Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 September 2018 16:47
Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas

Membantu kaum disabilitas, mahasiswa PCR menciptakan sepeda listrik. Ciptaan itu dinakan tricycle bike.

Riauterkini-PEKANBARU-Inovasi transportasi diciptakan untuk membantu penyandang disabilitas. Mahasiswa Program Studi Teknik Mekatronika Politeknik Caltex Riau (PCR) membuat sepeda listrik roda tiga untuk penyandang disabilitas. Alat ciptaan Yudi Pranata ini diberi nama tricycle bike.

Ide pembuatan sepeda ini dikarena melihat masih minimnya peran pemerintah dan masayrakat terhadap kaum disabilitas untuk memberikan sebuah alat transportasi yang fleksibel dan nyaman bagi penyandang disabilitas. Karena hal tersebut, ia menjadi terinspirasi untuk membuat suatu karya Tugas Akhir kuliah dengan membuat sebuah alat sepeda listrik roda tiga untuk penyadang disabilitas.

Tricycle Bike merupakan suatu kendaraan sepeda listrik roda tiga dengan menggunakan dual system kendali yakni sistem elektrik dan sistem manual. Kendaraan ini dikhususkan bagi para penyandang disabilitas.

Yudi menjelasakan cara kerja dari tricycle bike ini dapat dikendalikan secara model manual dan elektrik. 

"Cara bekerja sistem elektrik yaitu saat pengguna menaiki kendaraan, sensor berat akan mendeteksi adanya beban, apabila beban badan pengguna dibawah beban maksimum, pengguna dapat menjalankan kendaraan ini dengan cara menekan langsung tombol pushbutton sehingga kendaraan akan berjalan”, jelasnya

Ia juga menambahkan, apabila beban pengguna kendaraan melebihi beban maksimum yakni diatas 70 kilogram, kendaran tidak dapat dioperasikan pada mode elektrik.

“Jika beban pengguna sepeda diatas dari maskimum, ia tidak bisa menggunakan mode elektrik, namun pengguna masih bisa menggunakan sepeda dengan mode manual dengan mengeluarkan tenaga yang cukup besar”, tambahnya.

Diharapkan alat ini untuk dapat membantu kaum disabilitas khususnya orang-orang yang mengalami cacat kaki guna membantu mereka dalam melakukan aktifitas sehari-hari seperti bepergian.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
- Kelas Terendam, Sejumlah Sekolah di Kuansing Tunda Ujian
- Digelar Kemenristekdikti, PCR Raih Juara 1 Pada Lomba Cipta Kepastian
- Banjir Berlanjut, Sejumlah Sekolah di Kuansing Gelar Ujian di Surau
- Demi Sekolah, Sejumlah Murid SD di Kuansing Nekad Arungi Banjir
- Umumkan 10 Peserta Terbaik, Ketua Kwarda 04 Riau Tutup KPL Pramuka Riau
- HGN 2018, Disdik Riau Gelar Jalan Santai Berhadiah Sepeda Motor


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com