Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Oktober 2018 07:52
Polsek Kuantan Mudik Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar SMP dan SMA

Senin, 22 Oktober 2018 21:18
Diduga Dibunuh, Seorang IRT di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Senin, 22 Oktober 2018 20:37
KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri

Senin, 22 Oktober 2018 20:32
Masih Normal, Transaksi Hari Pertama Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Rp8,6 Miliar

Senin, 22 Oktober 2018 20:16
DPRD Kuansing Tinjau Lahan Pertanian Pemkab di Sentajo

Senin, 22 Oktober 2018 20:12
Alfisnardo Terpilih Ketua PWI Bengkalis Periode 2018-2021

Senin, 22 Oktober 2018 19:16
Kejati Sepakat Back Up Pemprov Riau Kawal Kasus Lahan Unri

Senin, 22 Oktober 2018 18:54
Diterjang Badai, Seorang Warga Hilang di Perairan Sungai Pakning, Bengkalis

Senin, 22 Oktober 2018 18:06
‎Bupati Rohul Lantik dan Kukuhkan 68 Pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV dan Kepsek

Senin, 22 Oktober 2018 18:00
EKK, Camat Mandau Paparkan Mutu Pelayanan Publik di Kota Minyak Duri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 6 Juli 2018 20:06
Duri, Bengkalis Darurat Sekolah, Tokoh Masyarakat Durtim Warning Sistem Zonasi

Sistem zonasi yag diterapkan dunia pendidikan dinilai mempersulit para siswa memilih sekolah. Masyarakat Duri mengeluhkan hal ini. Pemerintah diminta segea mengambil tindakan.

Riauterkini - DURI - Semakin runyamnya kondisi Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis pasca Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem yang Zonasi yang telah ditetapkan Pemerintah. Minimnya sekolah dan membludaknya calon murid membuat ribuan masyarakat yang antusias menyekolahkan buah hatinya namun tak kesampaian membuat masyarakat geram. Sebahagian besar masyarakat menuding sistem zonasi itu semakin membuat susah masyarakat.

. Seperti diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat (Tomas) Kelurahan Duri Timur (Durtim), Novi Syafrizal. Menurutnya, kondisi darurat sekolah yang kini terjadi di Kota minyak harus segera diatasi Pemerintah, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang merupakan gawe Pemerintah Propinsi Riau, jika tidak ingin terjadi preseden buruk.

"Pemerintah harus segera mengambil kebijakan jika tidak ingin kondisi semakin runyam. Pemerintah harus bertanggung jawab dengan program yang telah dibuat. Semestinya instropeksi diri dulu sebelum membuat aturan. Lengkapi fasilitas dan lainnya. Ibarat jangan bangun dulu baru dirancang dengan kesan terbalik," ujarnya.

Dikatakan Novi, sistem Zonasi yang dibuat saat ini sangat melemahkan tingkat kemauan belajar anak, dengan tidak harus belajar juga bisa masuk sekolah favorit karena terbantu zonasi lingkingan dan yang benar benar cerdas terabaikan dengan tidak masuk zonasi lingkungan.

" Negeri ini berjiwa Kompetisi dan tidak cengeng dengan sistem Zonasi. Cukup tahun ini saja sistem seperti ini dan dihimbau kepada masyarakat yang dirugikan dengan program ini agar dapat menahan diri, tidak anarkis. Percayakan kepada orang orang yang bertanggung jawab dengan sistem ini,"pesannya.

Seperti diketahui, akibat sistem Zonasi yang diterapkan Pemerintah, sejumlah Kelurahan dengan penduduk yang tidak sedikit harus gigit jari dikerenakan tidak masuk dalam sistem Zonasi. Kelurahan Duri Timur, Duri Barat, Babussalam dan Pemetang Pudu yang dikawasannya tak memiliki sekolah terpaksa gigit jari menerima kenyataan tersebut. Bahkan, sejumlah masyarakat yang menginginkan anaknya tetap sekolah sesuai program pemerintah wajib belajar berniat melakukan aksi protes dengan menggembok sekolah hingga mendirikan tenda menginap di sejumlah sekolah yang ada di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Polsek Kuantan Mudik Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar SMP dan SMA
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com