Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 17:24
Ikut Kampanye, Bupati Bengkalis Besok Cuti Dinas

Senin, 25 Maret 2019 17:21
Wabup Zardewan dan Ketua DPRD Buka Rangkaian Kegiatan HPN 2019 PWI Pelalawan

Senin, 25 Maret 2019 17:17
Ini Penyebab Kursi Wabup Rohul Masih Kosong

Senin, 25 Maret 2019 17:11
4G di Seluruh Jaringan, Internetan Pakai Indosat Ooredoo Ngaciiir

Senin, 25 Maret 2019 16:30
Gulat ME Manurung Nahkodai DPP Apkasindo

Senin, 25 Maret 2019 15:33
Imra PT RAPP Bangunkan Rumah Layak untuk Andini

Senin, 25 Maret 2019 15:25
447 Pengawas TPS Kecamatan Resmi Dilantik

Senin, 25 Maret 2019 15:22
Kurang 16 Orang,
1.784 Pengawas TPS Pemilu Bengkalis Siap Bertugas


Senin, 25 Maret 2019 15:17
Hadiri Seminar Nasional di Inhil, Gubri Harapkan Kebangkitan Harga Kelapa

Senin, 25 Maret 2019 15:12
Korupsi Sarpras, Dua Mantan Pejabat Dispora Riau Diadili


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 18:27
Menko PMK RI Resmikan Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan

Didampingi Mendikbud RI, Menko PMK resmikan Kampus ST2P ) di kawasan Technopark Langgam. Masyarakat tempatan diharapkan memanfaatkan perguruan tinggi tersebut.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Puan Maharani didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud) Republik Indonesia Muhadjir Effendy meresmikan kampus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) di kawasan Technopark Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Rabu (14/3/18).

Dengan berdirinya kampus ini, dirinya berharap masyarakat lokal berbondong-bondong untuk memanfaatkan perguruan tinggi tersebut guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) setempat dibidang industri bidang kelapa sawit.

"Kita mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang sudah serius mendukung program Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo. Dengan diresmikannya Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) Kabupaten Pelalawan, saya berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk merawat dan menjaga dengan baik. Jangan sampai gedung yang megah dibangun melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak difungsikan dan menjadi sarang hantu,"terang Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani saat meresmikan kampus ST2P dikawasan technopark Kecamatan Langgam.

Puan Maharani juga mengatakan, bahwa untuk pembangunan kawasan teknopark, ada sebanyak 25 daerah yang ikut mendukung program nawacita Presiden salah satunya Kabupaten Pelalawan,dimana yang sudah mandiri hanya baru 12 daerah saja. Kalau untuk pembangunan kawasan teknopark, teknopark Pelalawan yang terbesar dan terluas serta terbaik di Indonesia. Dalam persemian kampus tadi, pihaknya juga menyerahkan 1440 sertifikat tanah dan kartu Indonesia pintar (KIP) untuk generasi penerua bangsa dari tingkat SD, SMP dan SMA serta sertifikasi guru.

"Teknopark Pelalawan yang terluas di Indonesia. Saya meminta kepada penerima bantuan yang diberikan oleh Bapak Jokowi, untuk menjaga dan menggunakannya dengan baik,"ujarnya.

Sementara itu,Bupati Pelalawan HM Harris menambahkan, bahwa pembangunan Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan sudah direncanakan dari awal dan mendapatkan dukungan Pemerintah Pusat untuk mendukung program nasional. Pihaknya membangun kampus sesuai dengan kebutuhan dengan menciptakan sumber daya manusia. Untuk pembangunan kawasan teknopolitan ini dilahan seluas 3754 Hektare yang dilepaskan oleh Menteri Lingkungan hidup dan Kehutanan.

"Rentetan panjang pembangunan kawasan Teknopolitan Pelalawan yang berlokasi di Kecamatan Langgam, tepatnya pada satu hamparan yang terbentang di 3 desa yakni Kelurahan Langgam, Desa Padang Luas dan Desa Penarikan dengan luas lahan yang akan dipergunakan sebagai Kawasan Teknopolitan ini adalah seluas 3754 hektar. Dari 3754 hektar tersebut dibagi ke dalam 7 zona dengan alokasi penggunaan lahan sebagai berikut Kawasan Research dan Development seluas 80 hektar zona A. Kawasan Perguruan Tinggi seluas 100 hektar zona A. Kawasan Industri dan UKM seluas 600 hektar zona B. Kawasan Permukiman seluas 140 hektar zona C. Fasilitas Sosial dan Umum 80 hektar zona D. Kawasan Perkantoran 40 hektar zona D. Kawasan Jasa dan Komersial 40 hektar zona E.Kawasan Mixed Use seluas 40 hektar zona E. Kawasan Rekreasi seluas 40 hektar zona F. Ruang Terbuka Hijau seluas 600 hektar zona F. Kawasan Olah Raga seluas 40 hektar zona F. Kawasan Ruang Terbuka Hijau seluas 1.589 hektar zona F. Infrastruktur seluas 175 hektar zona G. Tahun 2019, kita targetkan 3 zona selesai dan untuk memperkuatkan pembangunan teknopark, tahun depan kita akan perda kan. Alasan perda ini untuk memperkuat hukumnya dan bisa dilanjutkan pemimpin selanjutnya,"tandasnya.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) Cara Join bisa Klik link di bawah ini : link BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Gubri Tinjau UNBK di 2 SMKN Tembilahan, Ini Pesan dan Harapannya
- Lantik PGRI Pangkalan Kuras,Bupati Harris Minta Guru Kuasai Teknologi Informasi
- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Kadisdik Pekanbaru: Ini Merugikan Diri Sendiri dan Siswa

- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Dewan: Tak Berpihak, Perwako tentang Tunjangan Bisa Turunkan Kualitas Pendidik

- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com