Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Desember 2018 12:09
SKK Migas-EMP Santuni Anak Yatim Sebelum Lakukan Pengeboran di MSBY-03

Jum’at, 14 Desember 2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Jum’at, 14 Desember 2018 08:51
Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.

Jum’at, 14 Desember 2018 07:40
Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari

Kamis, 13 Desember 2018 21:42
Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan

Kamis, 13 Desember 2018 21:38
Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman

Kamis, 13 Desember 2018 20:43
Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk

Kamis, 13 Desember 2018 20:32
Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel

Kamis, 13 Desember 2018 18:46
BI Akui Baru 14 Juta UMKM Dapatkan Pembiayaan Perbankan

Kamis, 13 Desember 2018 18:40
BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Juli 2018 14:53
Kukerta di Meranti, Mahasiswa UR Olah Kelapa Jadi Nuget dan Sirup

Mahasiswa Universitas Riaua yang mengikuti kukerta di Meranti, berusaha mengolah kelapa menjadi sirup dan nuget sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

riauterkini-SELATPANJANG - Selain mempunyai daya tarik wisata Tasik Air Putih yang menawan, Desa Teluk Samak juga merupakan salah satu desa penghasil Kelapa terluas di Pulau Ransang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Hal ini menjadi daya tarik bagi Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di wilayah Kecamatan Ransang untuk berinovasi dari potensi tersebut.

Demikian diungkap Koordinator Desa Kukerta UR Desa Teluk Samak, Ranggawan Nurdin, Senin (23/7/18) siang kepada riauterkini.com melalui pesan WhatAp.

"Kami bersama masyarakat saat ini sedang menjalankan Program pertama kami , dengan mebuat inovasi baru berupa Nuged ampas kelapa dan Sirup air kelapa tua,"tutur Rangga.

Menurut Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UR ini, dengan program pemanfaatan potensi kelapa ini diharapkan bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Teluk Samak.

Selain itu, dengan pengolahan Nuged ampas kelapa dan Sirup air kelapa tua ini juga nantinya bisa menjadi oleh-oleh ciri khas Desa Teluk Samak dan juga untuk Kabupaten Kepulauan Meranti kedepannya.

"Saat ini, program tersebut sedang berjalan, Insyaallah, ini akan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus sebagai oleh-oleh khas daerah ini,"ungkapnya.*(rud)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Penerima King Faisal Prize Irwandi Jaswir Tampil di Pekanbaru
- Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com