Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 12:58
Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja

Ahad, 19 Agustus 2018 11:07
Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama

Ahad, 19 Agustus 2018 11:02
Tanding Persahabatan, Gapul FC Pelalawan Atasi Tuan Rumah Bengkalis 'Old Star' 

Ahad, 19 Agustus 2018 10:32
Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 10:21
Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok

Senin, 11 Juni 2018 10:14
Bupati Sukiman Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Rohul di Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:29
Tampil Lebih Macho, Capella Honda Luncurkan New Honda CB150R Streetfire di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:54
70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:48
KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:00
Merdeka, Kemeriahan HUT ke-73 RI di SMAN 8 Mandau, Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 3 Agustus 2018 17:00
KKN FMIPA UR di Kuansing Kembangkan Desa Terapi Sehat Berbasis Herbal

Mahasiswa KKN Unri di Desa Pulau Banjar Kari, Kuansing melakukan pengembangan desa terapi sehat berbasis herbal. Pengembangan dilakukan melalui aplikasi alami teknologi EM pada kebun tanaman obat keluarga.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Mahasiswa KKN Universitas Riau melalui study lapangan di Desa Pulau Banjar Kari melakukan pengembangan desa terapi sehat berbasis herbal.

Pengembangan ini mereka lakukan melalui aplikasi alami teknologi EM pada kebun tanaman obat keluarga (TOGA).

Adapun, tanaman tersebut, Bawang Dayak, Bangun-bangun, Binahong, kumis kucing dan Pegagan.

Selain untuk kesehatan, tanaman ini juga akan dapat menjadi income generating bagi Badan Usaha Milik desa, terutama di desa Pulau Banjar Kari.

Kemudian anak KKN FMIPA ini, juga mengenalkan kepada masyarakat tentang tata cara pembuatan nata de coco dengan pemanfaatan limbah kelapa.

Camat Kuantan Tengah, Refendi Zukman, kepada Riauterkini.com, Jum'at (3/8/2018) tadi pagi, juga membenarkan Pembuatan nata de coco dan tanaman herbal oleh Mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan studi lapangan di wilayahnya.

"Kegiatannya, acara pengabdian pembinaan desa oleh UR. Kegiatan ini, kemarin lansung dihadiri bupati dan Sekda," jelas Refendi.

Menurut Refendi, sebanyak 600 bibit dibagikan ke masyarakat Pulau Banjar untuk dilakukan penanaman.

Sementara Kasubag Humas Hubungan media, Selpi Keswita, menyampaikan bahwa kegiatan ini, menurutnya mendapat apresiasi dari bupati.

Menurut Selpi, bupati cukup bangga atas binaan yang dilakukan Mahasiswa KKN UR terhadap masyarakat Pulau Banjar.***(jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Empat Putra Terbaik Pangean Berkumpul di HUT ke 73 RI
- Annisa, Pembawa Baki Bendera Merah Putih Juga Sempat Merasakan Gugup
- KKN Mahasiswa UMRI, Luncurkan 'Perban Al Qur’an'
- Satu dari Dua Paskibra Utusan Riau Jadi Komandan Pasukan 17 di Istana
- Ketika Anak-anak TK Kuansing Menumbuhkan Minat Baca dengan Kunjungi Pustaka
- Bersama Bupati Meranti, UAS Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Darul Fikri
- SMAN 1 Teluk Kuantan HUT ke-41, Harapan Kualitas Pendidikan Bermutu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com