Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


Ahad, 24 Juni 2018 20:49
Bupati Rohul Sebut Pemekaran 20 Desa Persiapan karena Kepedulian Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 20:34
‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD

Ahad, 24 Juni 2018 20:30
Serah Terima Jabatan Wali Kota Pekanbaru: Terima Kasih Pak Ayat Cahyadi

Ahad, 24 Juni 2018 15:17
Ajak Gunakan Hak Pilih di Pilgubri,
Ketua IPMK2M Pekanbaru: Money Politik dan Golput Mencederai Demokrasi


Ahad, 24 Juni 2018 15:14
Dikawal 'Ketat' Polisi, Hari Ini KPU Bengkalis Distribusikan Logistik Pilgubri ke Kecamatan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Pebruari 2018 10:00
Pelalawan Kekurangan 6.954 Set Meja-kursi Belajar SD dan SMP

Masih sangat banyak murid SD dan SMP di Pelalawan belajar dengan prasarana minim. Kabupaten tersebut kekurangan hampir 7 ribu set meja-kursi belajar.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Pelalawan meluruskan angka kekurangan meja dan kursi alias meubeler bagi sekolah dasar dan SMP yang sesungguhnya.

Dari keterangan yang disampaikan salah seorang staff Disdik Pelalawan bernama Zulfan, kekurangan Meubeler tersebut bukan 15.420 set. Akan tetapi menurutnya, tidak menyentuh diangka yang diutarakan pada rapat dengar pendapat dengan komisi 1 DPRD Pelalawan, Senin lalu.

Penjelasan rincinya, kata Zulfan, kekurangan meubeler tersebut bermula dengan adanya pembangunan ruang kelas baru tidak disertai dengan meja dan kursi.

"Jadi begini. Jumlah ruang kelas baru yang kita bangun mulai dari tahun 2015 sampai dengan 2017 sebanyak 355 ruang, namun tidak disertai pengadaan meja dan kursinya," tegas Zulfan saat berbincang dengan riauterkini.com, Rabu (21/2/18) seraya mengatakan dari 355 ruang kelas baru ini, dibutuhkan 4.496 set meubeler.

Sementara itu, jumlah kekurangan meja dan kursi tambah dia setelah melalui pendataan yang valid adalah berjumlah 6.954 set. "Jadi total kekurangan Meubeler yang sesungguhnya adalah 4.496 ditambah 6.954 set," tegasnya bukan 15 ribuan seperti yang diutarakan sebelumnya.

Namun ia tidak menampik potensi kekurangan bangku dan meja tersebut bakal bertambah. Hal ini lebih disebabkan oleh kondisi meubeler tak baik berkisar 4.090 set. "Kondisi meubeler kondisi tak baik saat ini untuk SD dan SMP sebanyak 4.090 set. Jadi potensi kekurangan nantinya bisa saja bertambah," tandasnya.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPoker
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau

- Usai Lebaran, Mendikbud Launching Mulok Budaya Melayu
- Kecam Aksi Teror di Kampus, Civitas STIH Persada Bunda Tegaskan Tolak Paham Radikalisme
- Bangganya Ketua STIH PB Melihat Sejumlah Alumninya Dilantik jadi Advokat
- Pemkab Rohul dan Fakultas Teknik UIR Teken MoA Untuk Penetapan dan Penegasan Batas Desa
- PPBD Tingkat SD Tahun Ajaran Baru,
Anak Dibawah Tujuh Tahun Wajib Lamprikan Hasil Uji Psikolog

- Belum Punya Asrama, Mahasiswa Riau di Kairo Galang Dana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com