Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

Selasa, 25 September 2018 13:24
Anggaran Diajukan Rp2,4 Miliar,
Ini Nama 51 Desa di Rohul yang Akan Gelar Pilkades Serentak Desember 2018


Selasa, 25 September 2018 13:21
Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau

Selasa, 25 September 2018 12:48
BKD Riau Janji Teruskan Tuntutan Pegawai Honor ke Menpan dan BKN Pusat

Selasa, 25 September 2018 12:05
Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Honorer K2 Geruduk Kantor Gubri

Selasa, 25 September 2018 11:46
Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi

Selasa, 25 September 2018 11:33
Asisten II Setdakab Inhil Buka MTQ XI Tingkat Kecamatan Pulau Burung

Selasa, 25 September 2018 09:12
Sebanyak 23 Hotspot Terpantau di Sumatera, 12 Diantaranya Ada di Riau

Selasa, 25 September 2018 07:13
Dua Atlit Sepak Takraw Bengkalis Wakili Indonesia Ikuti Kejuaraan di Thailand

Selasa, 25 September 2018 00:54
Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Pebruari 2018 10:00
Pelalawan Kekurangan 6.954 Set Meja-kursi Belajar SD dan SMP

Masih sangat banyak murid SD dan SMP di Pelalawan belajar dengan prasarana minim. Kabupaten tersebut kekurangan hampir 7 ribu set meja-kursi belajar.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Pelalawan meluruskan angka kekurangan meja dan kursi alias meubeler bagi sekolah dasar dan SMP yang sesungguhnya.

Dari keterangan yang disampaikan salah seorang staff Disdik Pelalawan bernama Zulfan, kekurangan Meubeler tersebut bukan 15.420 set. Akan tetapi menurutnya, tidak menyentuh diangka yang diutarakan pada rapat dengar pendapat dengan komisi 1 DPRD Pelalawan, Senin lalu.

Penjelasan rincinya, kata Zulfan, kekurangan meubeler tersebut bermula dengan adanya pembangunan ruang kelas baru tidak disertai dengan meja dan kursi.

"Jadi begini. Jumlah ruang kelas baru yang kita bangun mulai dari tahun 2015 sampai dengan 2017 sebanyak 355 ruang, namun tidak disertai pengadaan meja dan kursinya," tegas Zulfan saat berbincang dengan riauterkini.com, Rabu (21/2/18) seraya mengatakan dari 355 ruang kelas baru ini, dibutuhkan 4.496 set meubeler.

Sementara itu, jumlah kekurangan meja dan kursi tambah dia setelah melalui pendataan yang valid adalah berjumlah 6.954 set. "Jadi total kekurangan Meubeler yang sesungguhnya adalah 4.496 ditambah 6.954 set," tegasnya bukan 15 ribuan seperti yang diutarakan sebelumnya.

Namun ia tidak menampik potensi kekurangan bangku dan meja tersebut bakal bertambah. Hal ini lebih disebabkan oleh kondisi meubeler tak baik berkisar 4.090 set. "Kondisi meubeler kondisi tak baik saat ini untuk SD dan SMP sebanyak 4.090 set. Jadi potensi kekurangan nantinya bisa saja bertambah," tandasnya.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPoker
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor
- ..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com