Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

Senin, 16 Juli 2018 20:03
‎RSUD Rohul Dibimbing RSPAD Gatot Subroto Jakarta Untuk Percepatan Akreditas

Senin, 16 Juli 2018 19:58
Digagas Diskominfops, Bupati Inhil Resmikan Peluncuran Sistem Inpas

Senin, 16 Juli 2018 19:55
Besok, Sidang Perdana Money Politik di PN Rengat

Senin, 16 Juli 2018 19:34
Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK

Senin, 16 Juli 2018 19:15
BKSDA Pasang Kamera Trap Cari Keberadaan Harimau di Kampar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 7 Juli 2018 13:00
Sistem Zonasi Bikin Calon Siswa Jalur Prestasi dan Luar Kota di Duri Gigit Jari

Para murid berprestasi dan yang datang dari luar kota Duri tak kebagian bangku di SMAN 2 Mandau. Mereka jadi korban sistem zonasi.

Riauterkini - DURI - Miris, terimbas Program Pemerintah terkait sistem Zonasi, ribuan warga Kota minyak Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang sebelumnya mendaftar kesejumlah sekolah favorit melalui jalur prestasi dan Luar kota dipaksa gigit jari. Hal tersebut diketahui saat pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sabtu (7/7/18).

Sejumlah Sekolah mengaku harus mengutamakan program Pemerintah terkait Zonasi lingkungan dan mengabaikan siswa berprestasi diterima untuk menimba ilmu.

Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Mandau. Daya tampung yang hanya 337 siswa, tidak cukup menampung siswa bertempat tinggal sekitar sekolah. Efeknya, Ratusan siswa berprestasi dan luar kota yang mendaftar terpaksa harus dikorbankan dan tidak masuk daftar terima pengumuman.

" Kami mengedepankan sistem Donasi lingkungan. Untuk Zonasi lingkungan saja masih ada yang tercecer sekitar 77 siswa, bagaimana mau menerima dari jalur lain,"aku Kepsek SMAN 8 Mandau, Dimon.

Namun apapun kondisinya, dikatakan Dimon seluruh siswa yang tidak terkafer oleh sekolahnya, tetap diarahkan untuk berkumpul di SMAN 2 Mandau guna mencari solusi terbaik.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- 9 Orang dari 5 Kabupaten Terima Beasiswa Instiper PT RAPP
- ‎Hasil Koordinasi Mahasiswa, Pemkab Siap Dukung Program IPR Yogyakarta Komisariat Rohul
- Murid Baru, Seragam Sekolah Jutaan Rupiah Manuai Kontroversi di Bengkalis
- Bantu Atasi Darurat Sekolah, Masyarakat Duri Timur Sediakan Rombel Kelas Jauh SMA
- Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris,
Lexie Trainings Berikan Pelatihan bagi Guru-guru SMA Dharma Loka

- Gelar Reuni Akbar,
Sekda Pelalawan Jadi Ketua Umum Alumni SMA Angkatan 86 Kota Selatpanjang

- Sistem Zonasi Bikin Calon Siswa Jalur Prestasi dan Luar Kota di Duri Gigit Jari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com