Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 09:06
Warga Langgam Temukan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir ke Sungai Gondai

Senin, 22 Oktober 2018 07:17
Peringati HUT ke-54 Golkar di Kuansing Digelar di Desa Terisolir

Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Agustus 2018 18:30
Gara-gara PBUD, UR Blacklist Beberapa SMAN di Riau

Universitas Riau Blacklist sejumlah SMA di Riau untuk masuk jalur PBUD. Pasalnya, pelajar dari sekolah tersebut yang diterima dengan jalur itimewa tersebut memilih perguruan lain.

Riauterkini - PEKANBARU - Rektor Universitas Riau (UR) Prof Aras Mulyadi tahun ini blacklist sejumlah Sekolah Mengah Atas Negeri (SMAN) di Riau. Salah satunya adalah SMA Negeri 8 Pekanbaru.

"Bukan cuma SMA 8 saja, tetapi ada beberapa SMA lainnya baik Pekanbaru mau pun daerah di Riau," kata Prof Aras, usai menjemput kedatangan Presiden ke-3 Prof Dr Ing Burhanuddin Jusuf Habibi di VIP Lancang Kuning Bandar Sultan Syari Kasim II, Rabu (8/8/18).

Menurut Rektor, 'hukuman' tersebut sebagai konsekuensi kepada pelajar yang sudah diterima sebagai siswa undangan dari jalur PBUD di sekolah terkait, namun tidak memanfaatkannya. Tetapi justru memilih kampus lain yang dianggap 'lebih baik'.

Kebijakan blacklist pun diberlakukan kepada pelajar sekolah bersangkutan ditahun berikutnya. Aras mengaku, kebijakan ini tidak hanya dberlaku di UR.

Tetapi juga seluru universitas lainnya di Indonesia. Ketentuan ini juga sudah disosialisasikan sebelumnya, ketika program PBUD dimulai.

"Tidak hanya kita (UR), juga berlaku untuk universitas lainnya dimana pun. Ini sudah kita sosialisasikan," ujar Rektor.

Meski begitu, Aras mengaku kebijakan blacklist tersebut hanya berlalu untuk jalu PBUD saja. Bagi siswa-siswi yang ingin mengikuti tes tertulis umum, tidak ada masalah.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta
- Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru
- Neneng Suryani Gantikan Nasrul sebagai Ketua PGRI Kampar
- Realisasikan Program Pintar,
Disdik Bengkalis Gandeng Tanoto Fundation Indonesia

- Guru Pendidikan Agama Islam se-Rohul Ikuti Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi
- Asik Browsing di Warnet, Siswa SMKN 4 Pekanbaru Ini Terjaring Razia Satpol PP
- BNNP Riau Sebut Pelajar yang Sayat Tangannya Sendiri Negatif Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com