Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO

Rabu, 17 Oktober 2018 12:49
Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM

Rabu, 17 Oktober 2018 12:42
3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul

Rabu, 17 Oktober 2018 12:38
Warga Lubuk Batu Jaya, Inhu Bantu Korban Gempa Sulawesi Tenggara

Rabu, 17 Oktober 2018 12:33
Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis

Rabu, 17 Oktober 2018 11:17
Putra Asli Kampar, Letkol Aidil Amin Resmi jadi Dandim 0313/KPR

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46
KPU Gelar Pemasangan APK Simbolik Bersama 16 Parpol

Rabu, 17 Oktober 2018 10:18
Polisi di Robul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
Bawaslu Pekanbaru Laksanakan Gerakan AP-HPA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:49
Tutup Pendaftaran, 5.011 Pelamar Ikuti Seleksi Administrasi CPNS Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Juli 2018 14:53
Kukerta di Meranti, Mahasiswa UR Olah Kelapa Jadi Nuget dan Sirup

Mahasiswa Universitas Riaua yang mengikuti kukerta di Meranti, berusaha mengolah kelapa menjadi sirup dan nuget sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

riauterkini-SELATPANJANG - Selain mempunyai daya tarik wisata Tasik Air Putih yang menawan, Desa Teluk Samak juga merupakan salah satu desa penghasil Kelapa terluas di Pulau Ransang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Hal ini menjadi daya tarik bagi Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di wilayah Kecamatan Ransang untuk berinovasi dari potensi tersebut.

Demikian diungkap Koordinator Desa Kukerta UR Desa Teluk Samak, Ranggawan Nurdin, Senin (23/7/18) siang kepada riauterkini.com melalui pesan WhatAp.

"Kami bersama masyarakat saat ini sedang menjalankan Program pertama kami , dengan mebuat inovasi baru berupa Nuged ampas kelapa dan Sirup air kelapa tua,"tutur Rangga.

Menurut Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UR ini, dengan program pemanfaatan potensi kelapa ini diharapkan bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Teluk Samak.

Selain itu, dengan pengolahan Nuged ampas kelapa dan Sirup air kelapa tua ini juga nantinya bisa menjadi oleh-oleh ciri khas Desa Teluk Samak dan juga untuk Kabupaten Kepulauan Meranti kedepannya.

"Saat ini, program tersebut sedang berjalan, Insyaallah, ini akan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus sebagai oleh-oleh khas daerah ini,"ungkapnya.*(rud)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP
- BNNP Riau Sebut Pelajar yang Sayat Tangannya Sendiri Negatif Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com