Pradita Dirgantara
- Pelalawan Kekurangan 6.954 Set Meja-kursi Belajar SD dan SMP
- Kaderisasi Ulama dan Guru Hafiz,
Manara dan MUI Begnkalis Kirim 24 Santri Mondok di Pulau Jawa

- Markas Koramil 02 Rambah 'Diserbu' Puluhan Murid RA Azza Rohul
- Pertanyakan Status, Guru Honor Komite Sekolah Mengadu ke Komisi III DPRD Rohul
- Unri Jadi Tuan Rumah Munas XI BEM SI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.48.147
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com