Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Juli 2018 14:45
Pemkab Inhil Gandeng APMI Hadirkan Prof Wisnu Gardjito

Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Sabtu, 21 Juli 2018 10:39
Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Riau

Sabtu, 21 Juli 2018 10:20
Mahasiswa UNIK Teluk Kuantan Meninggal di Kolam Ikan

Sabtu, 21 Juli 2018 10:15
Mahasiswi Rohul Asal Desa Dayo Meninggal Kecelakaan di Yogyakarta

Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 7 Juli 2018 13:00
Sistem Zonasi Bikin Calon Siswa Jalur Prestasi dan Luar Kota di Duri Gigit Jari

Para murid berprestasi dan yang datang dari luar kota Duri tak kebagian bangku di SMAN 2 Mandau. Mereka jadi korban sistem zonasi.

Riauterkini - DURI - Miris, terimbas Program Pemerintah terkait sistem Zonasi, ribuan warga Kota minyak Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang sebelumnya mendaftar kesejumlah sekolah favorit melalui jalur prestasi dan Luar kota dipaksa gigit jari. Hal tersebut diketahui saat pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sabtu (7/7/18).

Sejumlah Sekolah mengaku harus mengutamakan program Pemerintah terkait Zonasi lingkungan dan mengabaikan siswa berprestasi diterima untuk menimba ilmu.

Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Mandau. Daya tampung yang hanya 337 siswa, tidak cukup menampung siswa bertempat tinggal sekitar sekolah. Efeknya, Ratusan siswa berprestasi dan luar kota yang mendaftar terpaksa harus dikorbankan dan tidak masuk daftar terima pengumuman.

" Kami mengedepankan sistem Donasi lingkungan. Untuk Zonasi lingkungan saja masih ada yang tercecer sekitar 77 siswa, bagaimana mau menerima dari jalur lain,"aku Kepsek SMAN 8 Mandau, Dimon.

Namun apapun kondisinya, dikatakan Dimon seluruh siswa yang tidak terkafer oleh sekolahnya, tetap diarahkan untuk berkumpul di SMAN 2 Mandau guna mencari solusi terbaik.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Lulus Sangat Memuaskan,
Kepsek SMAN 1 Pekanbaru Resmi Sandang Doktor dari Universitas Riau

- 9 Orang dari 5 Kabupaten Terima Beasiswa Instiper PT RAPP
- ‎Hasil Koordinasi Mahasiswa, Pemkab Siap Dukung Program IPR Yogyakarta Komisariat Rohul
- Murid Baru, Seragam Sekolah Jutaan Rupiah Manuai Kontroversi di Bengkalis
- Bantu Atasi Darurat Sekolah, Masyarakat Duri Timur Sediakan Rombel Kelas Jauh SMA
- Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris,
Lexie Trainings Berikan Pelatihan bagi Guru-guru SMA Dharma Loka

- Gelar Reuni Akbar,
Sekda Pelalawan Jadi Ketua Umum Alumni SMA Angkatan 86 Kota Selatpanjang



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com