Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Maret 2019 21:18
7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan

Selasa, 19 Maret 2019 21:02
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami

Selasa, 19 Maret 2019 19:04
Bahaya PTM, Puluhan Pedagang dan Warga di Bantan, Bengkalis Diperiksa Kesehatannya

Selasa, 19 Maret 2019 17:37
Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus


Selasa, 19 Maret 2019 17:23
Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai

Selasa, 19 Maret 2019 17:11
Gubri Ajak Kada di Riau Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Selasa, 19 Maret 2019 17:05
Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen

Selasa, 19 Maret 2019 16:38
Mediasi di Kantor Desa Bangun Jaya,
Direksi PT. BAG Terlibat Adu Mulut dengan Masyarakat dan Pemegang Saham


Selasa, 19 Maret 2019 16:28
Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing

Selasa, 19 Maret 2019 16:19
Husaimi Yakini PPP Isi Posisi Wabup Kampar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Juli 2018 19:24
Transparansi Tim Seleksi Kemenag Ri Dipertanyakan,
Tak Satupun Siswa Riau Lulus Beasiswa di Al Azhar Kairo


Tak seorangpun siswa asal Riau yang lolos seleksi beasiswa Universitas Al Azhar, Kairo. Padahal yang ikut seleksi tak kurang dari 700 santri.

Riauterkini-PEKANBARU- Anggota DPRD Riau dari PKS, Markarius Anwar pertanyakan transparansi tim seleksi Kemenag RI dalam penerimaan beasiswa kuliah di Universitas al-Azhar, Kairo yang sama sekali tidak meluluskan mahasiswa asal Riau.

"Dari 700 santri yang mengikuti seleksi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska), tidak ada satu pun yang lulus. Ini ada apa?," tanya Markarius Anwar kepada wartawan, Kamis (05/06/18).

Ia pun menduga ada permainan yang dilakukan oleh oknum tertentu dalam persoalan ini. Pihaknya juga telah menemukan beberapa bukti dari beberapa keanehan, salah satunya sebelum pengumuman kelulusan siswa beredar di website, hanya halaman satu yang lulus non beasiswa.

"Sekarang ini, persis yang resmi di website, cuma halaman pertama aja. Berarti ada yang megang datanya dan ada keanehan lainnya. Ini terkait harga diri kita, kok tak satu pun santri kita nilainya tidak sampai standar, apa begitu rendahnya kualitas pendidikan di Riau dan Sumbar. Karena yang mengikuti ujian kemarin itu ada yang dari sumbar juga," terangnya.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mempertanyakan hal ini langsung ke Kemenag RI. Hal ini sekaligus supaya panitia penyelenggara bisa terhindar dari tuduhan-tuduhan yang disampaikan.

"Ini berkaitan menjaga kepercayaan terhadap UIN suska Riau dan cita-cita mulia para santri untuk menuntut ilmu agama. Tentu hal ini harus kita dukung selalu," tutupnya. ***(ary)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai
- 11 Miliar Lebih Dana BOS Pelalawan Sudah Dicairkan
- Raih Doktor di UMM, Dekan FIK UMRI Diselamati Ketua DPRD Riau
- Kepala BKD Minta Guru PPT Korban Penipuan Lapor Polisi
- Dewan Ambil Tindakan Menyoal Pungutan Uang Komite SMA di Riau
- PT. CPI Tanda Tangani MoU dengan Empat Universitas Terkemuka di Riau
- Dewan Sarankan Pemkab Sudah Terapkan Sekolah Berbasis ITE di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com