Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

Sabtu, 22 September 2018 13:56
Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi


Sabtu, 22 September 2018 13:51
Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi

Sabtu, 22 September 2018 09:31
Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau

Sabtu, 22 September 2018 09:25
Besok, Ratusan Pembalapl Ramaikan Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 di Duri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Juli 2018 13:00
Bantu Atasi Darurat Sekolah, Masyarakat Duri Timur Sediakan Rombel Kelas Jauh SMA

Sejumlah tokoh masyarakat Duri Timur kompak membantu menyediakan kelas jauh untuk SMA. Langkah kongkrit mengatasi darurat sekolah lanjutan di daerah tersebut.

Riauterkini - DURI - Kesigapan masyarakat Kelurahan Duri Timur (Durtim) dalam membantu program Pemerintah wajib belajar kembali ditunjukkan. Para tokoh, Ketua RT dan RW serempak menyediakan fasilitas belajar dengan menyediakan ruangan belajar bagi sekolah yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Durtim, Novi Syafrizal, Senin (9/7/18)."Kita siap membantu program Pemerintah dengan membantu menyediakan ruang belajar digedung MDA Ar Rahim, Jalan Alhamra Ujung,"ujarnya.

Dikatakan Novi, untuk daya tampungnya Pemerintah tidak perlu ragu. Sedikitnya 7 ruang belajar dapat digunakan dengan total siswa per ruangannya sebanyak 32 orang.

"Jadi, inisiatif ini kita ambil demi mencerdaskan anak bangsa dan sekaligus membantu program pemerintah wajib belajar. Jangan ada anak kita yang tidak sekolah, meski sekalipun namanya kelas jauh,"tambahnya.

Seperti diketahui, darurat sekolah khusus ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga kini terus terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Ratusan bahkan ribuan anak masih menunggu keputusan Dinas Pendidikan Propinsi Riau untuk dapat menimba ilmu di sekolah favoritnya masing masing. Namun dikarenakan sistem Zonasi lingkungan diterapkan, mutu sekolah yang telah diterapkan bertahun tahun seakan sirna dan imbasnya banyak calon siswa yang terancam tak dapat bersekolah.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Kepsek Pindah, Ijazah 2017 Sebuah SD di Pelalawan Belum Diteken
- Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas
- Tak Ada Kantor dari Pemerintah, Korwil Pendidikan KHS Ngantor di Rumah
- 81 Guru dan Siswa di Pelalawan Ikuti Pelatihan Menulis Sagusabu
- Bantu UKM, Mahasiswa PCR Buat Mesin Pengupas Pinang
- Peduli Pendidikan, Polsek Gaung Bantuan Anak Yatim Piatu
- Peduli Korban Gempa Lombok, SDN 036 Karya Indah Tapung Kumpulkan Sumbangan Uang, Sembako dan Pakaian


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com