Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 13:22
Disaksikan Caleg DPR RI, PBB Lantik Pengurus Ranting di Duri

Senin, 18 Pebruari 2019 13:17
Adi Sukemi Ketuai Taekwondo Indonesia Pengcab Pelalawan 2019-2023

Senin, 18 Pebruari 2019 12:18
Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai

Senin, 18 Pebruari 2019 12:13
Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas

Senin, 18 Pebruari 2019 10:35
Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau

Senin, 18 Pebruari 2019 10:21
Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok

Senin, 18 Pebruari 2019 07:39
Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah

Senin, 18 Pebruari 2019 07:20
Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua

Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 September 2018 16:47
Mahasiswa PCR Ciptakan Sepeda Listrik untuk Penyandang Disabilitas

Membantu kaum disabilitas, mahasiswa PCR menciptakan sepeda listrik. Ciptaan itu dinakan tricycle bike.

Riauterkini-PEKANBARU-Inovasi transportasi diciptakan untuk membantu penyandang disabilitas. Mahasiswa Program Studi Teknik Mekatronika Politeknik Caltex Riau (PCR) membuat sepeda listrik roda tiga untuk penyandang disabilitas. Alat ciptaan Yudi Pranata ini diberi nama tricycle bike.

Ide pembuatan sepeda ini dikarena melihat masih minimnya peran pemerintah dan masayrakat terhadap kaum disabilitas untuk memberikan sebuah alat transportasi yang fleksibel dan nyaman bagi penyandang disabilitas. Karena hal tersebut, ia menjadi terinspirasi untuk membuat suatu karya Tugas Akhir kuliah dengan membuat sebuah alat sepeda listrik roda tiga untuk penyadang disabilitas.

Tricycle Bike merupakan suatu kendaraan sepeda listrik roda tiga dengan menggunakan dual system kendali yakni sistem elektrik dan sistem manual. Kendaraan ini dikhususkan bagi para penyandang disabilitas.

Yudi menjelasakan cara kerja dari tricycle bike ini dapat dikendalikan secara model manual dan elektrik. 

"Cara bekerja sistem elektrik yaitu saat pengguna menaiki kendaraan, sensor berat akan mendeteksi adanya beban, apabila beban badan pengguna dibawah beban maksimum, pengguna dapat menjalankan kendaraan ini dengan cara menekan langsung tombol pushbutton sehingga kendaraan akan berjalan”, jelasnya

Ia juga menambahkan, apabila beban pengguna kendaraan melebihi beban maksimum yakni diatas 70 kilogram, kendaran tidak dapat dioperasikan pada mode elektrik.

“Jika beban pengguna sepeda diatas dari maskimum, ia tidak bisa menggunakan mode elektrik, namun pengguna masih bisa menggunakan sepeda dengan mode manual dengan mengeluarkan tenaga yang cukup besar”, tambahnya.

Diharapkan alat ini untuk dapat membantu kaum disabilitas khususnya orang-orang yang mengalami cacat kaki guna membantu mereka dalam melakukan aktifitas sehari-hari seperti bepergian.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
- ‎Kepala Madrasah se-Rohul Bahas Persiapan UNBK 2019, Listrik dan Jaringan Masih Bermasalah
- 49 Kepsek dan P2UPD Kabupaten Kuansing Dilantik
- Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan PSM Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah di Bengkalis
- Gantikan Basuki,
Gusrina Resmi Jabat Gubernur Mahasiswa Faperta UPP Rohul 2019-2020

- Kemendikbud Minta Pemprov Riau Optimalkan Guru Seni Budaya
- Bergabung di Sekolah Lapang BRG, Badri Tuai Hasil Lebih Maksimal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com