Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

Senin, 10 Desember 2018 17:26
Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali


Senin, 10 Desember 2018 16:56
Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat

Senin, 10 Desember 2018 16:44
Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau

Senin, 10 Desember 2018 16:39
Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan


Senin, 10 Desember 2018 16:35
Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau

Senin, 10 Desember 2018 16:29
Empat Pelamar CPNS Gugur,
Sekda Rohul Motivasi Pelamar CPNS 2018 Saat Tes SKB di Hotel Labersa



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Juli 2018 17:21
Murid Baru, Seragam Sekolah Jutaan Rupiah Manuai Kontroversi di Bengkalis

Sistem zonasi, nominal yang tidak sedikit, adalah dua dari sejumlah kontroversial penerimaan murid baru tahun ini. Banyak warga yang mengeluh.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekolah baru murid baru, dan mengenakan seragam baru mulai menuai kontroversi yang disertai meresahkan sebagian wali murid untuk menyekolahkan anaknya di Bengkalis. Mulai dari tingginya nominal yang harus dibayarkan karena pungutan demi penyeragaman hingga menjadi wajib lunas, untuk memperoleh nomor induk sebagai anak sekolahan.

Seperti keresahan sebagian wali murid menyekolahkan anaknya di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bengkalis. Pungutan uang untuk kelengkapan seragam sekolah diwajibkan kepada siswa baru dinilai sejumlah kalangan juga sudah melanggar aturan atau hukum. Kelengkapan murid baru untuk putra, satu orang wajib melunasi dan membayar 12 item, mulai dari baju seragam sekolah hingga kaos kaki dengan nominal Rp1,470 juta.

Kebijakan itu menurut, Direktur Eksekutif BAK LIPUN Bengkalis Abdul Rahman Siregar melanggar ketentuan, sudah tidak wajar dan hanya terkesan untuk kepentingan bisnis.

"Lebih baik diterapkan pembelian kelengkapan sekolah dengan cara sendiri-sendiri. Kaos kaki pun mau diseragamkan, sudah tak betul lagi itu. Janganlah cari-cari peluang bisnis," ungkapnya di Bengkalis, Senin (9/7/18).

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) MTsN 1 Bengkalis, Khairul Anwar menegaskan, bahwa perlengkapan seragam untuk para murid baru sudah disepalati bersama dan atas persetujuan maupun diketahui oleh Komite Sekolah.

"Biaya untuk perlengkapan seragam itu sudah melalui kesepakatan dan persetujuan pihak sekolah. Kemudian terhadap murid yang kurang mampu, kita berikan waktu tertentu agar dapat melunasinya secara berangsur-angsur. Dan terhadap kebijakan tersebut, sampai saat ini kita juga belum menerima laporan atau wali murid yang menyampaikam keluhannya," terangnya.

Menanggapi adanya kontroversi perlengkapan seragam sekolah murid baru tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Bengkalis, H. Khaidir mengakui, bahwa pihak sekolah sama belum melakukan koordinasi baik lisan maupun secara tertulis meskipun adanya kebijakan itu apakah sudah melalui proses musyawarah atau kesepakatan dengan komite sekolah.

"Belum ada koordinasi sama sekali dari pihak sekolah terkait hal ini ke kementerian agama. Sebaiknya satuan pendidikan melakukan koordinasi atau memberikan informasi agar tidak menjadi isu yang 'meresahkan' masyarakat," ujarnya.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir
- Umumkan 10 Peserta Terbaik, Ketua Kwarda 04 Riau Tutup KPL Pramuka Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com