Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Mei 2018 13:54
Serentak di 12 Kota Sumatera, Telkomsel Taja Sahur Bareng Dhuafa

Jum’at, 25 Mei 2018 13:52
85 Persen Penduduk Pekanbaru Sudah Miliki Akte Kelahiran

Jum’at, 25 Mei 2018 13:48
RT, RW dan Kader Posyandu di Bengkalis Terima Honor

Jum’at, 25 Mei 2018 13:35
Jelang Perpanjangan Status, Satgas Karhutla Riau Gelar Rapat Evaluasi

Jum’at, 25 Mei 2018 13:32
Ditetapkan Tersangka Dugaan Politik Uang, Anggota DPRD Bengkalis Ini Ajukan Prapid ke PN

Jum’at, 25 Mei 2018 07:43
Wasyarakat Kuantan Mudik, Kuansing Siap Menangkan Syamsuar-Edy

Jum’at, 25 Mei 2018 07:40
Hindari Korupsi, 50 Aparatur Desa di Bengkalis Digembleng Soal Hukum

Jum’at, 25 Mei 2018 07:37
Pembina SBAI Tim Garuda Jaya Yuyun Hidayat Buka Seleksi Pemain U-16

Jum’at, 25 Mei 2018 07:33
IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri

Jum’at, 25 Mei 2018 07:27
Ibu-Ibu Pengajian Al Hidayah Perawang Tetap Solid Dukung Paslon Nomor 4


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 14:41
Dianggarkan Rp40 Miliar, Disdik Riau Diminta Matangkan Persiapan UNBK

Disdik Riau diminta mematangkan persiapan digelarnya Ujian Nasional Berbasis Komputer. Pasalnya, dana yang disiapkan untuk itu tidak sedikit.

Riauterkini-PEKANBARU- Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta untuk mematangkan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan memaksimalkan anggaran yang telah ada. Totalnya mencapai Rp40 miliar untuk UNBK, SMA se-derajat.

"Anggarannya Rp40 miliar. Kita berharap Dinas Pendidkan dapat memaksimalkan anggaran tersebut dengan spek kebutuhanya," kata Aherson, Ketua Komisi V DPRD Riau kepada wartawan, Selasa (13/02/18).

Kemudian, pihaknya juga meminta Dinas Pendidkan untuk segera merealisasikan pengadaan fasilitas komputer menjelang pelaksanaan UNBK yang direncanakan bakal dilaksanakan, April nanti.

"Mestinya di Bulan Januari dan Februari sudah jalan. Apalagi pengadaan alat-alatnya bersifat pembelian lansung. Jadi nantinya dinas yang bersangkutan tidak repot," jelas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini.

Lebih lanjut politisi asal Kuansing ini katakan, pelaksanaan UNBK sendiri sangat diperlukan. Selain mengedepankan transparansi, juga bisa meredam kecurangan-kecurangan yang dikhawatirkan bakal terjadi.

"Juga bisa mempermudah proses penilaian dengan sistem komputerisasi," tutupnya. ***(ary)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL
- Pasar Ramadhan Permudah Warga Bengkalis Mencari Jajanan Berbuka
- Dukung Pendidikan, Mandiri Syariah Serahkan Kendaraan Operasional untuk UIR
- IKA Unpad Gelar Workshop Digital Branding di Kampus Univrrab Riau
- Bupati Mursini Wisuda 4.849 Santri dan Sabtriwati MDA se Kuansing
- 172 Lulusan dari 5 Fakultas Umri Diwisuda
- Fakultas Hukum UPP Rohul Jajaki Kerjasama dengan Universitas Indonesia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com