Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 07:17
Peringati HUT ke-54 Golkar di Kuansing Digelar di Desa Terisolir

Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 3 Agustus 2018 17:00
KKN FMIPA UR di Kuansing Kembangkan Desa Terapi Sehat Berbasis Herbal

Mahasiswa KKN Unri di Desa Pulau Banjar Kari, Kuansing melakukan pengembangan desa terapi sehat berbasis herbal. Pengembangan dilakukan melalui aplikasi alami teknologi EM pada kebun tanaman obat keluarga.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Mahasiswa KKN Universitas Riau melalui study lapangan di Desa Pulau Banjar Kari melakukan pengembangan desa terapi sehat berbasis herbal.

Pengembangan ini mereka lakukan melalui aplikasi alami teknologi EM pada kebun tanaman obat keluarga (TOGA).

Adapun, tanaman tersebut, Bawang Dayak, Bangun-bangun, Binahong, kumis kucing dan Pegagan.

Selain untuk kesehatan, tanaman ini juga akan dapat menjadi income generating bagi Badan Usaha Milik desa, terutama di desa Pulau Banjar Kari.

Kemudian anak KKN FMIPA ini, juga mengenalkan kepada masyarakat tentang tata cara pembuatan nata de coco dengan pemanfaatan limbah kelapa.

Camat Kuantan Tengah, Refendi Zukman, kepada Riauterkini.com, Jum'at (3/8/2018) tadi pagi, juga membenarkan Pembuatan nata de coco dan tanaman herbal oleh Mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan studi lapangan di wilayahnya.

"Kegiatannya, acara pengabdian pembinaan desa oleh UR. Kegiatan ini, kemarin lansung dihadiri bupati dan Sekda," jelas Refendi.

Menurut Refendi, sebanyak 600 bibit dibagikan ke masyarakat Pulau Banjar untuk dilakukan penanaman.

Sementara Kasubag Humas Hubungan media, Selpi Keswita, menyampaikan bahwa kegiatan ini, menurutnya mendapat apresiasi dari bupati.

Menurut Selpi, bupati cukup bangga atas binaan yang dilakukan Mahasiswa KKN UR terhadap masyarakat Pulau Banjar.***(jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP
- BNNP Riau Sebut Pelajar yang Sayat Tangannya Sendiri Negatif Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com