Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 18:02
Parkir Lupa Pasang Rem Tangan, Mobil di Pekanbaru ini Terjun ke Parit

Senin, 25 Juni 2018 17:58
Korupsi Dana Pendidikan PNS,
Sekda Kuansing Divonis 15 Bulan dan Bendahara 18 Bulan Penjara


Senin, 25 Juni 2018 17:52
Polres Geser Pasukan,
Strategi Tiga Pola akan Amankan 1.178 TPS Pilgubri di Bengkalis


Senin, 25 Juni 2018 16:58
Di Siak, Muatan Lokal Budaya Melayu Eksis Sejak Tahun 2006

Senin, 25 Juni 2018 16:41
Pendistribusian Logistik Pilgubri 2018 di Rohul Diawali Salat Hajat

Senin, 25 Juni 2018 16:37
1.200 Napi Lapas Bengkalis akan Tentukan Pilihan Gubernur Riau

Senin, 25 Juni 2018 16:20
Hari Pertama Kerja, Bupati Pimpin Rakor Stabilitas Harga Kelapa

Senin, 25 Juni 2018 16:14
Bupati Inhil Pimpin Upacara Pencanangan Penguatan Muatan Lokal Budaya Melayu

Senin, 25 Juni 2018 16:09
Wilayah Riau, Suzuki Nex II Ditargetkan Terjual 1.500 Hingga Penghujung Tahun

Senin, 25 Juni 2018 15:10
Polda Riau Kerahkan 891 Personel Amankan Pilgubri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 Mei 2018 15:29
PPBD Tingkat SD Tahun Ajaran Baru,
Anak Dibawah Tujuh Tahun Wajib Lamprikan Hasil Uji Psikolog


Penerimaan siswa baru tingkat SD akan dimulai pada 2 Juli mendatang. Calon siswa yang berusia di bawah tujuh tahun, harus menyertakan hasil uji psikolog.

Riauterkini-PEKANBARU - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru telah mengumunkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD tahun ajaran 2018/2019 akan dimulai tanggal 2 Juli mendatang. Bagi walimurid yang ingin menyekolahkan anaknya di usia 6 tahun, walimurid diwajibkan melampirkan hasil uji psikolog.

Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal melalui Kabid SD Disdik, Darisman, mengatakan dalam penerimaan siswa SD diprioritaskan calon siswa yang sudah berumur 7 tahun. Hal tersebut sudah sesuai Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, nomor 17 tahun 2017, tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

"Kita juga telah mendapatkan Juknis dari pusat dan arahan dari Pak Kadis, anak yang masuk SD tahun ini umurnya wajib 7 tahun. Nanti ada kita rangkingkan berdasarkan umur mereka jika ada kisaran 6.5 hingga 7 masih kita terima. Nah bagi anak yang umurnya 6 tahun wajib mendapatkan rekomendasi dari psikolog," kata Darisman, Rabu (30/5/2018).

Dikatakannya, siswa yang masuk SD namun belum sesuai dengan umur yang ditetapkan, sistem data pusat tidak akan menerima atau merekam, sehingga anak tersebut tidak tercatat dan mendapatkan nomor induk siswa nasional. Terkecuali usia 6 tahun per 2 Juli tetapi memenuhi syarat dimaksud.

Lebih lanjut di jelaskanya, ada beberapa alasan mengapa usia masuk SD ditetapkan 7 tahun dan minimal 6 tahun dengan catatan, yakni mengenai aspek fisik, dimana pada usia 7 tahun, anak dianggap paling siap secara fisik. Contohnya saat memegang pensil misalnya, anak sudah lebih mampu jika harus menulis sendiri tanpa bantuan orang dewasa. ***(dan)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau

- Usai Lebaran, Mendikbud Launching Mulok Budaya Melayu
- Kecam Aksi Teror di Kampus, Civitas STIH Persada Bunda Tegaskan Tolak Paham Radikalisme
- Bangganya Ketua STIH PB Melihat Sejumlah Alumninya Dilantik jadi Advokat
- Pemkab Rohul dan Fakultas Teknik UIR Teken MoA Untuk Penetapan dan Penegasan Batas Desa
- PPBD Tingkat SD Tahun Ajaran Baru,
Anak Dibawah Tujuh Tahun Wajib Lamprikan Hasil Uji Psikolog

- Belum Punya Asrama, Mahasiswa Riau di Kairo Galang Dana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com