Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 21:52
SU, Sosok Wakil Bupati Inhil Yang Komunikatif dan Merakyat

Senin, 22 April 2019 21:27
Pemkab Kampar Pemegang Saham Ketiga di Bank Riaukepri, Ini Kata Bupati Kampar pada RUPS

Senin, 22 April 2019 20:08
Berasal dari Internal, OJK Serahkan Dua Nama Calon Direksi BRK ke Pemprov Riau

Senin, 22 April 2019 20:03
Bupati Inhil Pantau Pelaksanaan UNBK Jenjang SMP

Senin, 22 April 2019 18:29
Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing

Senin, 22 April 2019 18:20
Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa

Senin, 22 April 2019 18:05
Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel

Senin, 22 April 2019 16:32
11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019

Senin, 22 April 2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

Senin, 22 April 2019 16:24
Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Juli 2018 13:00
Bantu Atasi Darurat Sekolah, Masyarakat Duri Timur Sediakan Rombel Kelas Jauh SMA

Sejumlah tokoh masyarakat Duri Timur kompak membantu menyediakan kelas jauh untuk SMA. Langkah kongkrit mengatasi darurat sekolah lanjutan di daerah tersebut.

Riauterkini - DURI - Kesigapan masyarakat Kelurahan Duri Timur (Durtim) dalam membantu program Pemerintah wajib belajar kembali ditunjukkan. Para tokoh, Ketua RT dan RW serempak menyediakan fasilitas belajar dengan menyediakan ruangan belajar bagi sekolah yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Durtim, Novi Syafrizal, Senin (9/7/18)."Kita siap membantu program Pemerintah dengan membantu menyediakan ruang belajar digedung MDA Ar Rahim, Jalan Alhamra Ujung,"ujarnya.

Dikatakan Novi, untuk daya tampungnya Pemerintah tidak perlu ragu. Sedikitnya 7 ruang belajar dapat digunakan dengan total siswa per ruangannya sebanyak 32 orang.

"Jadi, inisiatif ini kita ambil demi mencerdaskan anak bangsa dan sekaligus membantu program pemerintah wajib belajar. Jangan ada anak kita yang tidak sekolah, meski sekalipun namanya kelas jauh,"tambahnya.

Seperti diketahui, darurat sekolah khusus ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga kini terus terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Ratusan bahkan ribuan anak masih menunggu keputusan Dinas Pendidikan Propinsi Riau untuk dapat menimba ilmu di sekolah favoritnya masing masing. Namun dikarenakan sistem Zonasi lingkungan diterapkan, mutu sekolah yang telah diterapkan bertahun tahun seakan sirna dan imbasnya banyak calon siswa yang terancam tak dapat bersekolah.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- 11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019
- Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang

- Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN

- Dicopot Secara Sepihak, Staf Kemenag Angkat Bicara
- 32 SMP Negeri dan Swasta Sederajat Bakal Ikuti UNBK di Pelalawan
- Liga Berjenjang U-16 Region Kampar Seru, Enam Tim Siap Berlaga di Babak Enam Besar
- DPRD Pekanbaru Soroti Kualitas Proses Belajar Mengajar SMK Bina Profesi Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com