Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 22:37
Batal Digelar di Depan Istana Siak, Kirab Satu Negeri GP Ansor Pindah ke Islamic Center

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Sebanyak 42 mahasiswa dan dua profesor dari Wharton School of the University of Pennsylvania dan Singapore Management University (SMU) berkunjung ke PT RAPP yang merupakan bagian dari APRIL Grup di Pangkalan Kerinci, Pelalawn.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI- Sebanyak 42 mahasiswa dan dua profesor dari Wharton School of the University of Pennsylvania dan Singapore Management University (SMU) berkunjung ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan bagian dari APRIL Grup di Pangkalan Kerinci, Pelalawan tanggal 19 hingga 20 Mei 2018.

Dalam kunjungan tersebut, mereka belajar mengenai praktik sustainability APRIL, bagaimana perusahaan menerapkan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dalam setiap aspek operasinya.

Dalam kunjungan ini, mereka juga belajar bagaimana proses pembuatan kertas dari penanaman bibit akasia hingga menjadi produk kertas PaperOne yang siap untuk didistribusikan ke lebih dari 85 negara.

Professor Janice Bellace dari Wharton School kagum ketika mengunjungi tempat pembibitan, pulp mill, paper mill RAPP. Di setiap tempat yang ia kunjungi, ia selalu bertanya kepada karyawan RAPP.

Selain itu, mereka juga belajar membatuk di Rumah Batik Andalan binaan Community Development RAPP. Kemudian mengunjungi Desa Kuala Terusan untuk mengetahui bagaimana kehidupan penduduk lokal di sekitar daerah operasional RAPP sekaligus menyerahkan peralatan penunjang posyandu kepada Kepala Desa, Abi Hurairah. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu
- Peduli Korban Gempa Lombok, SDN 036 Karya Indah Tapung Kumpulkan Sumbangan Uang, Sembako dan Pakaian


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com