Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 11:02
Mengaduk ke Bupati, Banyak ASN di Siak Belum Dapat Undangan Mencoblos

Senin, 25 Juni 2018 09:53
Desember 2018 Akhir Penukaran Uang Emisi 1998-1999

Senin, 25 Juni 2018 09:25
Diguyur Hujan, Kantor Bawaslu Riau Kebanjiran

Senin, 25 Juni 2018 09:12
11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru

Senin, 25 Juni 2018 08:33
Hujan Angin Tumbangkan Tenda Launching Mulok Budaya Melayu di Kantor Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Disdikpora Rohul wajibkan mewajibkan seluruh pihak sekolah mengintruksikan seluruh pihak sekolah. Jika tidak dinilai sebagai sekolah yang berani melanggar aturan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kegiatan Praja Muda Karana (Pramuka) belum sepenuhnya aktif di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten‎ Rokan Hulu (Rohul).

Menindaklanjuti itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul, Drs. H. Ibnu Ulya M.Si, mengintruksikan seluruh pihak sekolah, mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama diwajibkan mengintruksikan seluruh pihak sekolah,di sekolahnya masing-masing.

Menurut Ibnu Ulya, kegiatan Pramuka wajib diterapkan di sekolah, sebab‎ nantinya akan dimasukkan dalam ektra kurikuler, serta masuk dalam penilaian pelajar.

"Bagi sekolah yang tidak mau melaksanakan kegiatan Kepramukaan berarti tidak mau melaksanakan aturan yang berlaku," tegas Ibnu Ulya.

"Sebenarnya sejak tahun 2012, Kepramukaan di Kabupaten Rokan Hulu sudah dilaksanakan. Soal vakum tidak vakum itu tergantung sekolahnya yang melaksanakannya," tambahnya.

Ibnu Ulya menerangkan kegiatan Pramuka penting diterapkan di sekolah, karena sebagai salah satu upaya pembinaan terhadap karakter anak didik.

Sehingga, nantinya akan ada kelas kurimulum, dan dana operasional mengacu ke materi. Kegiatan Pramuka sendiri berjenjang, disamping segi umur, ada tingkatan melalui usia kelompok, seperti tingkat siaga, penggalang, dan penegak.‎

"Kegiatan Pramuka harus diaktifkan di seluruh sekolah di Rokan Hulu, karena ini penting dalam melakukan pembinaan karakter dan mental anak. Perlu diatur ketentuan, sehingga tidak ada alasan lagi sekolah yang tidak melaksanakan kegiatan Kepramukaan," harap Ibnu Ulya.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau

- Usai Lebaran, Mendikbud Launching Mulok Budaya Melayu
- Kecam Aksi Teror di Kampus, Civitas STIH Persada Bunda Tegaskan Tolak Paham Radikalisme
- Bangganya Ketua STIH PB Melihat Sejumlah Alumninya Dilantik jadi Advokat
- Pemkab Rohul dan Fakultas Teknik UIR Teken MoA Untuk Penetapan dan Penegasan Batas Desa
- PPBD Tingkat SD Tahun Ajaran Baru,
Anak Dibawah Tujuh Tahun Wajib Lamprikan Hasil Uji Psikolog

- Belum Punya Asrama, Mahasiswa Riau di Kairo Galang Dana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com