Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 23:17
Setelah Peroleh Penghadangan di Bengkalis, GP Ansor "Balik Kanan" ke Pekanbaru

Ahad, 23 September 2018 22:05
PKS Riau Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

Ahad, 23 September 2018 22:01
Mobil Ketua Komisi B DPRD Kuansing dirusak OTK di Bandara SSQ II

Ahad, 23 September 2018 21:54
Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor

Ahad, 23 September 2018 18:44
Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam

Ahad, 23 September 2018 18:40
Habib Salim Segaf Al Jufri Resmikan Tagar #AyoLebihBaik

Ahad, 23 September 2018 16:07
Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil


Ahad, 23 September 2018 16:04
..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan

Ahad, 23 September 2018 15:16
Usai Terima SK, Tim Prabowo-Sandi Siapkan 5 Langkah Pemenangan di Riau

Ahad, 23 September 2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2018 19:13
Usai Lebaran, Mendikbud Launching Mulok Budaya Melayu

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy akan melaunching muatan lokal (mulok) budaya Melayu dan untuk ruang publik. Launching mulok diagendakan, usai lebaran nanti.

Riauterkini - PEKANBARU - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy akan melaunching muatan lokal (mulok) budaya Melayu dan untuk ruang publik. Launching mulok diagendakan, usai lebaran nanti.

Menurut Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, diharapan mulok budaya Melayu ini dapat dilaunching 25 atau 26 Juni. Tapi semua menyesuaikan jadwal Mendikbud.

"Keduanya In syaa Allah akan dilaunching setelah lebaran, tanggalnya kapan akan disesuaikan dengan jadwal Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Itu harapan kita, beliau dapat hadir ke Riau," kata Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Kamis (7/6/18).

Apalagi menurut Ahmad Syah, saat Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menghadap, Mendikbud sangat merespon baik rencana penerapan mulok di Bumi Lancang Kuning.

"Alhamdulillah saat Plt Gubernur menghadap, beliau merespon baik. Tapi semua tergantung dengan kepentingan, kebutuhan dan kemampuan daerah. Karena penerapan mulok ini ada konsekuensi anggaran yang harus disiapkan pemerintah daerah," ujarnya.

Bagi Pemprov Riau, tambah Ahmad Syah, mulok budaya Melayu ini daerah sangat berkepentingan untuk massa depan generasi muda. Sedangkan sisi kebudayaan tentu sangat dibutuhkan diterapkan di sekolah SD-SMA, termasuk sekolah yang dibawah Kemenag seperti MTS dan MAN. 

Disamping itu, sebut Ahmad Syah, Pemprov Riau menyiapkan Pergub tersebut sebagai payung hukum penerapan mulok budaya Melayu pendidikan dan ruang publik.

"Untuk mulok pendidikan proses belajar mengajar perlu penyelarasan dengan program Kemendikbud, seperti jam belajar dan sertifikasi guru. Sementara untuk ruang publik, pelayannya publik sudah diuji coba bandara, dan nanti akan meluas ke mal, hotel dan acara lainnya seperti pernikahan," ujarnya.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com