Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat

Sabtu, 23 Maret 2019 11:10
Ternyata Asri Auzar Sudah Minta DPRD Riau Ganti Waka Dedet

Sabtu, 23 Maret 2019 06:52
Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar

Jum’at, 22 Maret 2019 21:50
‎Buka MTQ XIX Kecamatan Rambah, Sekda Rohul Mengajak Masyarakat Bumikan Alqur'an

Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 16:26
Agustus Depan, Gedung Tanoto Pulp and Paper Center di UR Rampung

Tanoto Foundation dan RAPP gandeng UR bangun gedung Tanoto Pulp and Paper Center di Fakultas Tehnik UR. Agustus depan rampung.

Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan gedung Tanoto Pulp and Paper Center di Fakultas Teknik, Universitas Riau (UR) oleh Tanoto Foundation dan juga PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) dengan menggandeng Universitas Riau ditargetkan selesai pada Bulan Agustus mendatang. Tahun ini ditargetkan juga penerimaan mahasiswa sudah bisa dilakukan.

Hal ini disampaikan oleh Tengku Kespandiar Kampus Relathionship PT RAPP saat melakukan peninjauan pembangunan gedung, Selasa (13/3/18) pagi. Ia mengatakan peletakan batu pertama sudah dilakukan sebulan lalu dan saat ini untuk semua tiang pondasi sudah selesai dilakukan.

"Kalau dilihat dari progres yang kita tinjau tadi, untuk fisik sudah selesai di bulan Agustus. Nah untuk selanjutnya untuk masalah izin seperti izin pendirian program studi dan izin kegiatan belajar mengajar itukan diserahkan kepada pihak Universitas. Kalau masalah izin semua sudah selesai, insya allah tahun ini kita sudah bisa menerima mahasiswa baru," ujar Tengku.

Lanjut Tengku, investasi untuk program ini sebesar Rp 24,8 miliar yang terdiri dari Rp 8,9 miliar untuk pembangunan gedung, ruang kelas, ruang laboratorium. Rp 13,9 miliar untuk penyelenggaraan laboratorium dan Rp 2 miliar untuk pengembangan dan training vokasi. 

"Jadi semuanya sudah lengkap. Nanti ya kita tinggal serahkan kunci saja dan segala fasilitasnya sudah kita persiapkan," ungkapnya. 

Hal senada disampaikan Direktur CD RAPP Marzum yang menyampaikan bahwa Riau dan Sumatera adalah daerah yang didalamnya itu memiliki pabrik kertas dan pulp terbesar. 

Bahkan saat ini Riau adalah provinsi terbesar di dunia yang menghasilkan 5,6 juta ton pulp. Ini akan terus berinovasi untuk mengembangkan industri serat industri rayon sebagai bahan baku tekstil dimana mengantisipasi perubahan yang terjadi di industri dan meningkatkan daya saing sumber daya generasi muda. Namun saat ini untuk pendidikannya belum tersedia. 

"Perguruan tinggi dengan Ilmu Pulp and Paper tak ada. Nah kita ambil kesempatan itu. Biasanya untuk akademi kita kirim ke Bandung. Tapi memang itu dibawah perindustrian tidak dibawah Dikti. Akhirnya kita buatlah program studi Diploma III (Vokasi) Teknik Kimia Pulp dan Kertas dengan menggandeng UNRI dengan harapan bisa mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing," ungkapnya. 

Nantinya, lanjut Marzum, mahasiswa yang sudah lulus dari akademi ini bisa bekerja dimanapun, tanpa harus di Perusahaan yang membangun gedung ini yakni RAPP. 

"Silahkan dimana saja, tidak masalah. Yang terpenting dengan didirikannya program vokasi Diploma III ini akan mampu mendorong peningkatan peluang kerja dengan memperkuat keterhubungan dunia pendidikan dengan dunia indistri," pungkasnya. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Riau Ari mengaku sangat mengapresiasi apa yamg telah dilakukan oleh Tanoto Foundation dan RAPP. Apalagi memang untuk pendidikan Pulp and Paper memang masih sangat terbatas di Riau. 

"Tentu sangat kita apresiasi. Dengan hadirnya pendidikan ini tentu akan lebih meningkatkan lagi Sumber Daya Manusia yang piawai dan ahli tentang Pulp maupun paper. Karena memang Pulp itulan bukan hanya untuk dibuat kertas saja. Banyak lagi produk turunannya lagi yang bisa dibuat. Ini sangat bagus," ungkapnya. 

Untuk masalah perizinan belajar mengajar, ujar Ari, sudah diajukan kepada Kementerian. 

"Namun tentu prosesnya bukan memakan waktu yang singkat. Untuk seluruh berkas formulir dan segala sesuatunya sudah kita persiapkan semuanya jika tim asesor datang. Kalau semua izin sudah selesai, insya allah kita akan buka pendaftaran mahasiswa tahun ini," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Prodi Diploma III (Vokasi) Teknik Kimia Pulp dan Kertas ini merupakan jurusan satu-satunya di Riau. Jika nantinya jurusan Pulp dan Kertas sudah beroperasi di Universitas Riau yang bernaung di Fakultas Teknik, maka di Asia Tenggara hanya ada dua jurusan tersebut yakni, di Riau dan Thailand.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Lantik PGRI Pangkalan Kuras,Bupati Harris Minta Guru Kuasai Teknologi Informasi
- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Kadisdik Pekanbaru: Ini Merugikan Diri Sendiri dan Siswa

- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Dewan: Tak Berpihak, Perwako tentang Tunjangan Bisa Turunkan Kualitas Pendidik

- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau
- Kepala BKD Minta Guru PPT Korban Penipuan Lapor Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com