Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 14:34
Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darussalam Ditemukan Meninggal dan Penuh Luka

Kamis, 15 Nopember 2018 14:02
Lestari Alam di Lingkungan Sekolah,
EMP Malacca Straits SA Berkolaborasi dengan SMAN 1 Sungai Apit


Kamis, 15 Nopember 2018 13:26
Ratusan Rumah di Dua Desa Kecamatan Rambah Samo Terendam Banjir

Kamis, 15 Nopember 2018 13:21
Hilang Saat Mandi,
Bocah Berusia 7 Tahun di Bonai Darussalam Diduga Diterkam Buaya


Kamis, 15 Nopember 2018 13:03
Dianggap Kuper, Sejumlah Sesepuh Masyarakat Durtim, Bengkalis Datangi PT HK di Duri

Kamis, 15 Nopember 2018 12:53
Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja

Kamis, 15 Nopember 2018 12:43
LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden

Kamis, 15 Nopember 2018 11:25
Jalan Lintas Duri - Dumai Kembali Alami Macet Horor

Kamis, 15 Nopember 2018 11:10
Mendadak Dihampiri Ketua DPRD Kuansing, Ibu-ibu di Benai Merasa Tersanjung

Kamis, 15 Nopember 2018 11:05
Maulid Nabi di Disdalduk Pekanbaru, UAS Paparkan Lima Tahapan Menuju Masyarakat Madani


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Juli 2018 17:21
Murid Baru, Seragam Sekolah Jutaan Rupiah Manuai Kontroversi di Bengkalis

Sistem zonasi, nominal yang tidak sedikit, adalah dua dari sejumlah kontroversial penerimaan murid baru tahun ini. Banyak warga yang mengeluh.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekolah baru murid baru, dan mengenakan seragam baru mulai menuai kontroversi yang disertai meresahkan sebagian wali murid untuk menyekolahkan anaknya di Bengkalis. Mulai dari tingginya nominal yang harus dibayarkan karena pungutan demi penyeragaman hingga menjadi wajib lunas, untuk memperoleh nomor induk sebagai anak sekolahan.

Seperti keresahan sebagian wali murid menyekolahkan anaknya di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bengkalis. Pungutan uang untuk kelengkapan seragam sekolah diwajibkan kepada siswa baru dinilai sejumlah kalangan juga sudah melanggar aturan atau hukum. Kelengkapan murid baru untuk putra, satu orang wajib melunasi dan membayar 12 item, mulai dari baju seragam sekolah hingga kaos kaki dengan nominal Rp1,470 juta.

Kebijakan itu menurut, Direktur Eksekutif BAK LIPUN Bengkalis Abdul Rahman Siregar melanggar ketentuan, sudah tidak wajar dan hanya terkesan untuk kepentingan bisnis.

"Lebih baik diterapkan pembelian kelengkapan sekolah dengan cara sendiri-sendiri. Kaos kaki pun mau diseragamkan, sudah tak betul lagi itu. Janganlah cari-cari peluang bisnis," ungkapnya di Bengkalis, Senin (9/7/18).

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) MTsN 1 Bengkalis, Khairul Anwar menegaskan, bahwa perlengkapan seragam untuk para murid baru sudah disepalati bersama dan atas persetujuan maupun diketahui oleh Komite Sekolah.

"Biaya untuk perlengkapan seragam itu sudah melalui kesepakatan dan persetujuan pihak sekolah. Kemudian terhadap murid yang kurang mampu, kita berikan waktu tertentu agar dapat melunasinya secara berangsur-angsur. Dan terhadap kebijakan tersebut, sampai saat ini kita juga belum menerima laporan atau wali murid yang menyampaikam keluhannya," terangnya.

Menanggapi adanya kontroversi perlengkapan seragam sekolah murid baru tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Bengkalis, H. Khaidir mengakui, bahwa pihak sekolah sama belum melakukan koordinasi baik lisan maupun secara tertulis meskipun adanya kebijakan itu apakah sudah melalui proses musyawarah atau kesepakatan dengan komite sekolah.

"Belum ada koordinasi sama sekali dari pihak sekolah terkait hal ini ke kementerian agama. Sebaiknya satuan pendidikan melakukan koordinasi atau memberikan informasi agar tidak menjadi isu yang 'meresahkan' masyarakat," ujarnya.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Lestari Alam di Lingkungan Sekolah,
EMP Malacca Straits SA Berkolaborasi dengan SMAN 1 Sungai Apit

- SDIT Alhuda Wakili Pelalawan Ikuti Kemnas di Cibubur
- Insiden Pagar Sekolah Rubuh,
Disdik Pekanbaru Bakal Panggil Pihak Sekolah

- Disdik Pelalawan Prihatin dengan Bus Sekolah Menabrak Siswa Hingga Tewas
- Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Wakil Rakyat DPRD Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat

- PT RAPP Teken MoU Bidang Pendidikan dangan Pemda Pelalawan
- Buka Pendaftaran,
SDS Cendana Duri Taja Lomba Mewarnai dan Fashion Show di Mall Mancy



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com