Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Maret 2019 16:00
Pentingnya Kenali Kebutuhan Nutrisi,
Prodia Gelar Seminar Bertema Persolized Nutrition as Disease Prevention Tools


Ahad, 24 Maret 2019 14:21
Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah

Ahad, 24 Maret 2019 13:31
Dorong Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM di Riau, Kemenperin RI Taja Bimtek

Ahad, 24 Maret 2019 13:26
1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks

Ahad, 24 Maret 2019 08:02
KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi

Ahad, 24 Maret 2019 07:59
Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil

Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Disdikpora Rohul wajibkan mewajibkan seluruh pihak sekolah mengintruksikan seluruh pihak sekolah. Jika tidak dinilai sebagai sekolah yang berani melanggar aturan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kegiatan Praja Muda Karana (Pramuka) belum sepenuhnya aktif di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten‎ Rokan Hulu (Rohul).

Menindaklanjuti itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul, Drs. H. Ibnu Ulya M.Si, mengintruksikan seluruh pihak sekolah, mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama diwajibkan mengintruksikan seluruh pihak sekolah,di sekolahnya masing-masing.

Menurut Ibnu Ulya, kegiatan Pramuka wajib diterapkan di sekolah, sebab‎ nantinya akan dimasukkan dalam ektra kurikuler, serta masuk dalam penilaian pelajar.

"Bagi sekolah yang tidak mau melaksanakan kegiatan Kepramukaan berarti tidak mau melaksanakan aturan yang berlaku," tegas Ibnu Ulya.

"Sebenarnya sejak tahun 2012, Kepramukaan di Kabupaten Rokan Hulu sudah dilaksanakan. Soal vakum tidak vakum itu tergantung sekolahnya yang melaksanakannya," tambahnya.

Ibnu Ulya menerangkan kegiatan Pramuka penting diterapkan di sekolah, karena sebagai salah satu upaya pembinaan terhadap karakter anak didik.

Sehingga, nantinya akan ada kelas kurimulum, dan dana operasional mengacu ke materi. Kegiatan Pramuka sendiri berjenjang, disamping segi umur, ada tingkatan melalui usia kelompok, seperti tingkat siaga, penggalang, dan penegak.‎

"Kegiatan Pramuka harus diaktifkan di seluruh sekolah di Rokan Hulu, karena ini penting dalam melakukan pembinaan karakter dan mental anak. Perlu diatur ketentuan, sehingga tidak ada alasan lagi sekolah yang tidak melaksanakan kegiatan Kepramukaan," harap Ibnu Ulya.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Lantik PGRI Pangkalan Kuras,Bupati Harris Minta Guru Kuasai Teknologi Informasi
- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Kadisdik Pekanbaru: Ini Merugikan Diri Sendiri dan Siswa

- Soal Demo Guru SD dan SMP,
Dewan: Tak Berpihak, Perwako tentang Tunjangan Bisa Turunkan Kualitas Pendidik

- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau
- Kepala BKD Minta Guru PPT Korban Penipuan Lapor Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com