Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 21:03
Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum

Senin, 24 September 2018 20:38
Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur

Senin, 24 September 2018 20:33
Tak Menjabat Lagi, Arsyadjuliandi Rachman Disebut Sukses di Bidang Infrastruktur

Senin, 24 September 2018 20:00
Kolam Taman Jalur Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah

Senin, 24 September 2018 19:32
Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksin Besok

Senin, 24 September 2018 19:29
Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati

Senin, 24 September 2018 19:09
Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus

Senin, 24 September 2018 18:59
Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi

Senin, 24 September 2018 18:07
Ricuh, Enam Mahasiswa Jadi Korban Anarkis Demo di DPRD Riau

Senin, 24 September 2018 18:02
Animo Tinggi, Bulog Tambah Daging Beku 100 Ton di Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2018 19:13
Usai Lebaran, Mendikbud Launching Mulok Budaya Melayu

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy akan melaunching muatan lokal (mulok) budaya Melayu dan untuk ruang publik. Launching mulok diagendakan, usai lebaran nanti.

Riauterkini - PEKANBARU - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy akan melaunching muatan lokal (mulok) budaya Melayu dan untuk ruang publik. Launching mulok diagendakan, usai lebaran nanti.

Menurut Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, diharapan mulok budaya Melayu ini dapat dilaunching 25 atau 26 Juni. Tapi semua menyesuaikan jadwal Mendikbud.

"Keduanya In syaa Allah akan dilaunching setelah lebaran, tanggalnya kapan akan disesuaikan dengan jadwal Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Itu harapan kita, beliau dapat hadir ke Riau," kata Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Kamis (7/6/18).

Apalagi menurut Ahmad Syah, saat Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menghadap, Mendikbud sangat merespon baik rencana penerapan mulok di Bumi Lancang Kuning.

"Alhamdulillah saat Plt Gubernur menghadap, beliau merespon baik. Tapi semua tergantung dengan kepentingan, kebutuhan dan kemampuan daerah. Karena penerapan mulok ini ada konsekuensi anggaran yang harus disiapkan pemerintah daerah," ujarnya.

Bagi Pemprov Riau, tambah Ahmad Syah, mulok budaya Melayu ini daerah sangat berkepentingan untuk massa depan generasi muda. Sedangkan sisi kebudayaan tentu sangat dibutuhkan diterapkan di sekolah SD-SMA, termasuk sekolah yang dibawah Kemenag seperti MTS dan MAN. 

Disamping itu, sebut Ahmad Syah, Pemprov Riau menyiapkan Pergub tersebut sebagai payung hukum penerapan mulok budaya Melayu pendidikan dan ruang publik.

"Untuk mulok pendidikan proses belajar mengajar perlu penyelarasan dengan program Kemendikbud, seperti jam belajar dan sertifikasi guru. Sementara untuk ruang publik, pelayannya publik sudah diuji coba bandara, dan nanti akan meluas ke mal, hotel dan acara lainnya seperti pernikahan," ujarnya.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com