Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 20:40
Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"

Rabu, 12 Desember 2018 19:58
Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus

Rabu, 12 Desember 2018 19:30
Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau

Rabu, 12 Desember 2018 19:24
Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata

Rabu, 12 Desember 2018 18:36
Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes

Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Pebruari 2018 10:00
Pelalawan Kekurangan 6.954 Set Meja-kursi Belajar SD dan SMP

Masih sangat banyak murid SD dan SMP di Pelalawan belajar dengan prasarana minim. Kabupaten tersebut kekurangan hampir 7 ribu set meja-kursi belajar.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Pelalawan meluruskan angka kekurangan meja dan kursi alias meubeler bagi sekolah dasar dan SMP yang sesungguhnya.

Dari keterangan yang disampaikan salah seorang staff Disdik Pelalawan bernama Zulfan, kekurangan Meubeler tersebut bukan 15.420 set. Akan tetapi menurutnya, tidak menyentuh diangka yang diutarakan pada rapat dengar pendapat dengan komisi 1 DPRD Pelalawan, Senin lalu.

Penjelasan rincinya, kata Zulfan, kekurangan meubeler tersebut bermula dengan adanya pembangunan ruang kelas baru tidak disertai dengan meja dan kursi.

"Jadi begini. Jumlah ruang kelas baru yang kita bangun mulai dari tahun 2015 sampai dengan 2017 sebanyak 355 ruang, namun tidak disertai pengadaan meja dan kursinya," tegas Zulfan saat berbincang dengan riauterkini.com, Rabu (21/2/18) seraya mengatakan dari 355 ruang kelas baru ini, dibutuhkan 4.496 set meubeler.

Sementara itu, jumlah kekurangan meja dan kursi tambah dia setelah melalui pendataan yang valid adalah berjumlah 6.954 set. "Jadi total kekurangan Meubeler yang sesungguhnya adalah 4.496 ditambah 6.954 set," tegasnya bukan 15 ribuan seperti yang diutarakan sebelumnya.

Namun ia tidak menampik potensi kekurangan bangku dan meja tersebut bakal bertambah. Hal ini lebih disebabkan oleh kondisi meubeler tak baik berkisar 4.090 set. "Kondisi meubeler kondisi tak baik saat ini untuk SD dan SMP sebanyak 4.090 set. Jadi potensi kekurangan nantinya bisa saja bertambah," tandasnya.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPoker
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Penerima King Faisal Prize Irwandi Jaswir Tampil di Pekanbaru
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com