Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 20:58
Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau

Senin, 10 Desember 2018 20:38
Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian

Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

Senin, 10 Desember 2018 17:26
Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali


Senin, 10 Desember 2018 16:56
Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat

Senin, 10 Desember 2018 16:44
Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau

Senin, 10 Desember 2018 16:39
Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Juli 2018 19:24
Transparansi Tim Seleksi Kemenag Ri Dipertanyakan,
Tak Satupun Siswa Riau Lulus Beasiswa di Al Azhar Kairo


Tak seorangpun siswa asal Riau yang lolos seleksi beasiswa Universitas Al Azhar, Kairo. Padahal yang ikut seleksi tak kurang dari 700 santri.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota DPRD Riau dari PKS, Markarius Anwar pertanyakan transparansi tim seleksi Kemenag RI dalam penerimaan beasiswa kuliah di Universitas al-Azhar, Kairo yang sama sekali tidak meluluskan mahasiswa asal Riau.

"Dari 700 santri yang mengikuti seleksi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska), tidak ada satu pun yang lulus. Ini ada apa?," tanya Markarius Anwar kepada wartawan, Kamis (05/06/18).

Ia pun menduga ada permainan yang dilakukan oleh oknum tertentu dalam persoalan ini. Pihaknya juga telah menemukan beberapa bukti dari beberapa keanehan, salah satunya sebelum pengumuman kelulusan siswa beredar di website, hanya halaman satu yang lulus non beasiswa.

"Sekarang ini, persis yang resmi di website, cuma halaman pertama aja. Berarti ada yang megang datanya dan ada keanehan lainnya. Ini terkait harga diri kita, kok tak satu pun santri kita nilainya tidak sampai standar, apa begitu rendahnya kualitas pendidikan di Riau dan Sumbar. Karena yang mengikuti ujian kemarin itu ada yang dari sumbar juga," terangnya.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mempertanyakan hal ini langsung ke Kemenag RI. Hal ini sekaligus supaya panitia penyelenggara bisa terhindar dari tuduhan-tuduhan yang disampaikan.

"Ini berkaitan menjaga kepercayaan terhadap UIN suska Riau dan cita-cita mulia para santri untuk menuntut ilmu agama. Tentu hal ini harus kita dukung selalu," tutupnya. ***(ary)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir
- Umumkan 10 Peserta Terbaik, Ketua Kwarda 04 Riau Tutup KPL Pramuka Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com