Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 12:05
Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Guru Honor Geruduk Kantor Gubri

Selasa, 25 September 2018 11:46
Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi

Selasa, 25 September 2018 11:33
Asisten II Setdakab Inhil Buka MTQ XI Tingkat Kecamatan Pulau Burung

Selasa, 25 September 2018 09:12
Sebanyak 23 Hotspot Terpantau di Sumatera, 12 Diantaranya Ada di Riau

Selasa, 25 September 2018 07:13
Dua Atlit Sepak Takraw Bengkalis Wakili Indonesia Ikuti Kejuaraan di Thailand

Selasa, 25 September 2018 00:54
Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang

Senin, 24 September 2018 23:50
Pelaku Penikaman Warga Tembilahan Hulu, Inhil Menyerahkan Diri ke Polisi

Senin, 24 September 2018 23:10
Walikota Pekanbaru Intruksikan Camat dan Lurah Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 September 2018 22:05
Mengantar Purna Tugas Gubri, Bupati Kampar Didaulat Menyampaikan Pesan dan Kesan

Senin, 24 September 2018 21:03
Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Juli 2018 19:24
Transparansi Tim Seleksi Kemenag Ri Dipertanyakan,
Tak Satupun Siswa Riau Lulus Beasiswa di Al Azhar Kairo


Tak seorangpun siswa asal Riau yang lolos seleksi beasiswa Universitas Al Azhar, Kairo. Padahal yang ikut seleksi tak kurang dari 700 santri.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota DPRD Riau dari PKS, Markarius Anwar pertanyakan transparansi tim seleksi Kemenag RI dalam penerimaan beasiswa kuliah di Universitas al-Azhar, Kairo yang sama sekali tidak meluluskan mahasiswa asal Riau.

"Dari 700 santri yang mengikuti seleksi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska), tidak ada satu pun yang lulus. Ini ada apa?," tanya Markarius Anwar kepada wartawan, Kamis (05/06/18).

Ia pun menduga ada permainan yang dilakukan oleh oknum tertentu dalam persoalan ini. Pihaknya juga telah menemukan beberapa bukti dari beberapa keanehan, salah satunya sebelum pengumuman kelulusan siswa beredar di website, hanya halaman satu yang lulus non beasiswa.

"Sekarang ini, persis yang resmi di website, cuma halaman pertama aja. Berarti ada yang megang datanya dan ada keanehan lainnya. Ini terkait harga diri kita, kok tak satu pun santri kita nilainya tidak sampai standar, apa begitu rendahnya kualitas pendidikan di Riau dan Sumbar. Karena yang mengikuti ujian kemarin itu ada yang dari sumbar juga," terangnya.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mempertanyakan hal ini langsung ke Kemenag RI. Hal ini sekaligus supaya panitia penyelenggara bisa terhindar dari tuduhan-tuduhan yang disampaikan.

"Ini berkaitan menjaga kepercayaan terhadap UIN suska Riau dan cita-cita mulia para santri untuk menuntut ilmu agama. Tentu hal ini harus kita dukung selalu," tutupnya. ***(ary)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- ..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com