Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 13:50
Wabup H. Halim Minta Tepian Bandaro Lelo Budi Dinormalisasi

Jum’at, 20 Juli 2018 12:42
Gubernur Papua Bawa Rombongan Bupati ke Kepulauan Meranti

Jum’at, 20 Juli 2018 11:31
Nestapa Bupati Bengkalis, Sekedar Saksi Korupsi tapi Uangnya Rp1.9 Miliar Disita KPK

Jum’at, 20 Juli 2018 11:28
Dikejar Pemiliknya, Kawanan Maling Tinggalkan Mobil Warga Kuansing

Jum’at, 20 Juli 2018 10:50
Razia Cafe Remang-Remang, 13 Wanita Diamankan Polsek Singingi

Jum’at, 20 Juli 2018 10:44
Tim Buser Polsek Pangkalan Kuras Tangkap Dua Pelaku Jambret

Jum’at, 20 Juli 2018 06:59
Demo Berujung Anarkhis, Giliran Kakansatpol PP Kampar Dilaporkan ke Polisi

Jum’at, 20 Juli 2018 06:55
Hasil Labor Pastikan 122 Warga Kampar Keracunan Bakteri Echoli di Makanan Pesta Nikah

Kamis, 19 Juli 2018 21:20
Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun

Kamis, 19 Juli 2018 21:15
Memasuki Musim Haji, Telkomsel Hadirkan Layanan Komunikasi Paket Haji 3 in 1


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 6 Juli 2018 20:06
Duri, Bengkalis Darurat Sekolah, Tokoh Masyarakat Durtim Warning Sistem Zonasi

Sistem zonasi yag diterapkan dunia pendidikan dinilai mempersulit para siswa memilih sekolah. Masyarakat Duri mengeluhkan hal ini. Pemerintah diminta segea mengambil tindakan.

Riauterkini - DURI - Semakin runyamnya kondisi Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis pasca Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem yang Zonasi yang telah ditetapkan Pemerintah. Minimnya sekolah dan membludaknya calon murid membuat ribuan masyarakat yang antusias menyekolahkan buah hatinya namun tak kesampaian membuat masyarakat geram. Sebahagian besar masyarakat menuding sistem zonasi itu semakin membuat susah masyarakat.

. Seperti diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat (Tomas) Kelurahan Duri Timur (Durtim), Novi Syafrizal. Menurutnya, kondisi darurat sekolah yang kini terjadi di Kota minyak harus segera diatasi Pemerintah, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang merupakan gawe Pemerintah Propinsi Riau, jika tidak ingin terjadi preseden buruk.

"Pemerintah harus segera mengambil kebijakan jika tidak ingin kondisi semakin runyam. Pemerintah harus bertanggung jawab dengan program yang telah dibuat. Semestinya instropeksi diri dulu sebelum membuat aturan. Lengkapi fasilitas dan lainnya. Ibarat jangan bangun dulu baru dirancang dengan kesan terbalik," ujarnya.

Dikatakan Novi, sistem Zonasi yang dibuat saat ini sangat melemahkan tingkat kemauan belajar anak, dengan tidak harus belajar juga bisa masuk sekolah favorit karena terbantu zonasi lingkingan dan yang benar benar cerdas terabaikan dengan tidak masuk zonasi lingkungan.

" Negeri ini berjiwa Kompetisi dan tidak cengeng dengan sistem Zonasi. Cukup tahun ini saja sistem seperti ini dan dihimbau kepada masyarakat yang dirugikan dengan program ini agar dapat menahan diri, tidak anarkis. Percayakan kepada orang orang yang bertanggung jawab dengan sistem ini,"pesannya.

Seperti diketahui, akibat sistem Zonasi yang diterapkan Pemerintah, sejumlah Kelurahan dengan penduduk yang tidak sedikit harus gigit jari dikerenakan tidak masuk dalam sistem Zonasi. Kelurahan Duri Timur, Duri Barat, Babussalam dan Pemetang Pudu yang dikawasannya tak memiliki sekolah terpaksa gigit jari menerima kenyataan tersebut. Bahkan, sejumlah masyarakat yang menginginkan anaknya tetap sekolah sesuai program pemerintah wajib belajar berniat melakukan aksi protes dengan menggembok sekolah hingga mendirikan tenda menginap di sejumlah sekolah yang ada di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- 9 Orang dari 5 Kabupaten Terima Beasiswa Instiper PT RAPP
- ‎Hasil Koordinasi Mahasiswa, Pemkab Siap Dukung Program IPR Yogyakarta Komisariat Rohul
- Murid Baru, Seragam Sekolah Jutaan Rupiah Manuai Kontroversi di Bengkalis
- Bantu Atasi Darurat Sekolah, Masyarakat Duri Timur Sediakan Rombel Kelas Jauh SMA
- Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris,
Lexie Trainings Berikan Pelatihan bagi Guru-guru SMA Dharma Loka

- Gelar Reuni Akbar,
Sekda Pelalawan Jadi Ketua Umum Alumni SMA Angkatan 86 Kota Selatpanjang

- Sistem Zonasi Bikin Calon Siswa Jalur Prestasi dan Luar Kota di Duri Gigit Jari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com