Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 09:31
Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau

Sabtu, 22 September 2018 09:25
Besok, Ratusan Pembalapl Ramaikan Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 di Duri

Sabtu, 22 September 2018 07:19
Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 17:14
Kisruh Pemberitaan , Korkab KKG MDT Bengkalis Angkat Bicara

Korkab KKG MTD Bengkalis membantah akan menggelar demonstrasi karena 'upah' mereka turun drastis menjadi Rp200 ribu perbulan.

Riauterkini – DURI - Pasca pemberitaan dan membuat gaduh terkait komentar salah seorang oknum Kepala sekolah (Kasek) Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu dengan membawa seluruh ikatan guru agama di bawah Kementrian Agama membuat Koordinator Kelompok Kerja Guru (KKG) Madrasah Diniyah Tsanawiyah Aliyah (MDTA) Bengkalis, Bona Faisal angkat bicara.

Menurutnya, pemberitaan itu tidak benar muncul dari guru–guru MDTA dan keliru sekali bahkan tidak ada niat sama sekali jika dikaitkan dengan MDTA yang siap menggelar aksi demonstrasi.

“Kami perwakilan MDTA telah mendengar penjelasan langsung dari Ketua Komisi empat pada saat hearing bulan Februari lalu dan memahami kondisi APBD Kabupaten Bengkalis yang menyebabkan terjadinya penurunan dana hibah untuk guru – guru MDTA di tahun ini,” ujar Bona menegaskan.

Dikatakan Bona, Perwakilan guru MDTA telah menyetujui hasil kesepatakan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis pada 18 Maret 2018 lalu tentang adanya penurunan tambahan penghasilan honor guru – guru MDTA dari tahun sebelumnya. Dalam hal ini kordinator guru masing – masing Kecamatan se Kabupaten Bengkalis telah melaksanakan sosialisasi kepada masing – masing guru MDTA dan saat ini guru – guru MDTA sedang melaksanakan pemberkasan sebagai syarat penyaluran dana bantuan honor.

“Intinya, pada saat pertemuan tersebut telah disepakati rencana besaran angka dan dari anggaran yang ada baru cukup untuk enam bulan dan untuk enam bulan berikutnya akan kembali dianggarkan pada APBD Perubahan. Atas nama guru – guru MDTA mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bengkalis, Kadisdik, DPRD dan Kemenag atas kepeduliannya terhadap pendidikan dinegeri junjungan ini,”tambahnya didampingi Sekretaris, Husein.

Terpisah, Hal senada diungkapkan Koordinator Persatuan guru RA dan Madrasah (Pergurama) Bengkalis, Said Mubaroq. Dirinya mengaku terkejut akan kisruh yang ditimbulkan akan pemberitaan itu. “Terkait honor guru MDA yang dibayar Rp 200 ribu perbulan disambut akan adanya aksi demo tidak benar. Saya dan oknum nara sumber diberita itu bahkan ikut rapat dengan Kakan Kemenag Bengkalis dan intinya Kakan Kemenag Bengkalis, Pak Jumari berjanji berusaha melakukan pendekatan kepada Bupati terkait masalah ini. Jadi tidak ada sama sekali akan niat demo itu,”tegasnya.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) Cara Join bisa Klik link di bawah ini : link BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu
- Peduli Korban Gempa Lombok, SDN 036 Karya Indah Tapung Kumpulkan Sumbangan Uang, Sembako dan Pakaian


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com