Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 07:17
Peringati HUT ke-54 Golkar di Kuansing Digelar di Desa Terisolir

Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 7 Juli 2018 13:00
Sistem Zonasi Bikin Calon Siswa Jalur Prestasi dan Luar Kota di Duri Gigit Jari

Para murid berprestasi dan yang datang dari luar kota Duri tak kebagian bangku di SMAN 2 Mandau. Mereka jadi korban sistem zonasi.

Riauterkini - DURI - Miris, terimbas Program Pemerintah terkait sistem Zonasi, ribuan warga Kota minyak Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang sebelumnya mendaftar kesejumlah sekolah favorit melalui jalur prestasi dan Luar kota dipaksa gigit jari. Hal tersebut diketahui saat pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sabtu (7/7/18).

Sejumlah Sekolah mengaku harus mengutamakan program Pemerintah terkait Zonasi lingkungan dan mengabaikan siswa berprestasi diterima untuk menimba ilmu.

Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Mandau. Daya tampung yang hanya 337 siswa, tidak cukup menampung siswa bertempat tinggal sekitar sekolah. Efeknya, Ratusan siswa berprestasi dan luar kota yang mendaftar terpaksa harus dikorbankan dan tidak masuk daftar terima pengumuman.

" Kami mengedepankan sistem Donasi lingkungan. Untuk Zonasi lingkungan saja masih ada yang tercecer sekitar 77 siswa, bagaimana mau menerima dari jalur lain,"aku Kepsek SMAN 8 Mandau, Dimon.

Namun apapun kondisinya, dikatakan Dimon seluruh siswa yang tidak terkafer oleh sekolahnya, tetap diarahkan untuk berkumpul di SMAN 2 Mandau guna mencari solusi terbaik.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP
- BNNP Riau Sebut Pelajar yang Sayat Tangannya Sendiri Negatif Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com