Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 16:30
Gulat ME Manurung Nahkodai DPP Apkasindo

Senin, 25 Maret 2019 15:33
Imra PT RAPP Bangunkan Rumah Layak untuk Andini

Senin, 25 Maret 2019 15:25
447 Pengawas TPS Kecamatan Resmi Dilantik

Senin, 25 Maret 2019 15:22
Kurang 16 Orang,
1.784 Pengawas TPS Pemilu Bengkalis Siap Bertugas


Senin, 25 Maret 2019 15:17
Hadiri Seminar Nasional di Inhil, Gubri Harapkan Kebangkitan Harga Kelapa

Senin, 25 Maret 2019 15:12
Korupsi Sarpras, Dua Mantan Pejabat Dispora Riau Diadili

Senin, 25 Maret 2019 15:05
Joker Dorong Entrepreneur Naik Hingga 7 Persen di Nusantara

Senin, 25 Maret 2019 14:01
Sempena HUT, Persit Kartika Chandra Kirana Anjangsana ke Panti Asuhan dan Warakawuri

Senin, 25 Maret 2019 13:58
Satgas Gakkum Karhutla Proses 12 tmTersangka Pembakar Lahan di Riau

Senin, 25 Maret 2019 13:55
Pemulung di Duri Temukan Jasad Bayi di Tepian Kali


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 18 Maret 2018 17:06
Siswa SD Mutiara Harapan Tularkan Ide Kreatif di PYP Event

Sebanyak 24 siswa kelas 6 SD Mutiara Harapan, Pangkalan Kerinci menularkan ide kreatifnya lewat Primary Years Programme (PYP) yang diadakan di Unigraha Hotel, Townsite 1 PT RAPP.

PANGKALAN KERINCI-Riauterkini- Sebanyak 24 siswa kelas 6 Sekolah Dasar Mutiara Harapan, Pangkalan Kerinci menularkan ide kreatifnya lewat Primary Years Programme (PYP) yang diadakan di Unigraha Hotel, Townsite 1 PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Jumat (16/3) malam.

Kepala Sekolah Mutiara Harapan, Lei Suang mengatakan kegiatan ini merupakan final project siswa kelas 6 dimana mereka membuat sebuah ide kreatif yang dituangkan lewat sebuah karya.

"Sekolah Mutiara Harapan merupakan sekolah IB World yang mendorong setiap anak berpikir bebas, kreatif, berkarakter, dan berwawasan global. Jadi guru hanya mengarahkan mereka untuk membuat karya yang ditampilkan dalam pameran PYP," jelas Lei Suang.

Lei Suang melanjutkan tema untuk PYP kali ini adalah "Sharing The Planet Central Idea Being Aware and Sensitive to The Right of Other People Help Lesson Social Problem" ini merupakan ide sendiri dari para siswa.

"Mereka peduli dengan sekitar mereka. Siswa yang dibagis menjadi beberapa kelmpok mempresentasikan hasil pemikiran, survey mereka ke depan guru para orang tua," kata Lei Suang.

Seperti Marsya, kelompoknya sendiri mengambil tema tentang anak-anak yang tidak mendapatkan akses pendidikan. Tema ini diangkat karena melihat situasi dijalan dimana ada anak-anak yang harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, mereka juga peduli dengan sekolah-sekolah lain yang kekurangan akses untuk buku sekolah.

"Kami berinisiatif untuk mengumpulkan buku untuk disumbangkan ke Yayasan Ashobirin. Kami berhasil mengumpulkan 150 buku dari seluruh siswa kelas 1 hingga 6," tuturnya. ***(Rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER
ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8 Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!! Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :) Cara Join bisa Klik link di bawah ini : link BBM : AGENS128 WHATSAPP : 0877-8922-1725


loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Gubri Tinjau UNBK di 2 SMKN Tembilahan, Ini Pesan dan Harapannya
- Lantik PGRI Pangkalan Kuras,Bupati Harris Minta Guru Kuasai Teknologi Informasi
- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Kadisdik Pekanbaru: Ini Merugikan Diri Sendiri dan Siswa

- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Dewan: Tak Berpihak, Perwako tentang Tunjangan Bisa Turunkan Kualitas Pendidik

- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com