Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

Senin, 23 April 2018 19:31
Posko Cak Imin untuk Indonesia di Pelalawan Mulai Berdiri

Senin, 23 April 2018 18:49
Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 18 Maret 2018 17:06
Siswa SD Mutiara Harapan Tularkan Ide Kreatif di PYP Event

Sebanyak 24 siswa kelas 6 SD Mutiara Harapan, Pangkalan Kerinci menularkan ide kreatifnya lewat Primary Years Programme (PYP) yang diadakan di Unigraha Hotel, Townsite 1 PT RAPP.

PANGKALAN KERINCI-Riauterkini- Sebanyak 24 siswa kelas 6 Sekolah Dasar Mutiara Harapan, Pangkalan Kerinci menularkan ide kreatifnya lewat Primary Years Programme (PYP) yang diadakan di Unigraha Hotel, Townsite 1 PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Jumat (16/3) malam.

Kepala Sekolah Mutiara Harapan, Lei Suang mengatakan kegiatan ini merupakan final project siswa kelas 6 dimana mereka membuat sebuah ide kreatif yang dituangkan lewat sebuah karya.

"Sekolah Mutiara Harapan merupakan sekolah IB World yang mendorong setiap anak berpikir bebas, kreatif, berkarakter, dan berwawasan global. Jadi guru hanya mengarahkan mereka untuk membuat karya yang ditampilkan dalam pameran PYP," jelas Lei Suang.

Lei Suang melanjutkan tema untuk PYP kali ini adalah "Sharing The Planet Central Idea Being Aware and Sensitive to The Right of Other People Help Lesson Social Problem" ini merupakan ide sendiri dari para siswa.

"Mereka peduli dengan sekitar mereka. Siswa yang dibagis menjadi beberapa kelmpok mempresentasikan hasil pemikiran, survey mereka ke depan guru para orang tua," kata Lei Suang.

Seperti Marsya, kelompoknya sendiri mengambil tema tentang anak-anak yang tidak mendapatkan akses pendidikan. Tema ini diangkat karena melihat situasi dijalan dimana ada anak-anak yang harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, mereka juga peduli dengan sekolah-sekolah lain yang kekurangan akses untuk buku sekolah.

"Kami berinisiatif untuk mengumpulkan buku untuk disumbangkan ke Yayasan Ashobirin. Kami berhasil mengumpulkan 150 buku dari seluruh siswa kelas 1 hingga 6," tuturnya. ***(Rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) Cara Join bisa Klik link di bawah ini : link BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Sempat Disconnect 1 Jam, Hadapi UNBK Perdana Sejumlah Pelajar SMP di Bengkalis Was-was
- Diikuti 12.000 Peserta, Bupati Bengkalis Tinjau UN Tingkat SMP di Duri
- Sekdaprov Riau Resmikan SMA Negeri 2 Lubuk Batu Jaya
- Distribusi Soal UN SMP Sederajat di Bengkalis Dibagi Dua Titik
- Buka O2SN dan FLS2N, Wabup Kampar Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas
- Diduga Palsukan Akreditasi, Dua Mahasiswa Laporkan Kampusnya ke Polda Riau
- Pemuncak Universitas Dapat Reward,
Awal Bulan Depan UIR Wisudakan 974 Mahasiswa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.87.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com